At 10:59 AM 4/12/99 +0700, you wrote:
>Rekan alumni,
>Topik ini pernah saya luncurkan th 1998, dan saya banyak masukan dari
rekan-rekan, yang hasilnya terkristal pada Tim Bisnis Internasional, yang
dimotori KSA (kelompok Satf Ahli). Sedangkan di-unit kerja saya memang
mengadakan kajian kontinyu ttg pengembangan bisnis internasional, yang
nantinya juga memeanfaatkan hasil dari Tim KSA. Apabila masukan dari
rekan-rekan ttg bisnis internasional diluncurkan pd millist, semuanya bisa
>memanfaatkan sesuai dg tanggung jawab masing-masing, bisa untuk melengkapi
CSS1999-2000, bisa dipakai untuk perencanaan anggaran, atau bisa juga untuk
rencana "go international " bagi diri sendiri.
>Selamat berdiskusi !!!!
>
Rekans
Wah, kalau ada hasil KSA, senang sekali kalau direlease, Pak. Supaya
diskusinya juga ada bahan referensinya.
Maaf kalau sedikit menyimpang.
Saya sempat dengar info bahwa sempat ada rapat para direksi yang membahas
kemungkinan PT Telkom di KSO seluruhnya. Hal ini sedikit banyak membawa
perubahan yang cukup mendasar bagi kita. Apalagi keadaan sekarang pun di
KSO, Telkom sudah terdesak (menurut aturan baru). Tapi saya tidak tahu
kelanjutannya, karena hanya sebatas bahasan.
Saya pikir pada pelaksanaannya KSO tidak menguntungkan bagi Telkom.
Bagaimana pula kalau dilepas KSO semua ? Apakah kita akan menyerahkan aset
negara ke orang lain ? Kayaknya nggak mungkin.
Mungkin lebih baik bila Telkom Corp. dibuat berbentuk Holding Company yang
mempunyai mayoritas saham di seluruh Divre dan Div. Penunjang. Mungkin 51 %
saham Divre dan 70 % saham Div. Penunjang.
Dengan demikian, bargaining position pemerintah yang menaungi kita sebagai
pegawai tetap kuat, sehingga kepentingan kita sebagai pegawai juga nggak
terabaikan. Kalau sekarang kelihatannya mungkin pegawai KSO lebih baik
kesejahteraannya ketimbang pegawai non KSO, sifatnya bisa jadi sementara.
Kekhawatiran akan tak terlindunginya kepentingan kita sebagai pegawai
negeri bila Telkom menjadi KSO seluruhnya mungkin tak terjadi bila
bargaining position pemerintah tetap dominan. Hal tersebut juga tetap
menjaga hilangnya aset negara secara jangka panjang.
Dengan mapannya struktur bisnis Telkom, nantinya tidak sulit untuk
mengembangkan diri menuju bisnis internasional. Mau apapun Telkom nantinya,
tinggal mengembangkan yang sudah ada tanpa perubahan yang mendasar.
Terima kasih
Geget