Noon Coffee Break
Setelah melalui tahun baru Masehi 2007, lalu memasuki tahun baru Hijriah
1428, besok sebagian wilayah di Asia akan merayakan tahun baru Cina (Imlek)
2558. Yang menarik dari tahun baru Cina ini adalah hiasan semarak warna merah
dan kuning emas di mana-mana, juga lampion dan ang pao
hehehe. Kenapa ya
saudara-saudara kita yang beretnis Cina ini begitu menyukai warna merah dan
kuning emas?
Merah dan kuning emas adalah lambang kemakmuran dan kesuksesan. Dua kata yang
sepertinya tidak bisa luput dari mereka. Dalam sebuah artikel yang saya baca
beberapa tahun lalu, seorang trainer pernah menampilkan foto wajah orang-orang
Asia (Cina) di musim dingin dan foto wajah orang-orang Rusia yang juga diambil
di musim yang sama. Sang trainer sengaja menampilkan dua wajah dari negara
yang berlainan untuk melihat perbedaannya. Dalam artikel itu disebutkan bahwa
wajah orang-orang Cina jauh lebih berseri-seri dan bersemangat dibandingkan
dengan wajah orang-orang Rusia. Padahal mereka tengah berada di musim dingin
yang sama. Sang trainer hanya ingin menyampaikan bahwa dalam keadaan dan
situasi yang sama, bisa ditanggapi dengan dua sikap yang berbeda, dan bangsa
Cina ini mampu menghadapi keadaan apapun dengan semangat dan energi yang sama.
Alias lebih tangguh dan ulet. Kondisi sesulit apapun kalau dihadapi dengan
semangat dan sikap optimis pasti memberikan hasil yang
berbeda kan?
Keuletan, ketangguhan dan semangat inilah yang menarik ditiru dari mereka.
Coba lihat ke sekeliling kita, ada berapa banyak teman keturunan Cina? Apa sisi
menonjol yang mereka miliki? Saat bertugas ke Surabaya kemarin, kebetulan
sekali kami (saya dan teman saya) bekerjasama dengan rekan-rekan yang sebagian
besar keturunan Cina. Semangat dan optimisme yang, mungkin telah menjadi ruh
mereka dalam bekerja, turut saya rasakan. Acara training yang materinya rumit
bahkan nyaris bisa bikin putus asa buat saya yang masih sangat awam, menjelma
jadi acara training yang menarik dan tidak membosankan sampai akhir acara.
Salut!
Surabaya (dan Semarang) konon, merupakan kota yang sejak jaman dulunya sering
disinggahi armada perdagangan dari Cina. Beberapa dari mereka bahkan menetap
(awal abad ke-15). Diantara mereka yang selalu datang berkunjung adalah Ma Huan
dan Zheng He yang tidak lain adalah Laksamana Cheng Hoo. Beliau ini bermarga Ma
atau Muhammad dalam bahasa kita, nenek moyangnya berasal dari Xi Yu (Bukhara di
Asia Tengah) dan kini termasuk propinsi Xinjiang. Nama aslinya Ma He dan oleh
kaisar Zhu Di dianugerahi marga Zheng, He sendiri artinya damai (berarti
kalau Hevita artinya Vita yang Damai kali ya
hahaha). Tujuh kali mengarungi
samudra Hindia. Delapan puluh tujuh (87) tahun lebih dulu dari pelayaran
Christopher Columbus, 92 tahun lebih awal dari penjelajahan Vasco da Gama dan
116 tahun lebih dini dari Ferdinand Magellan!
Sekarang, saya makin mudheng kalau ada hadist Nabi yang berisi, Tuntutlah
Ilmu sampai ke Negeri Cina. Pelayaran Cheng Hoo yang telah menempuh lebih dari
160.000 mil laut atau sama dengan 296.000 km lebih pastinya berhasil
mengumpulkan begitu banyak data untuk kemajuan ilmu navigasi, peta wilayah,
skema pelayaran, dll yang memberikan sumbangan bagi perkembangan ilmu
pengetahuan manusia tentang ilmu bumi dunia dan teknologi maritim. Apalagi
pelayaran beliau juga mengemban misi Kaisar Cina (dinasti Ming) untuk
mempererat saling pengertian dan persahabatan antara negara/kerajaan di
Samudera Hindia dan kota-kota di Asia Tenggara.
Terakhir, sebagai oleh-oleh saya kutipkan 7 motto yang diambil dari
saudara-saudara kita yang tergabung dalam Yayasan Laksamana Cheng Hoo (PITI*
Surabaya), siapa tahu dari 7 motto ini ada yang bisa menginspirasi kita..
geng jing wei zhen zho geng jin shou jin jie (meningkatkan keimanan dan
ketakwaan kepada Allah SWT)
hu xieng zun zhong (saling menghormati)
duo duo gou tong (banyak berkomunikasi)
fa yang tuan jie jing shen (mengembangkan spirit persatuan)
duo yuan liang bie ren (banyak memaafkan orang lain)
duo jie na bie ren de yi jian (banyak menerima pendapat orang lain)
cai neng shi ban gong bei (pekerjaan baru akan sukses)
Selamat berakhir pekan
.dan tahun baru Imlek 2558! :)
Sumber: Prasasti Masjid Laksamana Cheng Hoo dan sumber lainnya.
Ps. Tulisan latin yang diambil dari bahasa mandarin itu tidak sama persis
seperti aslinya, tapi lumayan lah..kira-kira begitu
.hehehe.
PITI adalah Pembinaan Iman dan Tauhid Islam atau dulunya adalah Persatuan
Islam Tionghoa Indonesia.
---------------------------------
Don't be flakey. Get Yahoo! Mail for Mobile and
always stay connected to friends.