http://efprizan.blogspot.com/2008/08/ekspedisi-3-pulau-randayan-lemukutan.html

*Pesona Surga Bawah Laut Terindah di Kalbar*

*Eksotis. Itulah kesan yang tergambar dari tiga pulau yang ada di Kecamatan
Sungai Raya Kabupaten Bengkayang. Pulau Randayan, Pulau Lemukutan dan Pulau
Kabung memiliki pesona yang luar
*<http://3.bp.blogspot.com/_2NGtTmUxnPM/SKfz4kWPgZI/AAAAAAAAAKE/4tnJmQ7pXNs/s1600-h/zzbagan+randayan.jpg>
*biasa.*

*Catatan Perjalanan Efprizan Rzeznik, M Kusdharmadi*
foto-foto: Defri Shando

Untuk mereguk keindahan alam ketiga pulau tersebut tidaklah susah.
Transportasi darat dan laut telah tersedia untuk menuju surga bawah laut
tersebut.

Dari Pontianak, rombongan yang terdiri atas para jurnalis Kota Pontianak
yang tergabung dalam Forum Jurnalis Langkau, Sakawana serta Inhasa Diving
Club, berangkat menggunakan bus.

Perjalanan ditempuh selama 2,5 jam dengan rute Pontianak— Teluk Suak
Bengkayang. Teluk Suak berada sekitar 115 kilometer dari Kota Pontianak,
atau 32 kilometer dari Kota Singkawang.

Dari dermaga Teluk Suak, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan motor
air. Angkutan penumpang tersebut tersedia sekitar pukul 9.00 sampai dengan
10.00 WIB.

Untuk penumpang umum, biasanya dikenakan tarif sekitar Rp7.500—Rp10.00 per
orang untuk sampai ke Pulau Kabung. Atau, untuk yang ingin berpergian dalam
rombongan jumlah besar, bisa menyewa motor air yang disediakan oleh
masyarakat setempat.

Alam siang itu cukup bersahabat. Matahari tidak begitu panas. Semilir angin
laut, membuat mata seakan ingin terpejam. Dari daratan sudah tampak sebuah
pulau yang berdiri menantang. “Itu pulau Penata,” kata salah seorang
penambang motor air.

Pulau Randayan menjadi tujuan pertama rombongan. Akan tetapi, motor
airberhenti sejenak di Pulau Lemukutan. Ini dilakukan untuk mengambil
makanan
yang sudah dipesan sebelumnya.

Kurang lebih 15 menit bersandar
di<http://3.bp.blogspot.com/_2NGtTmUxnPM/SKf0GhTroYI/AAAAAAAAAKM/8pDsxaMmDPo/s1600-h/zzzPantai+pulau+randayan2.jpg>dermaga
Pulau Lemukutan, motor air kemudian bergerak ke tetangga sebelah,
Pulau Randayan. Sekitar 15 menit sampailah di pulau kecil nan indah itu.
Pulau kecil ini dikenal akan keindahan panorama batu-batu karang, berbagai
jenis ikan tropis serta kehidupan laut sekitarnya.

Pulau Randayan mempunyai pantai dan warna air yang sangat jernih, cocok
untuk olahraga menyelam. Tersedia villa-villa kecil menghadap ke laut.

Dari kejauhan tampak hamparan pasir putih membentang. Pohon-pohon kelapa
tertiup angin kencang. Pulau ini mempunyai kelebihan akan alamnya yang
memesona.

untuk penginapan, di Randayan tersedia cottage dengan harga bervariasi. Ada
yang seharga Rp150 ribu permalam. Cukup untuk satu keluarga.

Di dasar laut Pulau Randayan, terdapat banyak misteri kehidupan. Dari
perilaku hidup terumbu-terumbu karang, hingga kisah-kisah makhluk hidup
lainnya.

Mereka tumbuh dan berkembang biak secara alami dalam sebuah mata rantai
kehidupan<http://1.bp.blogspot.com/_2NGtTmUxnPM/SKf0wcTmGTI/AAAAAAAAAKU/cwHSGlaEWtU/s1600-h/zzzPantai+pulau+randayan.jpg>yang
panjang. kondisi geografis pulau ini sangat layak dikunjungi. Letaknya
sangat strategis. Aman serbuan ombak besar Laut Natuna.

Berdasarkan catatan yang ada, Pulau Randayan memiliki karang hidup sekitar
4,50 hektar, karang mati 3,69 hektare, lamun 0,63 hektar, dan pasir seluas
4,77 hektare. Kondisi itu sangat memungkinkan bagi siapa pun pehobi selam
mengunjunginya.

Keindahan alam Randayan dimanfaatkan oleh salah seorang pelukis yang ikut
serta dalam rombongan ini, Zul Ms. Ia mengabadikan keindahan tersebut dalam
sebuah kanvas.

*Surga Diving di Lemukutan** *

Pulau Lemukutan menjadi tujuan berikutnya. Pulau ini terbesar di Kabupaten
Bengkayang dengan luas sekitar 7567 Ha, lebih luas dari Pulau Penata
Besar dengan
4.675 Ha.

Pulau Lemukutan ini diapit oleh pulau-pulau kecil, seperti Randayan dan
Kabung. Kabupaten Bengkayang memiliki 12 pulau kecil dengan kekayaan alam
berlimpah-ruah. Baru lima dari 12 pulau, dihuni penduduk. Termasuk Pulau
Lemukutan. Selebihnya, masih seonggok pulau tanpa penghuni.

