Kayaknya beliau cocok dengan Vita. 

Tidak coba melamar jadi -----nya, Vit ? :P

Lari.........

________________________________

From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Lusiana M. Hevita
Sent: Thursday, January 11, 2007 4:49 PM
To: [EMAIL PROTECTED]; Jip 92; [EMAIL PROTECTED];
[email protected]
Subject: [smansabks] Noon Coffee Break

 

Kenapa Tantowi jadi Duta Baca?

Tantowi Yahya, sebagai duta baca dan perpustakaan Indonesia turut
memeriahkan acara kongres Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) yang
diadakan di Bali November kemarin. Sebelum dan sesudahnya, jelas ada
sesi foto-foto dengan para ibu yang memang nge-fans dengannya, secara
dia juga seorang selebritis. Tapi yang menarik sebenarnya bukan itu.
Tantowi sempat memberikan presentasi makalahnya yang bagus dan berbobot.
Pertama menerima fotokopian power point-nya sempet kepikiran, ini dia
bikin sendiri apa dibikinin orang ya? Tapi begitu menyimak
presentasinya, saya ragu ini dibuatkan orang lain. Tantowi begitu
menguasai masalah Information Literacy atau Keberaksaraan di dalam
masyarakat informasi, yang merupakan teman sentral kongres.

Beberapa waktu kemudian saya memperoleh informasi tambahan mengenai
alasan Tantowi dijadikan duta baca nasional. Rupanya dia memang seorang
'predator buku' bukan lagi kutu buku. Segala macam buku dia baca. Bahkan
dengan pendidikannya yang terbatas (tamat D1 atau D2?) Tantowi bisa
mengimbangi lawan bicaranya dari kalangan manapun. Itu karena ia melahap
habis buku apapun, dari kelas ringan sampai kelas berat. Coba sebut saja
satu judul buku secara acak, bisa jadi dia sudah pernah membacanya atau
tahu isinya. Mungkin ini juga yang membawa dia jadi presenter handal
karena selalu bisa bicara, dan tak asal bicara. Sementara orang lain ke
Singapur untuk sekedar jalan-jalan dan shopping, Tantowi justru
mengunjungi Perpustakaan. Perpustakaan di Singapur memang tidak ada
bandingannya. Para pecinta buku akan dimanjakan dengan layanan yang
relatif mudah, koleksi yang bagus-bagus dan lengkap serta fasilitas yang
membuat pengguna enggan beranjak. Sebut saja Library at Orchad
([EMAIL PROTECTED]), National Library of Singapore, Lee Wee Nam Library di
NTU, NUS Central Library... entah karena saking cintanya masyarakat
Singapur pada kegiatan membaca atau bukan, sampai-sampai dalam lembaran
Changi Express, newsletter bandara Singapur itu, ada kolom kecil "Changi
Airport Bestsellers". Daftar 10 buku yang menjadi bestseller di bandara
Changi!

Saya mempelajari bahwa perpustakaan adalah produk budaya masyarakatnya.
Ia adalah hasil dari kerja sinergis antara masyarakat, negara dan
pengelolanya, yaitu pustakawan. So, kita berharap banyak Tantowi-Tantowi
yang lain yang akan lahir sehingga semua yang ada di Singapur bisa
terwujud juga disini kali ya...


Ps.tulisan ini dibuat tidak bertujuan untuk mempromosikan Tantowi Yahya
...:p

---------------------------------
Access over 1 million songs - Yahoo! Music Unlimited.

[Non-text portions of this message have been removed]

 



CONFIDENTIALITY NOTICE
The information in this email may be confidential and/or privileged. 
This email is intended to be reviewed by only the addressee(s) named 
above. If you are not the intended recipient, you are hereby notified 
that any review, dissemination, copying, use or storage of this email 
and its attachments, if any, or the information contained herein is 
prohibited. If you have received this email in error, please 
immediately notify the sender by return email and delete this email 
from your system. Thank you.

Kirim email ke