Kopisan itu emang masih dusun Min. namanya juga desa kopisan:)cuman utk saat ini listrik sich udah ada semua. ga kayak kopisan belasan tahun silam.jalan juga udah lumayan bagus, walaupun belum selicin jalan2 dikota:) Rumah gw sendiri udah ada listrik sejak dulu, walaupun pemasangannya waktu itu harus mengeluarkan biaya yg tidak sedikit karena rmh gw sendiri terletak ditengah sawah:)hehehehe Masyarakatnya sendiri juga udah beranjak maju, tidak primitif/ketinggalan seperti yg ada dipikiran sejumlah orang ketika mendengar kata "Kopisan".
Salam, Khiong ----- Original Message ----- From: Dji Min To: [email protected] Sent: Tuesday, May 22, 2007 3:24 PM Subject: Re: [Singkawang] [PP] Disesalkan, Kandidat Wako Hembuskan Sukuisme Hello Lidya, wah saya tidak berpikiran bahwa di kopisan itu dusun/dukuh/desa loh, dari lubuk hati saya yang paling dalam saya cuma ingin mengingatkan supaya tidak termakan janji2 oleh orang yang lagi pengen dapatin suara. Yah dimana-mana (mau kota, desa ataupun di mana-mana tempat) pasti ada orang yang sukses seperti Anda, saudara2 anda, Akhiong dan kawan2 lain. namanya juga hidup, asal kita masih mampu bernafas, kita pasti masih bisa menjalani skenario kehidupan ini. salam dm ppt From: Lidya Pei <[EMAIL PROTECTED]> Reply-To: [email protected] To: [email protected] Subject: Re: [Singkawang] [PP] Disesalkan, Kandidat Wako Hembuskan Sukuisme Date: Tue, 22 May 2007 00:22:50 -0700 (PDT) Sorry, Aku gak tau rumah aKhiong ada listrik gak, tapi jelas jalan kopisan udah mulus, listrik juga udah ada sejak lama. Tapi didalam cerita gang sayur itu tuh "Gang" bukan jalan. Kita bukan desa yg hutan banget lho, ada anak desa kita yg sudah sampai sekolah di Frisco/USA. Dan sekolah di Singapore dapat bea siswa dari pemerintah Singapore. Papa dan mama saya memiliki 3 anak yg besar di kopisan tapi sekarang menjadi executive muda di luar negri, Meski pemerintah kita sendiri berlambat lambat dalam membangun infrastruktur desa kopisan tapi tidak mengapa kita bisa memajukan diri sendiri tidak usah bergantung pada pemerintah untuk maju. Mungkin angkatan yg tua yg bisa dibohongi, tapi jelas bukan angkatan muda seperti aKhiong, juga saya. Min you got what I mean? Do not joke with it, and not funny at all. Terserah siapa yg menang pilkada tidak akan mempengaruhi diri kita untuk maju, tidak perduli letak kampung kita dimana, hanya tekad yg ada di dalam hati yg membentuk diri kita sendiri. Jadi terserah saja mereka mo bangun kek, ngak kek, itu masalah mereka, bukan masalah penduduk kopisan. Memang ada yg miskin but they will survive, mereka miskin karena anaknya masih kecil, only one bread winner di dalam keluarga mereka, along the time anak mereka besar, dengan sendirinya ekonomi mereka akan membaik. Saya telah melihat kejadian ini selama 20 tahun terakhir. Semua berakhir dengan happy ending. Tidak ada penduduk kopisan yg menjadi kriminal karena hukum pidana yg berakhir didalam penjara, believe me. Rgds,
