Riki namanya. Usianya baru 14 tahun. Konon kabarnya gara-gara nokib. Tahu
artinya nokib? Coba cari di Kamus Umum Bahasa Indonesia dijamin ampe budek
gak bakalan ketemu apa arti nokib.

Menurut Ujang, Nokib itu artinya OD. Overdosis. CUman bukan karena narkoba.
NOkib itu cara mabok anak jalanan. Mabok murah gitu lho. Cuman beli anggur
merah trus dicampur autan. Hah, autan? Ya bener, autan yang buat melindungi
kulit dari nyamuq. Jangan tanya gue apa kandungan kimiawi autan. Yang jelas
katanya begitu. Kalau gak percaya coba aza sendiri. Hi..hi..hii...amit-amit
dah!

"Duh, kasihan bang. Sendiiran aza di rumah. matanya melotot, mulutnya
terbuka. mana gak ada orang. Emaknya di kampung...." kata Saronah, pas
datang ke Rumah Singgah, PIntu air. Nafasnya terisak. Matanya berkaca-kaca.

Dalam catatan gue, Riki kasus kedua. yang pertama namanya Agus. Konon
kabarnya, anak usia 12 tahun ini dicekokin anggur kolesom cap orang tua. Ia
ditemukan temannya tewas dalam keadaan nyender di tiang listrik di depan
grandmall.

Nah, ngadepin dua kasus ini gue jadi inget omongan sahabat gue di facebook.
"Bang, gue ini bukannnya gak setuju mendukung Palestina. Sunggguh, gue benci
banget sama israel. Cuma yang gue mau, jangan mikirin sesuatu yang
jauh-jauh. Pikirin yang deket-deket, korban Lapindo misalnya...."

Deg. Jantung gue seakan berhenti berlari. Jangan-jangan kita demo untuk
Palestina. Tapi, lupa sama anak jalanan di depan rumah kita. Yang juga
sama-sama mati....

Robbanna ya Allah, ampunilah kelalaian ini......



Rumah Singgah, Pintu Air
Sabtu, 31 Januari 2009

KLIK dibawah ini
http://www.facebook.com/profile.php?id=1026205974#/note.php?note_id=72539002008

Kirim email ke