Teman2,
Kami sudah upload beberapa foto acara Ngabayotn,
Sila klik: 
http://www.facebook.com/profile.php?id=700912052&ref=name#/album.php?aid=115531&id=700912052
atau: http://www.fotografer.net/isi/forum/topik.php?id=3194112478&p=9999

Salam,

goenadi:

www.photopointindonesia.com/blog

  ----- Original Message ----- 
  From: United Singkawang 
  To: [Y] Singkawang 
  Sent: Thursday, June 04, 2009 4:18 PM
  Subject: [Singkawang] Ngabayotn Potensial Jadi Wisata Budaya





  Ngabayotn Potensial Jadi Wisata Budaya 



  Walikota Singkawang, Hasan Karman, S.H, M.M menaruh kagum dan bangga dengan 
adat budaya yang dimiliki masyarakat adat Dayak Kota Singkawang, termasuk 
Ngabayotn . Adat itu memiliki keunikan yang menimbulkan daya tarik tersendiri 
sehingga  berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi aset wisata Kota 
Singkawang.

  “Ngabayotn mememilki keunikan tersendiri, ini merupakan ritual adat yang 
kemurniannya terjaga. Untuk keunikan, Ngabayotn sama halnya dengan perayaan Cap 
Go Meh di Kota Singkawang,” katanya, saat menutup acara Ngabayotn di Rumah 
Parauman Adat di Kelurahan Bagak Sahwa, Senin (1/6).

  Karena keunikan yang dimiliki, Hasan Karman, berharap kepada sang ketua adat 
serta para pemangku untuk menjaga kemurnian adat tersebut. Tidak hanya itu, 
kualitas pelaksanaan juga harus ditingkatkan, terutama di tahun tahun yang akan 
datang.

  “Pemerintah selalu mendukung kegiatan kegiatan bermuatan adat. Adat harus 
dijaga dan diwariskan kepada generasi selanjutnya,” terangmua lagi.

  Hasan Karman sendiri menegaskan, Ngabayotn telah dimasukkan sebagai wisata 
budaya di Kota Singkawang. Karena itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. 
Di antaranya dengan meningkatkan kualitas rumah adat yang digunakan untuk 
pelaksanaan ritual.

  “Hal lain yang harus dipertahankan adalah keunikan kerajinan tangan yang akan 
diperkenalkan. Pada saat nanti, diharapkan karya karya asli masyarakat adat 
dapat dimunculkan,” pinta Hasan Karman, S.H, M.M beberapa waktu yang lalu 
berhasil menyelesaikan pendidikan S3nya untuk gelar Doktor pada Program 
Manajemen Lingkungan.

  Selaku Ketua Adat Dayak Salako Bino Garatukng Sangkawongk, Simon Takdir, 
menggangap apa yang dikatakan Hasan Karman benar adanya. Simon berkeinginan, 
keberadaan adat Ngabayotn harus dipertahankan. 

  “Namun sayang, saat ini ritual adat seperti saat ini mengalami penurunan. 
Terutama para generasi muda,” terang Simon. 

  Menurutnya salah satu cara untuk menjaga kelestarian adat itu adalah 
pengenalkan melalui keluarga. Para keluarga harus memiliki inisiatif untuk 
mengajarkan adat kepada anak-anaknya.

  “Kalau para keluarga sudah tidak hirau dan tidak mau mengajarkan adat 
tersebut, kemungkinan besar, cepat atau lambat, adat itu akan hilang. Dan suatu 
saat, adat itu hanya dikenal dalam tulisan,” ulas Simon.(PDE)






  

Kirim email ke