Jangan Berteman dengan Penulis...;)
Jangan berteman sama penulis, bisa-bisa rahasiamu diketahui publik.
Hehehe
memang ya, agak riskan berteman sama penulis, apalagi penulis yang
hobinya menuliskan apa saja yang dia ketahui, dengar dan lihat. Seorang teman
pernah ada yang curiga begitu saya akrab sama dia, jangan-jangan gue jadi
bakal novel lo selanjutnya. Weleh
geer amat sih?! *hihikokdiatauya?*
Tapi memang, teman-teman bisa jadi sumber inspirasi. Tapi soal kemudian
rahasia akan terbongkar, nggak gitu-gitu amat sih. Lagian saya juga liat-liat
orangnya. Kira-kira apa dia senang kalau saya jadiin tulisan? Kalau enggak, ya
enggak lah. Lagi pula biar Cuma menulis beginian, pasti ada kode etiknya lah.
Di FLP kami dulu sering mendiskusikan itu. Dan berkaca dari kisah pada masa
Nabi dulu, menceritakan seseorang, apalagi yang baik-baiknya, tidak dilarang.
Justru bisa membawa kebaikan, ya nggak?
Keburukan seseorang itu biasanya gampang menyebar. Coba aja perhatiin
fenomena gosip. Tapi soal kebaikan seseorang, susah mencarinya, itu menurut
saya lho. Dan Oprah dalam salah satu episode talk show-nya pernah mengatakan
juga bahwa: menjadi orang yang baik (smart) itu butuh contoh/figure, dan sulit
sekali mencari contoh itu karena media kita lebih sering mengekspos hal-hal
yang tidak baik dari diri seseorang. Memang sih, dalam diri seseorang itu
selalu ada hal-hal yang baik dan buruk (ya namanya juga manusia). Tapi bukan
berarti tidak ada kebaikan yang bisa kita contoh kan?
Terus terang, saya sering banget terinspirasi dengan kebaikan yang ada pada
diri teman-teman saya, mulai SD sampai sekarang. Kalau ditulis dalam NCB, wiih
bisa jadi 1000 tulisan or 1000 edisi kali ya
hehehe. So baca terus NCB, siapa
tahu kalian akan jadi salah satu bintangnya di sana! ;)
Have a nice day!
---------------------------------
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.