Gugusan karang yang berwarna-warni akan semakin jelas terlihat saat menaiki
perahu menuju Pulau Lemukutan. Bagan-bagan nelayan menyambut kedatangan.
Kedalaman air di pulau ini antara dua hingga tiga meter sangat memudahkan
bagi para penyelam
pemula.<http://4.bp.blogspot.com/_2NGtTmUxnPM/SKf08MWCUwI/AAAAAAAAAKc/sl2HdY8Jrw0/s1600-h/zzzPanorama+pulau+lemukutan.jpg>

Di dasar laut kita dapat menikmati beraneka ragam tumbuhan laut yang
berwarna warni, ikan-ikan tropis yang indah-indah dan beraneka ragam.

Tak banyak yang mengetahui asal mula sebutan Lemukutan, namun dari sekian
banyak cerita rakyat yang ada, jika kita lihat dari topografi pulau ini
memang menyerupai badan seekor lembu.

Kondisi hutan yang masih perawan, terjaga secara alami oleh masyarakat
setempat, membuat pulau ini masih sangat alami.

Sepanjang perjalanan sebelum sampai di pulau Lemukutan, terlebih dahulu
melewati gugusan pulau-pulau lain yang pemandangan bawah lautnya tidak kalah
indah.

Air yang jernih, menyebabkan dasar laut dengan tumbuhan karang
berwarna-warni, dapat dilihat langsung dari atas perahu. Bisa juga melihat
rumput laut yang dibudidayakan masyarakat setempat.

Bermalam di Pulau ini sungguh mengasyikkan. Tidak seperti di Randayan yang
menyediakan cottage, di pulau ini pengunjung dapat menginap di rumah
penduduk yang memang disediakan khusus bagi para pengunjung. Rombongan
menginap di rumah Arifin, warga sekitar. Pengunjung ddapat merasakan manisnya
cumi dan ikan segar yang baru ditangkap nelayan.

Penyelam dari Inhasa Diving Club sangat mencintai pulau ini untuk aktifas
mereka. Salah satu bagian laut di pulau ini berbentuk curam seperti jurang.
Di sinilah keindahan alam bawah laut dapat ditemukan.

*Kabung Surga 
Snorkling*<http://2.bp.blogspot.com/_2NGtTmUxnPM/SKf1QRyvEkI/AAAAAAAAAKk/AoUXu3QK5sM/s1600-h/kabung+1.jpg>

Bermalam di Randayan, rombongan bertandang ke Pulau Kabung keesokan harinya.
Di pulau inilah surga bagi para pengunjung untuk menikmati keindahan
karang-karang aneka warna dan godaan ikan-ikan tropis.

Cukup dengan berbekal peralatan snorkle dan mengapung di air, Anda akan
bertemu dengan alam lain yang begitu indah. Jam demi jam akan lewat begitu
cepat dan tak terasa.

Ikan badut (clownfish), atau lebih populer dengan sebutan nemo (tokoh utama
dalam film ‘Finding Nemo’) akan menyapa Anda. Jika berbekal roti tawar dan
menyebarkannya di dalam air, maka ikan-ikan tersebut akan segera mendekati.

Sama seperti di Lemukutan, di pulau ini para pengunjung juga dapat bermalam
di rumah penduduk yang telah disediakan. Seperti di homestay milik Ukas.
Dengan merogoh kocek Rp100/malam, Anda akan dijamu sehabis-habisnya. Makanan
yang lezat, ditambah dengan camilan yang selau datang silih
berganti.<http://2.bp.blogspot.com/_2NGtTmUxnPM/SKf17-ORLmI/AAAAAAAAAKs/5t5orPSoJEQ/s1600-h/1_299564349l.jpg>

Di pulau ini para pengunjung juga dapat menikmati panorma pantainya yang
indah. Dari *homestay* Ukas, untuk sampai ke pantai tersebut, pengunjung
dapat berjalan kaki menyisiri bukit yang ditumbuhi pohon cengkeh sekitar 15
menit.

Perjalanan menuju ke pantai tersebut merupakan suatu pengalaman tersendiri.
Harumnya bunga cengkeh menjadi seperti aroma terapi jiwa, bagi yang lelah
dengan penatnya kehidupan kota dan polusi udara yang menyiksa. Di pantai
tersebut terdapat batu-batu yang besar dengan pasir yang putih.

Wisata lainnya yang bisa didapatkan di Pulau Kabung atau Lemukutan yakni
ikut mancing di bagan-bagan nelayan. Bagi pecinta fotografi, ketiga pulau
tersbeut juga merupakan surga tersendiri untuk merekam keindahan ciptaan
Tuhan melalui lensa.

“Subhanallah, Subhanallah, Subhanallah. Indahnya misteri-Mu, tak ada satupun
kata yang terucap. Seperti sudah Engkau atur dalam masing-masing titik
waktu. Hingga pada suatu saat menghantar ku ke tempat ini,” kata Shando
Safella, fotografer koran ini mengagumi keindahan ketiga pulau tersebut. *
(**)*

  Posted by Efprizan 'zan' Rzeznik at 2:40
AM<http://efprizan.blogspot.com/2008/08/ekspedisi-3-pulau-randayan-lemukutan.html>
<http://www.blogger.com/email-post.g?blogID=1828690142747998709&postID=8831539720724555225>
<http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=1828690142747998709&postID=8831539720724555225>

Kirim email ke