Kita ga bisa berharap banyak dari pemerintah, mereka saat ini masih terlalu sibuk ngurusin masalah pribadi ketika udah duduk dalam pemerintahan. Lagi pula bukan tugas yg mudah untuk bisa membawa singkawang seperti yg tertuang dalam visi dan misi masing2 kandidat. semua masih diatas kertas, realisasinya mungkin bisa 1, 5 atau bahkan 10 atau 20 tahun lagi. Ekh jadi ngomongin pemerintahan, padahal ga ngerti apa-apa. hehehehe
kembali ke pengantin pesanan ini, semua kembali kemasing2 pribadi aja kali. tokh, semua amoi itu tau resiko yg mungkin akan dihadapi :) ----- Original Message ----- From: Signum Fidei To: [email protected] Sent: Tuesday, April 24, 2007 11:11 AM Subject: Re: [Singkawang] Pengantin - Pengantin Pesanan kita menipu diri sendiri kalo barharap terlalu banyak dari pemerintah. Pemerintah kita impoten. Tapi kalo mau berharap kita mungkin bisa melihat nanti apa yang akan ditawarkan oleh kandidat2 pemimpin kita. Selain itu mungkin kita tidak usah menyalahkan pemerintah atau orang lain. Pada saat orang memutuskan untuk kawin apakah keputusan si amoy atau ortunya. Itu keputusan yang dibuat oleh orang yang dewasa (setidak2nya diatas 18 th) jadi konsekuensinya ya dipikul sendiri. Apa lagi keputusan tsb dibuat sudah dengan berbagai pertimbangan. Selain itu nilai yg dianut masyarakat skr berubah. Instant dan materialistis. Tidak jarang si perempuan juga menipu klien si moy nyin pho. Dan kasus penipuan yg dilakukan si amoy tidak diekspos. Memang sih alangkah baiknya kalo di singkawang ada pabrik yg bisa menampung tenaga kerja atau perbaikan infrastruktur sehingga mobilitas ekonomi lebih lancar. Sayangnya belum joe
