Dear All,
Saya setuju dengan pendapat Lidya(dipanggil Ms atau ibu?)kita tidak usah
ambil pusingkan mereka mau bangun kopisan atau tidak.Itu tanggungjawab moral
mereka sebagai pejabat.
Soal kampanye pakai isu sukuisme tidak perlu kita tanggapi terlalu serius,itu
cuma tak tik maling teriak maling yang dilakukan mereka.Jujur saja kandidat
wako yang mana tidak mengandalkan etnis vote? Kalau mereka mengatakan tidak
mengandalkan etnis vote berarti mereka bersaksi dusta...bohong!
Yang perlu kita awasi jangan sampai ada penduduk(masyarakat)kopisan
diintimidasi untuk memilih kandidat wako tertentu.Ini harus menjadi perhatian
kita.Jangan sampai pada saat menjelang pilkada banyak preman masuk ke kampung
utk menakuti penduduk.
salam,
Robert Lay-sydney
Lidya Pei <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Sorry,
Aku gak tau rumah aKhiong ada listrik gak, tapi jelas
jalan kopisan udah mulus, listrik juga udah ada sejak
lama. Tapi didalam cerita gang sayur itu tuh "Gang"
bukan jalan. Kita bukan desa yg hutan banget lho, ada
anak desa kita yg sudah sampai sekolah di Frisco/USA.
Dan sekolah di Singapore dapat bea siswa dari
pemerintah Singapore. Papa dan mama saya memiliki 3
anak yg besar di kopisan tapi sekarang menjadi
executive muda di luar negri, Meski pemerintah kita
sendiri berlambat lambat dalam membangun infrastruktur
desa kopisan tapi tidak mengapa kita bisa memajukan
diri sendiri tidak usah bergantung pada pemerintah
untuk maju. Mungkin angkatan yg tua yg bisa dibohongi,
tapi jelas bukan angkatan muda seperti aKhiong, juga
saya.
Min you got what I mean? Do not joke with it, and not
funny at all. Terserah siapa yg menang pilkada tidak
akan mempengaruhi diri kita untuk maju, tidak perduli
letak kampung kita dimana, hanya tekad yg ada di dalam
hati yg membentuk diri kita sendiri. Jadi terserah
saja mereka mo bangun kek, ngak kek, itu masalah
mereka, bukan masalah penduduk kopisan. Memang ada yg
miskin but they will survive, mereka miskin karena
anaknya masih kecil, only one bread winner di dalam
keluarga mereka, along the time anak mereka besar,
dengan sendirinya ekonomi mereka akan membaik. Saya
telah melihat kejadian ini selama 20 tahun terakhir.
Semua berakhir dengan happy ending. Tidak ada penduduk
kopisan yg menjadi kriminal karena hukum pidana yg
berakhir didalam penjara, believe me.
Rgds,
--- TJ <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> wekekekeke
> Bisa aja loe min...:) gw cm bisa melihat dan
> mendengar aja. belum bisa
> berbuat banyak.hehehehe
>
> Khiong,
> ----- Original Message -----
> From: Dji Min
> To: [email protected]
> Sent: Tuesday, May 22, 2007 8:44 AM
> Subject: Re: [Singkawang] [PP] Disesalkan, Kandidat
> Wako Hembuskan Sukuisme
>
>
> hahahah, kopisan hahahaha... udah saatnya kamu
> (akhiong) untuk pulang dan
> membuat kampanye, kampanye ini dimaksud agar
> masyarakat kopisan tidak
> termakan sama janji2 pada kandidat, gimana kalo buat
> deal dengan mereka
> (cawako) ada barang ada uang. jadi buat jalan dulu
> dan pasang tiang listrik
> habis itu baru kita mikir2 mau milih siapa....
>
> dm
>
>
__________________________________________________________Get the free Yahoo!
toolbar and rest assured with the added security of spyware protection.
http://new.toolbar.yahoo.com/toolbar/features/norton/index.php
---------------------------------
Never miss an email again!
Yahoo! Toolbar alerts you the instant new Mail arrives. Check it out.