http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=156924
*Kamis, 1 Mei 2008* *Uang Pengiriman Empat Singa Sudah Ditransfer * *Harga Bisa Miliaran Rupiah* *Singkawang,-* Direktur Sinka Island Park, Anthony Suwardy SH membenarkan telah mentransper ratusan juta. Uang sebesar itu, kata Suwardy, digunakan untuk pengiriman empat Singa hingga sampai ke Kota Singkawang. "Masak, kita harus bebankan kepada orang lain dalam pengiriman. Tak logislah. Uang itu, digunakan selama perawatan dan perjalanan sampai ke Kota Singkawang. Perawatan dan pengiriman tentulah membutuhkan dana yang cukup besar," kata Suwardy dihubungi, kemarin disela-sela akan dibukanya Taman Flora dan Fauna Lembah Hijau Sinka Island Park. Menurut Suwardy, makan Singa saja perharinya mencapai 25 kilogram atau sepuluh persen dari bobot badan Singa tersebut. "Saat ini harga daging sapi mencapai Rp60 ribu. Berarti, makan saja sudah cukup mahal, apalagi angkutan. Wajar donk, kita kirim uang sebanyak itu dan tidak wajar kalau harga Singa dari luar negeri itu seharga saratus juta lebih. Harga perekor Singa kalau dijualbelikan mencapai miliaran rupiah," kata Suwardy mengungkapkan. Soal kandang, kata pengusaha muda asal Singkawang ini, sudah siap dan sangat aman. "Kita bikin dari beton setinggi tiga meter. Ditambah kawat berduri. Di kebun binatang lain untuk Singa saja dibikin dari kayu. Kita beton. Lihat saja sendiri," kata Suwardy yang langsung membawa Pontianak Post, kandang Singa yang sudah siap. "Lihat di kandang itu juga ada karantina yang terbuat dari besi. Itu digunakan ketika Singa ini sakit. Kita masukan ke kandang besi (dikarantina) kemudian disuntik. Jadi, dari segi pengamanan dan segi kesehatan sudah terjamin," kata Suwardy. Mengenai kunjungan yang disebutkan bahwa sepuluh tahun yang lalu, Suwardy hanya mengakui, kalau Sinka Island Park, terlebih taman yang dikelolanya ini baru dibuka satu tahun yang lalu. "Kalau sepuluh tahun yang lalu ma, masih hutan belentara. Belum ada pengelolaannya. Yang wajar sajalah," kata dia. Singa yang difoto pun, kata Suwardy, bukanlah Singa yang akan dikirim ke Singkawang. Menurut dia, Singa-nya berada didalam kandang besi tanpa ada rumputnya dan tidak luka-luka. "Foto Singa yang ada di koran itu, Singa siapa. Kita tak punya Singa yang luka seperti itu. Singa kita masuk dalam kandang besi. Kita yang bikin kandang itu dengan menggunakan uang yang kita kirim," kata Suwardy mengungkapkan. Menurut Suwardy, hanya kendala angkutan saja dan semua perizinan sudah di tangan. "Tolong lihatkan kepada wartawan, surat-surat izin yang kita punya. Kan semuanya sudah beres. Kita juga tak mau melanggar aturan," ujar Suwardy. Menurut Suwardy, keberadaan Taman Flora dan Fauna Lembah Hijau Sinka Island Park, tentulah mendukung Kalimantan Barat dan Kota Singkawang sebagai daerah tujuan wisata. "Bentuk dukungan kita atas kebijakan pemkot menjadikan Singkawang menjadi kota pariwisata ya membangun taman ini dengan menghadirkan binatang-binatang yang berasal dari luar Kalimantan dan luar negeri," kata Suwardy. (zrf)
