Ada yg tau  Gang Pasar Sayur di wilayah Sekkok Dalam, Kecamatan Singkawang 
Selatan dimana yach?

Salam,
Khiong

----- Original Message ----- 
From: United Singkawang 

http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=137351

Rabu, 16 Mei 2007
Disesalkan, Kandidat Wako Hembuskan Sukuisme 


Singkawang,-  Mejelang pelaksanaan pilkada wali kota di Kota Singkawang, para 
kandidat sudah turun ke bawah menemui masyarakat. Tak hanya itu, baleho dan 
stiker-stiker dipasang ditempat-tempat umum. Namun, sangat disayangkan ada 
kandidat wali kota yang menghembuskan semangat sukuisme dan primodialisme 
ketika menemui masyarakat Singkawang. 

Hal ini tentu akan merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Salah satu warga 
Singkawang, Muhammad Hasan BA kepada Pontianak Post, kemarin sudah mendengar 
pernyataan dari kandidat wali kota ketika menemui warga khususnya mereka berada 
di pinggiran kota. 

Hasan menceritakan, Sabtu (12/5) malam rombongan bakal calon wali kota 
berkunjung di Gang Pasar Sayur di wilayah Sekkok Dalam, Kecamatan Singkawang 
Selatan. Dihadapan warga setempat, kata Hasan, agar warga bekerja sama dan 
jangan pilih orang yang menggunakan atribut tertentu yang menunjukkan simbol 
agama. 

Selain itu, kata Hasan, kandidat wali kota tersebut berjanji, bila terpilih 
menjadi wali kota dalam pilkada yang akan digelar 17 November 2007, jalan gang 
pasar sayur pasti akan diaspal. "Menurut penilaian saya, jelas pernyataan 
semacam ini sudah mencuri start kampanye dan black campaign (kampanye negatif). 
Kalau orang seperti ini dapat dipastikan kota ini akan mengalami kiamat, karena 
semangat persatuan dan kesatuan berubah menjadi semangat kesukuan dan 
primodialisme lainya," kata Hasan menyayangkan. 

Hasan mengatakan, jangan harap pemimpin seperti ini bisa adil terhadap warganya 
bila terpilih menjadi wali kota. "Kita sangat berharap, warga tidak memilih 
bakal calon wali kota yang hanya mampu berbicara mengenai suku saja. Sementara, 
di Kota Singkawang ini multi etnis," kata Hasan yang peduli dibidang politik 
ini. (zrf) 

Kirim email ke