Tauhid itu gabungan aktivitas ritual dan sosial. Bukan berarti kalo kita peduli Palestina, otomatis cuek ama Lapindo, anak2 jalanan, petani dan nelayan di Indonesia. Semua wajib kita perhatikan. Selama 24 jam kita terbiasa menej waktu sehingga fokus kita bisa ke banyak hal. Yang berbahaya kalo menganggap masalah2 kemanusiaan itu berhirarki. Dengan alasan 'lebih prioritas' secara perlahan namun pasti kemanusiaan kita terkikis. Bila yg peduli Lapindo bisa menangis lihat genangan lumpur yg semakin meninggi melebihi ketinggian jalan tol. Maka mereka juga pasti bisa menangis liat anak2 yg terbantai oleh rudal Zionis. Jadi, semua masalah kemanusiaan itu nilainya sama, tidak peduli dekat-jauhnya dari domisili kita. _________________________________ Andito (Adit) +628129642333 [email protected] www.maulanusantara.wordpress.com www.anditoaja.wordpress.com _________________________________
________________________________ From: susanto . <[email protected]> To: [email protected] Sent: Monday, February 2, 2009 8:03:01 AM Subject: Bls: [sma1bks] Anjal 14 Tahun Tewas, NOKIB! Insya Allah, sy ga lupa ma yg deket2 bang. --- Pada Sab, 31/1/09, komarudin ibnu mikam <komaribnumikam@ gmail.com> menulis: Dari: komarudin ibnu mikam <komaribnumikam@ gmail.com> Topik: [sma1bks] Anjal 14 Tahun Tewas, NOKIB! Kepada: sman1...@googlegrou ps.com Cc: flp_bek...@yahoogro ups.com, f...@yahoogroups. com Tanggal: Sabtu, 31 Januari, 2009, 10:07 AM Riki namanya. Usianya baru 14 tahun. Konon kabarnya gara-gara nokib. Tahu artinya nokib? Coba cari di Kamus Umum Bahasa Indonesia dijamin ampe budek gak bakalan ketemu apa arti nokib. Menurut Ujang, Nokib itu artinya OD. Overdosis. CUman bukan karena narkoba. NOkib itu cara mabok anak jalanan. Mabok murah gitu lho. Cuman beli anggur merah trus dicampur autan. Hah, autan? Ya bener, autan yang buat melindungi kulit dari nyamuq. Jangan tanya gue apa kandungan kimiawi autan. Yang jelas katanya begitu. Kalau gak percaya coba aza sendiri. Hi..hi..hii. ..amit-amit dah! "Duh, kasihan bang. Sendiiran aza di rumah. matanya melotot, mulutnya terbuka. mana gak ada orang. Emaknya di kampung...." kata Saronah, pas datang ke Rumah Singgah, PIntu air. Nafasnya terisak. Matanya berkaca-kaca. Dalam catatan gue, Riki kasus kedua. yang pertama namanya Agus. Konon kabarnya, anak usia 12 tahun ini dicekokin anggur kolesom cap orang tua. Ia ditemukan temannya tewas dalam keadaan nyender di tiang listrik di depan grandmall. Nah, ngadepin dua kasus ini gue jadi inget omongan sahabat gue di facebook. "Bang, gue ini bukannnya gak setuju mendukung Palestina. Sunggguh, gue benci banget sama israel. Cuma yang gue mau, jangan mikirin sesuatu yang jauh-jauh. Pikirin yang deket-deket, korban Lapindo misalnya.... " Deg. Jantung gue seakan berhenti berlari. Jangan-jangan kita demo untuk Palestina. Tapi, lupa sama anak jalanan di depan rumah kita. Yang juga sama-sama mati.... Robbanna ya Allah, ampunilah kelalaian ini...... Rumah Singgah, Pintu Air Sabtu, 31 Januari 2009 KLIK dibawah ini http://www.facebook .com/profile. php?id=102620597 4#/note.php? note_id=72539002 008 ________________________________ Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang!
