Daftar berita terlampir:
* Pencemaran Sungai Cikijing Terus Berlangsung
* Pakar Lingkungan Tolak Proyek Sudetan Sungai Citanduy 
* Masyarakat Tolak Sudetan Citanduy
* Manajemen Sungai di Jawa Timur 


Kliping tematik lainnya dapat diperoleh di
http://www.terranet.or.id/terramilis.php
http://www.terranet.or.id/berita.php

TerraNet: Portal Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan
http://www.terranet.or.id
================================================================



Pencemaran Sungai Cikijing Terus Berlangsung
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=3497
Pencemaran Sungai Cikijing di wilayah Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat terus 
berlangsung dalam dua tahun belakangan ini. Padahal pencemaran di sana telah meminta 
korban cukup banyak, seiring ditemukannya sejumlah penyakit kulit di kalangan warga. 
Pencemaran itu juga telah mengganggu produktivitas padi milik masyarakat. 
Direktur Walhi (Wahana Lingkungan Hidup) Jabar. Taufan Suranto di Bandung Senin (11/3) 
mengatakan, penanganan kasus pencemaran di Sungai Cikijing hanya bersifat wacana, 
sementara kegiatan pencemaran telah berlangsung hampir sepuluh tahun. 
(Kompas, 2002-03-12)



Pakar Lingkungan Tolak Proyek Sudetan Sungai Citanduy 
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=3487
Dianggap bisa merusak ekosistem lingkungan yang ada, sejumlah pakar lingkungan minta 
agar proyek sudetan Sungai Citanduy tidak dilaksanakan. Penolakan ini diungkapkan 
dalam forum pertemuan antara eksekutif, legislatif dan perwakilan dari Asian 
Development Bank (ADB) di DPRD Jabar, Jumat (8/3).
Proyek ini merupakan bagian dari tiga paket dalam program Segara Anakan Concervation 
Development Project (SACDP) yang dananya berasal dari pinjaman ADB senilai US$ 46 
juta. Menurut pakar lingkungan dari Universitas Padjajaran, Mubiar Purwasasmita, 
masyarakat sekitar sepertinya sengaja digiring untuk menyetujui proyek tersebut dengan 
membentuk opini bahwa penyebab rusaknya Segara Anakan adalah kandungan lumpur di 
Sungai Citanduy.
(Sinar Harapan, 2002-03-09)



Masyarakat Tolak Sudetan Citanduy
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=3489
Kalangan aktivis serta pemerhati lingkungan Jawa Barat (Jabar) bertemu dan bersepakat 
menolak pembangunan Sudetan Sungai Citanduy (SSC) yang bertujuan menyelamatkan Laguna 
Segara Anakan. Menurut mereka, tujuan itu telah dikamuflase oleh pihak investor, 
karena ternyata pembangunan SSC lebih menitikberatkan pada pembangunan ekonomi yakni 
tambak udang seluas 200 hektar. 
Demikian kesimpulan pemerhati lingkungan dan tokoh masyarakat Jawa Barat yang 
berlangsung di Ruang Sidang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar, Jumat (8/3). 
"Kami menolak pembangunan sudetan itu karena bakal memberi dampak lingkungan bagi 
daerah sekitar sungai terutama kawasan Segara Anakan," kata mereka. 
(Kompas, 2002-03-09)



Manajemen Sungai di Jawa Timur 
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=3492
SUNGAI merupakan salah satu unsur keindahan dan kekayaan suatu negara, provinsi, 
kabupaten, atau kota. Sebab, di sepanjang alirannya-dari mata air sampai 
muaranya-memiliki berbagai sumber daya yang pada hakikatnya merupakan fasilitas yang 
secara alami disediakan dengan "cuma-cuma" untuk memenuhi hajat hidup manusia secara 
berkesinambungan. Karena itu, manajemen perlu diterapkan pada setiap sungai, agar 
sumber daya yang ada tidak rusak atau perilaku sungai tidak menjadi liar, hingga dapat 
menimbulkan musibah banjir, genangan, atau sumber berbagai penyakit.
(Kompas, 2002-03-08)




---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
TerraNet: Portal Lingkungan Hidup Indonesia: http://www.terranet.or.id


Kirim email ke