Banjarmasin, 12 Januari 2007 11:44
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai, perilaku nyontek saat 
ujian bagi anak-anak sekolah sudah bagian dari korupsi. Makanya, perilaku 
demikian harus dicegah.

"Penilaian tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK Sjahruddin Rasul, saat 
mengunjungi sekolah di Banjarmasin," kata Kepala Dinas Infokom Banjarmasin, 
Bambang Budiyanto di Banjamasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Jum`at (12/1).

Rombongan KPK yang dipimpin Wakil Ketua Sjahruddin Rasul bersama Wakil Wali 
Kota Banjarmasin Haji Alwi Sahlan, dan Kepala Inspektorat Provinsi Kalsel 
mengunjungi SMP Negeri 1 Banjarmasin, ke kantor camat Banjarmasin Timur, serta 
Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu (KP2T)

Berdasarkan keterangan Bambang Budiyanto saat kunjungan di SMP Negeri 1 
Banjarmasin, Sjahruddin rasul menyempatkan berdialog dengan para siswa seputar 
masalah korupsi.

Menurutnya perbuatan nyontek merupakan tindakan korupsi kecil-kecilan, karena 
perilaku tersebut mengajarkan siswa untuk tidak jujur dan dilakukan dengan 
kerjasama guna melakukan hal yang tidak baik. Oleh karena itu ia mengingatkan 
para siswa untuk tidak melakukannya perilaku nyontek tersebut.

Upaya pencegahan terhadap perbuatan korupsi juga dapat dilakukan melalui jalur 
pendidikan, yakni dengan memasukan materi tersebut dalam pelajaran sekolah, 
mengingat anak - anak merupakan calon pemimpin yang akan menerima tongkat 
estapet negeri ini.

Kepada kepada mereka perlu juga diberikan bekal pengetahuan seputar masalah 
korupsi dalam rangka mengantisipasi perbuatan tersebut.

Sementara itu, pada kunjungannya di kantor camat Banjarmasin Timur, Sjahruddin 
Rasul meminta camat beserta stafnya untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan 
kemudahan kepada masyarakat, termasuk yang berkenaan proses pembuatan 
perizinan, seperti pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

Kunjungan diakhiri di Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu. Ia mengarapkan agar 
dalam memberikan pelayanan harus lebih transparan, baik dalam hal persyaratan, 
waktu penyelesaian, dan tarif.

Alwi Sahlan mengatakan bahwa pemko berkomitmen untuk melaksanakan pemerintahan 
yang baik dan bersih. Melalui kunjungan KPK tersebut pemko dapat sharing dalam 
penanganan masalah korupsi. [TMA, Ant] 


 
---------------------------------
Never Miss an Email
Stay connected with Yahoo! Mail on your mobile. Get started!

Kirim email ke