Insya Alloh...
sebagai seorang muslim yang baik, 
pasti kita semua tau Guide Line untuk beramal/berbuat baik
 
Pertama : dari diri kita sendiri
Kedua : Keluarga Kita (ibu-bapa, anak-istri)
Ketiga : Kerabat Kita
Keempat : fakir miskin dan anak yatim 
dan Tetangga kita dilingkungan  RT, RW, kelurahan, kecamatan, kabupaten, 
provinsi serta seterusnya kelingkungan yang lebih luas... sampai rahmatallil 
'alamin tercapai....
 
ini sudah menjadi aturan dasar hidup seorang muslim, tidak bisa tidak,
memang ada urutan dan prioritas.... dan insya allah kita semua... memegang 
teguh hal itu...
 
mungkin untuk 1 sampai 4, bisa kita bebuat sesuai dengan urutan... karena 
dasarnya memang demikian... dan base on own decision (keputusan pribadi) yang 
diatur...
 
sedangkan untuk sisanya (5 dan seterusnya) 
sudah dalam bentuk wadah yang berbeda dan terorganisasi...
jadi pilihannya kira2... boleh milih mau yang mana.... 
pastilah berat untuk kita... kalo melakukan sesuai dgn urutannya...
 
selain itu juga... keputusan untuk dilingkungan 5 dst 
bergantung kepada keputusan kesepakatan bersama ... 
dimana terkadang ada dinding kewenangan yang membatasi kita... 
yang harus dihormati... dan ada jalur tertentu yang harus di tempuh....
kadang juga ada jarak, tidak adanya informasi yang sampai... dll
 
jadi kita boleh memilih mana yang menurut kita lebih utama...  
dengan dasar penilaian dari berbagai segi (syiar, urgensi, aturan main, de el 
el) yang mengakar pada sudut pandang diri masing2...  itulah hidup seorang 
muslim...

mudah-mudahan Allah selalu memberikan kepada kita semua, pandangan yang cerdas, 
yang sesuai dengan nilai-nilai illahiyah...
amiin....
 
QS 4:36. Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan 
sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, 
anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang 
jauh[294], dan teman sejawat, ibnu sabil[295] dan hamba sahayamu. Sesungguhnya 
Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri,
 
Toby Fittivaldy 
Fis2  '94
 
Allahuma 'ajjil li palestineka al faraj wa rafiyah wa anshr
Wa ij'alna min khoiri ansharihi wa a'wanihi wa ij'alna mustasyahidna baina 
yadaihi

 
Ya Alloh segerakanlah kemenangan, keselamatan dan perlindungan untuk 
palestina-Mu
Dan jadikanlah kami sebaik-baiknya pengikut, penolong baginya serta jadikanlah 
mati kami sebagai mati syahid dalam membelanya


--- On Sat, 1/31/09, komarudin ibnu mikam <[email protected]> wrote:

From: komarudin ibnu mikam <[email protected]>
Subject: [sma1bks] Anjal 14 Tahun Tewas, NOKIB!
To: [email protected]
Cc: [email protected], [email protected]
Date: Saturday, January 31, 2009, 3:07 PM







Riki namanya. Usianya baru 14 tahun. Konon kabarnya gara-gara nokib. Tahu 
artinya nokib? Coba cari di Kamus Umum Bahasa Indonesia dijamin ampe budek gak 
bakalan ketemu apa arti nokib. 

Menurut Ujang, Nokib itu artinya OD. Overdosis. CUman bukan karena narkoba. 
NOkib itu cara mabok anak jalanan. Mabok murah gitu lho. Cuman beli anggur 
merah trus dicampur autan. Hah, autan? Ya bener, autan yang buat melindungi 
kulit dari nyamuq. Jangan tanya gue apa kandungan kimiawi autan. Yang jelas 
katanya begitu. Kalau gak percaya coba aza sendiri. Hi..hi..hii. ..amit-amit 
dah!

"Duh, kasihan bang. Sendiiran aza di rumah. matanya melotot, mulutnya terbuka. 
mana gak ada orang. Emaknya di kampung...." kata Saronah, pas datang ke Rumah 
Singgah, PIntu air. Nafasnya terisak. Matanya berkaca-kaca.

Dalam catatan gue, Riki kasus kedua. yang pertama namanya Agus. Konon kabarnya, 
anak usia 12 tahun ini dicekokin anggur kolesom cap orang tua. Ia ditemukan 
temannya tewas dalam keadaan nyender di tiang listrik di depan grandmall.

Nah, ngadepin dua kasus ini gue jadi inget omongan sahabat gue di facebook. 
"Bang, gue ini bukannnya gak setuju mendukung Palestina. Sunggguh, gue benci 
banget sama israel. Cuma yang gue mau, jangan mikirin sesuatu yang jauh-jauh. 
Pikirin yang deket-deket, korban Lapindo misalnya...."

Deg. Jantung gue seakan berhenti berlari. Jangan-jangan kita demo untuk 
Palestina. Tapi, lupa sama anak jalanan di depan rumah kita. Yang juga 
sama-sama mati....

Robbanna ya Allah, ampunilah kelalaian ini......



Rumah Singgah, Pintu Air
Sabtu, 31 Januari 2009
 
KLIK dibawah ini
http://www.facebook .com/profile. php?id=102620597 4#/note.php? 
note_id=72539002 008
 














      

Kirim email ke