Sambungannya.........

[B]MEKANISME BELOK SEPEDA MOTOR[/B]

Mekanisme belok (mengubah arah) sepeda motor sangat berbeda dengan
mekanisme belok kendaraan lain, seperti mobil, misalnya.
Ketika mengendarai mobil dan ingin belok, yang perlu kita lakukan
adalah memutar stir mobil ke arah mana kita akan belok. Kalau kita
ingin belok kiri maka stir mobil kita putar ke arah kiri, sebaliknya
kalau kita ingin belok kanan maka stir kita putar ke arah kanan.
Memutar stir akan membuat roda depan mobil berubah arah dari semula
lurus menjadi ke arah kiri atau kanan, tergantung ke arah mana stir
kita putar.
arah roda depan pada gilirannya akan membuat mobil bergerak ke arah
mana roda depan mengarah. Roda depan mengarah ke kiri maka mobil akan
bergerak ke kiri, roda depan mengarah ke kanan, mobil bergerak ke
kanan. Sangat sederhana. Mekanisme belok untuk sepeda motor juga
sederhana, tetapi sangat berbeda.
Ketika mengendarai sepeda motor pada kecepatan rendah, sekitar 10
km/jam atau kurang, cara membelokan motor sama dengan mobil. Arahkan
stang motor ke mana anda ingin menuju dan motor pun akan bergerak ke
arah itu. TAPI, ini hanya berlaku di kecepatan rendah.

Pada kecepatan di atas 10 km/jam, mengarahkan stang ke arah kiri akan
membuat motor anda belok ke arah kanan, begitu juga sebaliknya.
Cara untuk membelokan motor ketika berjalan dengan kecepatan di atas
10 km/jam adalah dengan memindahkan Contact Patch ke arah kita ingin
belok. Hanya dengan cara ini (memindahkan Contact Patch) motor bisa
belok.

Contact Pach

Apa sih yang dimaksud dengan Contact Patch? Contact Patch (atau CP)
adalah bagian dari ban motor yang menyentuh permukaan jalan atau
tanah. Ketika motor berjalan lurus, bagian dari ban motor yang
menyentuh permukaan ada di sebelah bawah ban di bagian tengah ban.
Contact Patch di jalan yang permukaannya rata. Posisi CP tepat di dasar ban.
CP ini posisinya berubah-ubah, bisa maju dan bisa pula mundur,
tergantung permukaan jalan. Misalnya di jalan yang ada polisi
tidurnya, ketika pertama kali ban menyentuh polisi tidur, CP pindah ke
depan. Ketika ban tepat di atas polisi tidur, CP kembali ke tengah dan
ketika ban turun dari polisi tidur, CP pindah ke belakang, untuk
kemudian ketika permukaan jalan kembali rata, CP kembali ke tengah.

Di polisi tidur, Posisi CP pindah ke depan Selama CP ini ada di bagian
tengah ban, motor akan berjalan lurus. Meskipun CP ada di depan atau
belakang. Dengan kata lain kalau kita ingin membuat motor tidak
berjalan lurus atau ingin membelokan motor, maka yang harus kita
lakukan adalah memindahkan CP dari bagian tengah ban ke bagian lain,
yang sama dengan arah belok yang kita inginkan.
Sebelum bicara tentang cara memindahkan CP, ada baiknya kita bahas
lebih dahulumekanisme belok mobil sepeda motor. Terutama untuk
menjawab pertanyaan: kenapa kalau mobil cara beloknya dengan
mengarahkan ban depan ke arah mana kita kan menuju, sedangkan untuk
sepeda motor caranya berbeda?

Memindahkan Contact Patch
Setelah kita tahu mekanisme belok sepeda motor, dan kenapa untuk belok
CP harus pindah ke sisi mana kita ingin belok, kita bisa bicara
tentang bagaimana caranya memindahkan CP. Bagaimana cara memindahkan
CP ini bisa kita bagi menjadi dua:
Body English dan Counter Steer. Akhirnya sampai juga ?

-- 
[email protected]
www.spinner-community.net

http://maps.google.com/maps?f=q&source=s_q&hl=en&geocode=&q=serpong&sll=-6.19039,106.845474&sspn=0.330398,0.441513&g=jakarta&ie=UTF8&ll=-6.246278,106.678276&spn=0.020136,0.055189&z=14

Kirim email ke