nah berarti skw juga jamin kan kehidupan nya?klo gitu sapa donk yg kan bangun tu pabrik di skw n bantu masyarakat skw?apakah yg kita bicarakan ini di terima am pemerintah ato hanya kita2 aja yg bicara? klo cuma kita2 doank yg bicara hasil nya kosong klo ga sampai di pemerintah paling tidak ke gubenur setempat lo,ngomong aja ga cukup.0 JAWABAN NYA tau kan?
----- Original Message ---- From: Alang Tjhai <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Tuesday, April 24, 2007 3:14:21 PM Subject: Re: [Singkawang] Pengantin - Pengantin Pesanan Emang sich,kalo misalnya singkawang memiliki lowongan kerja buat masyarakatnya, mungkin mereka gak pilih ngerantau jauh2, tapi kyknya lowongan kerja di singkawang sempit sich, yg berpendidikan agak tinggi, jarang mau mencari kerja di skw, mereka rata2 lari ke jakarta, trus yg berpendidikan agak rendah, jg rela menjadi tki/tkw... Kalo bisa mendapatkan kerja itu tentu lebih baik, gak usah jauh2 dr ortu... Dji Min <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: semua kembali keasal mulanya... kalo di pikir2 ekonomi dan pendidikan sangatlah penting, misalnya di singkawang terdapat beberapa pabrik dan rata2 rakyat singkawang berpendidikan tentu mereka akan bisa jadi karyawan dan punya uang sendiri, peduli setan u orang taiwan. toh penduduk orang skw nda banyak2 amat. cukup dengan satu pabrik besar Wings tentu bisa menyerap banyak karyawan, gua bisa bayangin kalo rata2 pria skw menjadi supervisor atau manager tentu amoy skw tidak akan pilih taiwan yang tidak pasti. tul nda lang??? From: "TJ" <[EMAIL PROTECTED] co.id> Reply-To: [EMAIL PROTECTED] ups.com To: <[EMAIL PROTECTED] ups.com> Subject: Re: [Singkawang] Pengantin - Pengantin Pesanan Date: Tue, 24 Apr 2007 09:36:13 +0700 Wah, saya benar2 ketinggalan berita yak?hehehehe soalnga bgt plg jarang2 lagi denger orang che sau ke Tw lg...:) kalo dulu sich, tiap hari selalu denger. Diluar semua itu emang semua amoi yg mau berangkat itu sadar akan resiko yg mungkin terjadi. tapi yach gitulah, seperti kata Ci Lidya, semua berakar dari keinginan untuk bisa keluar dari "Kemiskinan" . yach mereka anggap aja seperti gambling, kalo dapet yg baik yach nasibnya kayak tetangga gw yg Ci Lidya bilang itu, tiap bulan bisa mengirimi orng tuanya sekian ratus dolar. Angka yg lumayan menggiurkan. .:) Sebenarnya che siauw ini udah ada dari jaman dulu, dari jaman gw baru lahir atau bahkan sebelum itu. ----- Original Message ----- From: Lidya Pei To: [EMAIL PROTECTED] ups.com Sent: Monday, April 23, 2007 9:17 PM Subject: Re: [Singkawang] Pengantin - Pengantin Pesanan Dear All, Terlepas dari dilemma human trafficking, dalam persoalan che siauw amoi untuk maried ke Taiwan or Hongkong or Singapore, pihak calon korban itu semua sadar akan apa yg berlaku dan yg akan berlaku. Dalam hal ini, tidak ada pihak yg menodongkan pistol ke kepala mereka untuk memaksa mereka melakukan tindakan tersebut, mereka merelakan diri atau merelakan anak cewek mereka untuk dijodohkan. Seperti didalam cerita Liputan6, kalo merasa gak mau or dipaksa lapor aja ke Polisi setempat. Kan bukan di sinetron bikinan orang keturunan india, yg bercucuran air mata karena tidak berdaya, trus pasrah aja mau diapain. Tidak sepenuhnya mereka itu mengalami nasib naas, dibandingkan dengan TKI dari Jawa yg kerja di Tanah Arab, mereka itu masih bernasib baik. Kalo gak cocok bisa cerai trus kawin lagi. Lihat di laporan tv, tentang TKI yg bekerja di Arab, ada yg diperkosa ampe melahirkan udah itu disiksa hingga mati. syerem. Sejauh ini belum kedengaran ada orang yg maried ke Taiwan, hongkong, or Singapore yg mati disiksa. Ada memang yg tidak berhasil dengan perkawinannya tapi mereka akhirnya bisa cerai, yg gak mau kawin lagi bisa pulang lagi ke kampung. akar permasalahannya hanya bersumber dari satu hal "POVERTY/KEMISKINAN ". Atasi aja hal ini, maka tidak akan ada masalah yg timbul. Kalo udah sekolah tapi tidak ada lowongan kerja yg tersedia sementara kedua orang tua menagih hasil investasi yg telah mereka keluarkan untuk menyekolahkan anaknya ditambah lagi dapur di rumah menunggu untuk dinyalakan, gimana orang gak nekat. khiong, siapa bilang dikampung kita berkurang? kamu jarang sih pulang kampung, malah udah gak malu malu lagi. Tapi tetangga kamu ada yg berhasil dari jenis perkawinan ini, dia maried sama orang singapore dari che siauw, trus dapat 2 anak dari hasil perkawinan tersebut, setiap bulan dia bisa mengirimkan Sin$400 ke ortunya. Kalau begini contohnya siapa yg tidak tergoda? Fresh graduate S1 mana yg bisa support orang tua perbulan Sin$400?, jangankan mo support mungkin jumlah itulah yg dia dapat dari orang yg mempekerjakannya. Search from any Web page with powerful protection. Get the FREE Windows Live Toolbar Today! with my best regard.. Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com
