Ririn benar, masing masing dari kita sudut pandangnya berbeda, kadang
jauh, tapi itulah indahnya berpendapat, nyebut nama mbak Indah smg
nggak ada yg marah :)

On 6/4/10, Waryn Korinta <[email protected]> wrote:
>
> Komentar saya cuma satu "O....lha wong yang nulis Kwik Kian Gie, ya pantes
> aja". Buat Mbak Esti yang nun jauh dari Indonesia, setelah ketinggalan info
> tentang rumah tipe 4L (he..he..) untuk tambahan info aja, Pak Kwik memang
> selalu berseteru (dan berseberangan) dengan Bu Sri (saya belum pernah
> melihat Bu Sri "menseterui" Pak Kwik sih he..he..). Sampai kadang mata awam
> saya melihat "kadang hal-hal yang tidak perlu jadi urusan tiba-tiba
> dijadikan urusan" saat Pak Kwik mengkritik Bu Sri he...he... Kadang
> argumennya jadi terasa kurang "cerdas". Tapi lha wong namanya orang
> berpendapat ya boleh-boleh saja. Akhirnya kan orang bisa menilai, biarpun
> tidak semua bisa menilai dengan netral, bagaimana kedewasaan seseorang
> ketika sedang berbeda pendapat.
>
>
>
> Saya bukan pendukung Bu Sri atau aliran ekonomi manapun. Saya mendukung
> semua program dan tindakan yang "memanusiakan manusia" (karena bukankah
> mestinya sebuah negara yang "Berketuhanan Yang Maha Esa" dan mengharuskan
> semua warganya beragama, kemudian warga yang beragama tersebut memanusiakan
> sesamanya? HOMO HOMINI HOMO).
>
>
>
> Cheers....
>
>
>
> Salam dari Jakarta yang panas (namun bisa mendadak hujan lebat)
>
> Ryrin - bersiap untuk menghadapi kemacetan Jumat sore nanti
>
>
> To: [email protected]
> From: [email protected]
> Date: Thu, 3 Jun 2010 21:56:06 +0800
> Subject: Re: [SMUN 1 Demak] Sisi lain cerita
>
>
>
>
>
> banker is a banker Mbak Esti, they always try to make money out of money.
> When the world bank is channeling money to poor countries to finance
> projects, many times I found that the projects represent developed
> countries' (the share holders) interest, even though the world bank says
> that they are giving low interest rate to poor countries for the lending,
> still world bank will ask them to pay, sometimes the hard ways by securing
> poor country's assets or/and draining their resources.
>
>
> 2010/6/3 nayarini estiningsih <[email protected]>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Sisi lain cerita: Sri Mulyani ke World Bank, ternyata tidak senaif yang kita
> kira...
> Bacaan menarik untuk renungan
>
> klik link ini
> Sri Mulyani Indrawati (SMI), Berkeley Mafia, Organisasi Tanpa Bentuk (OTB),
> IMF dan World Bank (WB)
>
>
>
>
>
>
>                                       
> _________________________________________________________________
> New Windows 7: Simplify what you do everyday. Find the right PC for you.
> http://windows.microsoft.com/shop

Kirim email ke