Tulisan yang bagus mbak Safira, terima kasih telah berbagi, semoga makin banyak 
yang terpacu untuk bersilaturahmi, tidak hanya menyimpannya dalam hati... :-)

Sent from my Nokia phone
-----Original Message-----
From: Safira Machrusah
Sent:  02/03/2009 11:35:37
Subject:  [SMUN 1 Demak] Facebook dan doa

Mohon maaf bila kurang berkenan.


*Facebook dan doa*

Belum begitu lama saya bergabung di facebook yang kata orang sudah berusia
hampir 5 tahunan ini. Dan sebagaimana yang lain, mulailah menulis apa-apa
yang sedang saya lakukan, mengajak orang berteman, menyapa teman lain, dst.
dst. Dan tanpa terasa, tiap kali berkesempatan membaca ada kebahagiaan yang
diperoleh terutama kesedihan yang diderita yang tertoreh di kotak 'sedang
apa' teman saya, atau tertulis di kotak pesan, saya mencoba untuk bersimpati
dan menuliskan sebaris, dua baris doa. Kadang saya tulis di dinding, kadang
di kotak komentar, atau juga di dalam pesan. Atau kalau saya membaca ada
teman yang ulang tahun, saya pun berusaha ikut berkirim selamat dan doa.
Demikian pula di profil dan di kotak pesan saya, banyak teman yang singgah
dan melantunkan doa-doanya yang indah, yang tulus dan membesarkan hati. Saya
pun selalu merasa berterimakasih dengan doa-doa ini. Saya merasa banyak yang
'care' meski pertalian silaturahim ini lewat dunia maya, bahkan ada sebagian
yang saya secara pribadi belum kenal betul dan 'bertemu darat'.

Barusan saya *browsing* tentang doa di facebook ini, saya temukan sebuah
kesaksian *The Power of Prayer and Facebook* yang cukup menarik. Sang
penulis berkisah bagaimana dengan fasilitas facebook ia dapat berkomunikasi
kembali dengan seorang temannya. Teman perempuan itu lewat facebook
diketahui melahirkan seorang putra. Dan berita tentang putranya ini memenuhi
halaman Sang Ibu, lewat foto, info dll. Namun suatu hari, dengan tiba-tiba,
kotak infonya berisi sebuah berita duka, putranya sakit leukimia dan harus
dikemoterapi. Info ini dengan cepat menyebar dan banjirlah ungkapan-ungkapan
simpati untuk Sang Ibu di facebooknya. Saudara, sahabat, teman ikut berdoa
untuk Sang Putra. Sang Ibu pun selalu meng*update* keadaan putranya yag
membaik dan mulai tidur nyenyak. Fasilitas facebook telah membantu dengan
cukup efektif dalam menyebarkan info dan membantu lantunan-lantunan doa.

Doa-doa itu, meski lewat facebook, memang berarti. Dalam keyakinan saya,
meski kunjungan facebook tidaklah se*real* kunjungan tatap muka, namun
kunjungan-kunjungan itu amat bermanfaat. Saya tadi malam diskusi juga dengan
Mas Taufiq tentang hal ini. Mas Taufiq bercerita tentang hadits Nabi saw
adanya malaikat yang berlalu lalang yang ikut mengamini doa-doa. Bahkan
untuk kunjungan ke seseorang yang sedang sakit, ada 70 ribu malaikat ikut
mengamini. Demikian di sebuah hadits disebutkan. Tentunya akan amat
membahagiakan saya kalau doa teman-teman yang dimohonkan kepada Allah swt
untuk saya diijabahi-Nya, karena para Malaikat pun ikut mengamini.

Lalu diskusi kita bergeser sedikit dan bertanya-tanya tentang para malaikat
ini. Kira-kira dimana ya para malaikat itu ngumpul untuk mengamini doa-doa
di facebook? Adakah mereka ikut berkerubung di dekat laptopku saat aku
membaca doa-doa itu. Ataukah mereka berkerubung di dekat komputer temanku
saat mereka mengirim doa. Ataukah mereka berkumpul di server dan mengamini
setiap ada lantunan 'doa digital' masuk. Mungkin itu satu pertayaan tentang
*ghaibiyat* yang suatu hari, bila diberi kesempatan untuk bertemu mereka,
akan saya coba konfirmasi.

Terakhir saya ingin berdoa (termasuk untuk pemilik dan pengelola facebook
yang telah menyediakan fasilitas ini) semoga Allah swt memberikan
petunjuk-Nya untuk kita semua dan kita diberi kekuatan untuk selalu berbuat
baik, walau dengan sebaris doa. Amin.




Wassalam,

Safira Machrusah
http://safiramachrusah.blogspot.com/
Pilihlah calon legislatif yang memperjuangkan kepentingan anda

Kirim email ke