Rupanya rekan-rekan diam-diam ganti toipk kearah politik, untuk itu kami
ingatkan hal berikut:
(1) Bagi karyawan TELKOM kita harus netral, yang berarti kita tidak boleh
memuja/mencaci salah satu parpol, karena bagaimanapun hak pilih tetap ada di
hati nurani masing-masing.
(2) Kalau seseorang meyakini bahwa "panutannya" harus diturut dan dipedomani,
maka itu adalah hak seseorang. Sehingga kalau seseorang tsb sudah berkeyakinan
untuk mendukung atau menolak seseorang tokoh ( Bisa Mega, Amin Rais,Gus Dur,
Wiranto, Sultan HB X dll) itu tentunya sudah mempunyai keyakinan tersendiri.
(3) Jangan apriori terhadap kemampuan (yg mungkin tersembunyi) dari seseorang,
yang mungkin tidak muncul pada saat yg tepat.
(4) Forum millist adalah forum demokratis, namun seyogyanya untuk masuk dalam
diskusi politik pilihlah topik yg berkualitas, misalnya bagaimana masa depan
BUMN (khususnya TELKOM) setelah Juni 1999.
(5) Demikian dan maju terus forum diskusi alumni !!!

Dani wrote:

> Ijinkan saya bicara bicara, jikalau banyak orang memilih dan mencalonkanMega
> sebagai Presiden maka ia hanya terjebak oleh 'Nostalgia masa lalu' saat bung
> Karno memimpin bangsa ini. Namun Bung Karno pun mempunyai kelebihan dan
> kekurangan yang tidak diketahui oleh Pemuda yang lahir setelah Beliau tidak
> lagi memimpin bangsa ini bahkan mungkin juga setelah Beliau wafat.
> Sebenarnya kita mau memilih seseorang karena kahrisma-nya atau karena
> kemampuannya ? Alangkah baiknya jika kita memilih kedua-duanya. Tapi apakah
> Mega sebesar itu kharisma dan kemampuannya ?
> Choose your Real President !



--
==================================================
Dr Bambang Hidayat
Senior Advisor, International Business Development
PT Telekomunikasi Indonesia,Tbk
Office: Jl japati No 1 Bandung  40133 Indonesia
E-Mail :[EMAIL PROTECTED]
Phone  :+62-22-452-6240
Fax  : +62-22-452-6227
===================================================

Kirim email ke