Nona Eugeniawu yang baik,

Saya dapat merasakan sekali rasa kasih sayang yang Anda rasakan terhadap  
mahluk hidup, karena ini juga dapat saya rasakan sendiri pada diri saya,pada 
anak² saya atau lingkungan dimana saya sekarang berada.

Ini berdasarkan pengalaman saja, dimana saya waktu pulang di indonesia, tanpa 
disengaja anak² saya melihat seseorang lagi memotong ayam, dan saya merasa 
kaget karena kedua anak saya menangis, dan mereka tdk menerima dengan kenyataan 
yang mereka lihat.Namun di pihak lain, anak² lain yang melihat ayam yg di 
potong tsb sangat ber-senang²hati dan  ber-sorak² karena ayam yang di sembelih 
tadi dalam keadaan meng-gelepar² karena kesakitan.
Dan tanpa di sadaripun saya meneteskan air mata.

Lalu pengalaman yang lain, di dalam rmh kadang² kemasukan binatang kecil, 
seperti laba², terus terang anak² saya takut, namun mereka menyuruh mengambil 
laba² tsb bukan untuk dibunuh namun untuk di lepas kan diluar rumah. 

Dalam arti anak² yang ber-sorak kesenangan tadi, mereka sdh terbiasa dalam hal 
kekerasan, sampai suatu ketika, jiwa tanpa kasihan tsb akan tertanam pada 
mereka. 

Dan pada waktunya mereka sdh dewasa, mereka jadi seorang pemimpin atau org yang 
berada atau org yang berkuasa, mereka tidk punya rasa kasihan terhadap apa yang 
ada dilingkungan mereka.Mereka akan merasa angkuh dengan kekuasaan mereka dan 
merasa senang dengan kemiskinan orang lain.  

Untuk itu saya sependapat dengan Nona Eugeniawu, kalau atraksi Capgome yang 
diiringi dengan memakan binatang yang masih hidup, sama hal nya dengan 
menanamkan suatu kesadisan pada anak² atau masyarakat secara tdk langsung.

Kapan lagi kita hrs menanamkan rasa kasih sayang terhadap sesama mahluk hidup 
pada generasi yang baru, kalau tdk dr sekarang.

Mohon maaf, kalau kata² atau pendapat saya ini kurang berkenan.

Wassalam,

U.AS






--- eugenia wu <[email protected]> schrieb am Mo, 16.2.2009:

> Von: eugenia wu <[email protected]>
> Betreff: Re: RE: [Singkawang] Re: Makan Binatang
> An: [email protected]
> Datum: Montag, 16. Februar 2009, 16:22
> Dear Sdr. Vernando Wu,
>  
> Wah kayaknya udah lama Sdr.Vernando berdiam diri, bagaimana
> kabarnya di Shanghai nih?
>  
> Bule gak begitu gampang dinakutin kadang2 si bule juga suka
> makan sashimi (makanan jepang daging mentah). haaaa...
> Iya saya juga percaya Bule-bule tidak akan takut dengan
> atraksi makan binatang hidup tersebut, tetapi mereka hanya
> akan merasa iba dan sedih dan menganggap orang Singkawang
> (Tatung) tidak menghormati nyawa (binatang). karena kita
> semua juga tahu bahwa dinegara-negara maju, mereka sangat
> menyayangi dan memperhatikan nasib binatang, saya rasa Sdr.
> Vernando juga pasti tahu hal ini karena Sdr juga sedang
> berada diluar negri.
> Dan mungkin Sdr.Vernando bisa membayangkan gambaran orang
> makan Sashimi dengan orang yang memakan binatang yang sedang
> dalam keadaan hidup. Pernah melihat orang memakan otak
> monyet? pernahkah melihat orang memakan ikan hidup (dipotong
> sebagian dagingnya dan kemudian dilepaskan kembali
> diaquarium dan ikan tersebut berenang dg sempoyongan krn
> kehilangan keseimbangan badan krn dagingnya telah terpotong
> sebelah? ) Tahukan bahwa berapa besar protes yang masuk
> untuk video2 tersebut? jadi coba bayangkan Sashimi dengan
> yang saya katakan tadi (otak monyet, Ikan yang diambil
> dagingnya sebelah dan dilepas lagi). 
> Semoga Sdr. Vernando bisa menemukan perbedaannya 
>  
> Salam
> Eugenia
> From: vernando77 <[email protected]>
> Subject: RE: [Singkawang] Re: Makan Binatang
> To: [email protected]
> Date: Thursday, February 12, 2009, 8:02 PM
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Memang ada yg tdk baiknya kalau petatung yg suka makan
> binatang hidup
> kalo binatang tsb mempunyai panyakit ketularan (flu burung)
> .bagi roh dewa dan dewi nya si gak mungkin
> berketularan, Kalau memang pas binatang tsb mempunyai
> penyakit ketularan coba kita bayangakan apa yg akan terjadi
> kebadan tatungan(tung ki)?
>  
> Aku kira ada sedikit benarnya juga ,kalau aktraksi makan
> binatang bisa menarik wisatawan. aktraksinya sangat
> keras,ugly atau sangat special, akan membawa banyak
> perhatian para wisatawan dari dalam maupun luar negeri.
>  
> Bule gak begitu gampang dinakutin kadang2 si bule juga suka
> makan sashimi (makanan jepang daging mentah). haaaa...
> 
>  
> Salam dari cina-shanghai
> VER
> 
> 
> 
> 
>  


      

Kirim email ke