Singkawang,- KEPALA Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Singkawang, Ir Franky Mewengkang, mengungkapkan, pihaknya akan mengupayakan agar tidak ada pemadaman listrik selama Ramadhan tahun ini.
"Itu sudah menjadi komitmen kami. Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar tidak ada pemadaman selama bulan puasa," kata Franky, ketika dihubungi via ponselnya, kemarin. Dalam kesempatan ini, dia juga mengimbau agar warga berpartisipasi dengan cara melakukan penghematan listrik terutama pada saat beban puncak 18.00-22.00. Penghematan listrik tersebut bisa dilakukan dengan cara mematikan lampu dua buah di setiap rumah tangga. Jika ini dilaksanakan, maka beban yang ditanggung oleh mesin pembangkit PLN akan sedikit berkurang. Tahun lalu, upaya serupa pun telah dilakukan oleh PLN. Dan ternyata hasilnya memang cukup lumayan. Langkah PLN tersebut mendapatkan sambutan positif oleh salah seorang warga, Sulaiman. Menurut dia, jika tidak ada pemadaman, maka masyarakat akan sangat terbantu, terlebih lagi bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah, baik berupa salat tarawih maupun tadarus. Dia berharap, tidak ada kondisi darurat yang mengakibatkan rencana itu terkendala. "Kita sangat mendukung langkah PLN. Sebaiknya sampai Hari Raya Idul Fitri tidak ada pemadaman listrik. Lebih-lebih seminggu sebelum hari raya di mana para ibu rumah tangga sedang sibuk membuat kue. Mudah-mudahan sama seperti tahun lalu, semuanya berjalan lancar," ujarnya. Ditambahkannya kebutuhan akan listrik pada saat ini memang bertambah. Terutama mendekati pada saat ramadhan. Sejak petang hingga malam, kebutuhan listrik akan menjadi maksimal. (rnl) Sumber : www.pontianakpost.com
