iya Esti, perang pemikiran sudah sedemikian dashyat, corong-corong
informasi dikuasai negara maju. Kalau Esti tiap hari bergulat dng
berita pasti tahu. Di banyak aspek, ekonomi, politik, liputan
terorisme, sudut pandangnya dikuasai oleh barat yang seringkali,
sengaja atau tidak, terlihat bias. Maaf ya temen-temen perang
pemikiran ini sungguh berat, maafkan saya kalau terkadang terlalu
serius, kebawa dari kerjaan, maaf sekali lagi :(

On 6/4/10, nayarini estiningsih <[email protected]> wrote:
> memang susah ya jadi orang kecil macam kita, ga mudheng bener apa yg
> sebetulnya terjadi, parahnya opini kita kadang disetir media massa. byuh
> byuh byuh....
>
> thanks for the comments mas Hizbul. it's true that the world's economic
> system will create wealth only for few and leave the rest in poverty but
> nobody tries to challenge it (maybe not totally true as the 'syariah' system
> is getting stronger and stronger at the moment after the Western financial
> crisis, but the 'ball' is still on their hands). i received the link from
> another mailing list and their discussion eventually end up with the Jews to
> blame...o well.. :-)  it says that they responsible for what was/is going on
> in the global economy at the moment. unfortunately that power is still too
> strong. worse, we are whirling inside it (e.g. we still drink Coca Cola
> sometimes ^.^).
>
> mbak Ryn, mas Kris wadul ya hehehe...aku baru tau tuh kalo ada type 4L
> hahaha....lucu juga. aku juga baru tahu kalo pak Kwik itu berseberangan sama
> bu Sri. maklum sini ga ada TVRI hehe. mungkin tulisan pak Kwik ada benarnya
> juga tp memang kelihatan 'emosi' pas nulisnya ....tp jadi bagus lho buat
> penyeimbang supaya kita (baca: pembaca, penyimak, rakyat jelata) tidak
> terseret arus ke satu arah saja.
>
> buat semua, selamat menikmati sisa hari Jumat, menikmati macet (kangen lho
> aku sama macetnya Cikampek-Uki, sini ga ada hehe)
> selamat berakhir pekan :-)
>
>
>
>
> ________________________________
> From: Hizbullah Arief <[email protected]>
> To: [email protected]
> Sent: Friday, June 4, 2010 4:06:03
> Subject: Re: [SMUN 1 Demak] Sisi lain cerita
>
>
> Ririn benar, masing masing dari kita sudut pandangnya berbeda, kadang
> jauh, tapi itulah indahnya berpendapat, nyebut nama mbak Indah smg
> nggak ada yg marah :)
>
> On 6/4/10, Waryn Korinta <[email protected]> wrote:
>>
>> Komentar saya cuma satu "O....lha wong yang nulis Kwik Kian Gie, ya pantes
>> aja". Buat Mbak Esti yang nun jauh dari Indonesia, setelah ketinggalan
>> info
>> tentang rumah tipe 4L (he..he..) untuk tambahan info aja, Pak Kwik memang
>> selalu berseteru (dan berseberangan) dengan Bu Sri (saya belum pernah
>> melihat Bu Sri "menseterui" Pak Kwik sih he..he..). Sampai kadang mata
>> awam
>> saya melihat "kadang hal-hal yang tidak perlu jadi urusan tiba-tiba
>> dijadikan urusan" saat Pak Kwik mengkritik Bu Sri he...he... Kadang
>> argumennya jadi terasa kurang "cerdas". Tapi lha wong namanya orang
>> berpendapat ya boleh-boleh saja. Akhirnya kan orang bisa menilai, biarpun
>> tidak semua bisa menilai dengan netral, bagaimana kedewasaan seseorang
>> ketika sedang berbeda pendapat.
>>
>>
>>
>> Saya bukan pendukung Bu Sri atau aliran ekonomi manapun. Saya mendukung
>> semua program dan tindakan yang "memanusiakan manusia" (karena bukankah
>> mestinya sebuah negara yang "Berketuhanan Yang Maha Esa" dan mengharuskan
>> semua warganya beragama, kemudian warga yang beragama tersebut
>> memanusiakan
>> sesamanya? HOMO HOMINI HOMO).
>>
>>
>>
>> Cheers....
>>
>>
>>
>> Salam dari Jakarta yang panas (namun bisa mendadak hujan lebat)
>>
>> Ryrin - bersiap untuk menghadapi kemacetan Jumat sore nanti
>>
>>
>> To: [email protected]
>> From: [email protected]
>> Date: Thu, 3 Jun 2010 21:56:06 +0800
>> Subject: Re: [SMUN 1 Demak] Sisi lain cerita
>>
>>
>>
>>
>>
>> banker is a banker Mbak Esti, they always try to make money out of money.
>> When the world bank is channeling money to poor countries to finance
>> projects, many times I found that the projects represent developed
>> countries' (the share holders) interest, even though the world bank says
>> that they are giving low interest rate to poor countries for the lending,
>> still world bank will ask them to pay, sometimes the hard ways by securing
>> poor country's assets or/and draining their resources.
>>
>>
>> 2010/6/3 nayarini estiningsih <[email protected]>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> Sisi lain cerita: Sri Mulyani ke World Bank, ternyata tidak senaif yang
>> kita
>> kira...
>> Bacaan menarik untuk renungan
>>
>> klik link ini
>> Sri Mulyani Indrawati (SMI), Berkeley Mafia, Organisasi Tanpa Bentuk
>> (OTB),
>> IMF dan World Bank (WB)
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> __________________________________________________________
>> New Windows 7: Simplify what you do everyday. Find the right PC for you.
>> http://windows.microsoft.com/shop
>
>
>
>

Kirim email ke