Biasanya ada juga tumis kembang duren disajikan dengan oncom. Ditambah lagi biji duren bisa dibuat kripik pedes. Caranya biji duren diiris-iris, digoreng dengan bumi cabe bawang dan garam.
Kalo makan pasti nambah. :) Satu lagi Bang Komar, anak2 sekarang tahu buah berenuk gak? hasan abadi kamil www.gangdelima40.multiply.com --- In [email protected], komarudin ibnu mikam <komaribnumi...@...> wrote: > > ha..ha...ha..... > kenangan masa lalu. > saya juga punya pengalaman yang sama. > sayangya, dunia jadul udah punah ya. Anak-anak kita lebih kenal > dinosaurus......... > > tanya deh : rukem. gowok. kembang duren. sentul.kesemek... > > 2009/8/21 tiarrahman <tiar.rah...@...> > > > > > > > > > ***** > > > > Hari masih gelap, subuh baru saja lewat. Aku, adik-adikku, Amang dan Enur, > > serta sepupuku Ida, Atih dan Uji, segera bergegas meninggalkan rumah. Hari > > ini sekolah libur, sebab ini hari minggu. Kami berencana mencari kembang > > duren. > > > > Menyusuri jalanan yang gelap, tapi kami tidak takut. Sekitar 1.5 kilometer > > kami berjalan, menuju gang bunga harapan. Tahun 80-an, masih banyak pohon > > durian di kebon belakang sampai smp-2. Tapi kami biasa mencarinya hanya > > sampai tempat mengajiku. Madrasah Itbtidaiyah Tarbiyatul Islamiyah alias > > MITI. > > > > Dengan sabar kami mulai menyusuri kebun durian. Menutur, mencari jatuhan > > kembang durian di antara daun-daun durian yang gugur. Biasanya kami menemui > > yang sudah pisahan. Mungkin karena jatuh dari tempat yang tinggi. Tangkai > > putik dan kupingnya. Dan alangkah senangnya jika mendapat yang masih utuh > > seperti ini. > > > > Semua itu kami kumpulkan dalam kantung plastik yang kami bawa > > masing-masing. Ada beberapa pohon suweg yang besar yang kadang iseng aku > > cabut dan kutanam di belakang rumah enyak engkong. Pohon dengan buah > > warna-warni yang katanya makan uler tidak berani kami sentuh sama sekali. > > Sesekali kami dapati juga pentil duren. > > > > Menjelang siang dan kembang durian yang kami kumpulkan cukup, kami pun > > pulang. Kami kumpulkan ke emak. Kadang kami membantunya untuk membersihkan > > putik dari tangkai. Dan juga membersihkan pasir atau debu dari kupingnya. > > Proses selanjutnya kami serahkan kepada ahlinya, emak tercinta. Terbayang > > sudah, betapa sedapnya makan siang nanti. Nasi hangat dengan tumis kembang > > duren, dari keringat kami sendiri > > > > ***** > > > > Halah puasa-puasa malah posting tentang makanan. Habisnya dulu, kami juga > > pernah mencari kembang duren setelah sahur dan sholat shubuh deh kayaknya. > > Tumis kembang duren ini enak banget. Bolehlah ini dibilang daging ayam bagi > > kami yang hidup sederhana :P. Sekarang ini sudah tidak ada lagi yang mencari > > kembang duren, paling kami membelinya lewat tukang sayur. > > > > Cara menangani dan memasak kembang duren sebetulnya mudah sekali. Begini > > caranya, kembang duren, tangkai yang sudah dibersihkan putiknya dan kuping > > yang sudah bersih dari debu/pasir, kemudian dicuci bersih. Setelah itu > > kembang duren ini direbus sampai empuk. > > > > Setelah empuk, airnya ditiriskan. Sambil dicuci kembali dan diremas. > > > > Panaskan sedikit minyak untuk menumis. Tumis irisan bawang merah, bawang > > putih, cabe merah dan cabe putih. Eh salah cabe rawit. Setelah harum, > > masukkan kembang duren tadi. Aduk rata. Tambahkan garam secukupnya dan juga > > penyedap rasa jika suka. Hidangan ini bisa ditambahkan juga teri medan untuk > > mendapatkan rasa asin dan lebih yummy� makannya pake nasi anget deh.. > > sedeeeeppppppp > > > > Halah jadi laper nih.. mak.. bisa kirimin buat buka puasa ga? > > > > ***** > > Happy nice cooking with love. > > > > > > > > > > -- > Komarudin Ibnu Mikam > WTS - Writer Trainer Speaker > komarmikam.multiply.com > 0818721014-33113503 > karya-karya ; > Novel Intelijen SOA (luxima) > sekuntum cinta untuk istriku (GIP) > prahara buddenovsky (GIP) > dinda izinkan aku melamarmu (KBP) > sabar, kunci sukses karir gemilang (Dian rakyat) > nasroon, kisah sufi kantoran (dian rakyat) > merit yuk! (qultum media) > rahasia dan keutamaan jumat (qultum media) >
