Ikut urun rembuk,
untuk pembatasan pemakaian pulsa , ada fitur disentral yang bisa diaktifkan,
jadi jika tagihan pelanggan sudah mencapai jml tertentu, telpon hanya bisa
berfungsi incoming.
namun ini perlu dikaji apakah akan menimbulkan gangguan pada fungsi sentral
, namun saya tidak tahu banyak dengan hal ini.
demikian
trim's
-----Original Message-----
From: Muh Yz Albarza Ar-Ridha <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Friday, April 16, 1999 1:53 PM
Subject: [stttelkom] pembatasan pulsa
>Salam semua rekan-rekan !
>Kemarin waktu dikapal (dalam perjalanan ke JAP) iseng-iseng ngobrol dan
>berkenalan, ujung-ujungnya kenalan baru tersebut mengeluh ?, intinya adalah
>sebagai berikut :
>1. Bisakah mengetahui meter pulsa setiap saat untuk mengontrol berapa duit
>yang akan dibayar nanti (hub-nya dengan krisis mon) ?
>2. Apakah di Telkom bisa diterapkan pembatasan pulsa yang disesuaikan
dengan
>permintaan pelanggan (sesuai perjanjian antara pelanggan dan Telkom),
>misalnya saya minta 2000 pulsa saja, setelah nyampe pada pulsa tersebut,
>Telkom mengisolir outgoing pelanggan tersebut.
>
>Menurut hemat saya :
>1. Untuk melihat meter pulsa, mungkin SERPO (atau dinas yang ditunjuk)
>diberikan autorisasi ke data base sentral untuk sekedar display meter saja,
>tapi kalau bisa yang ditampilkan pemakaian pulsa bukan total pulsa (perlu
>s/w bantu ?).
>2. Jika dikaitkan dengan pencairan piutang usaha, mungkin tidak akan ada
>lagi tunggakan (walau tak 100%) karena secara bertanggung jawab (sesuai
>perjanjian pada point 2) pelanggan sudah menyesuaikan pengeluaran telepon
>dengan penghasilannya. Ujungnya jumlah cabutan akan menurun.
>
>Kendala :
>1. Apakah bisa menampilkan meter pulsa pemakaian pada setiap saat ?
>2. Regulasi telkom memungkinkan atau tidak ?
>3. dll.
>
>Mungkin teman-teman (aspek sentral, pelayanan, keuangan dll) bisa
>menanggapi, atau setidak-tidaknya menolong saya agar saya bisa menjelaskan
>hal tersebut kepada kenalan saya.
>Terima kasih.
>
>