Dongkrak Hidrolis Barang di Pusat Perbelanjaan Makro
Kompas, Jumat, 2 Januari 2009


Pada saat perkulakan Makro mulai beroperasi di Jakarta, anak kecil dengan 
ketentuan tinggi badan kurang dari 1 meter dilarang masuk ke dalam untuk ikut 
berbelanja karena dapat membahayakan si anak. Maklum, peralatan seperti 
fork-lift berjalan mengangkat barang-barang dan barang ditempatkan di tumpukan 
yang cukup tinggi sehingga keberadaan anak-anak akan mengganggu petugas dan 
dapat membahayakan diri si anak.

Belakangan, larangan tersebut dicabut dan anak-anak boleh masuk ke dalam ruang 
belanja, tetapi orangtua si anak harus bertanggung jawab bila terjadi sesuatu. 
Mungkin kebijakan tersebut diambil untuk menyesuaikan dengan tidak dilarangnya 
anak-anak masuk ke supermarket yang lain.

Namun, keberadaan anak-anak terasa mengganggu pelanggan lain karena anak-anak 
berlarian, main petak umpet, dan sebagainya. Berkali-kali petugas dengan 
pengeras suara memperingatkan kepada orangtua anak-anak tersebut, tetapi 
kejadian seperti itu tetap berulang.

Pada Minggu, 30 November, di Makro Ciputat, waktu istri saya memilih buah 
mangga untuk dimasukkan ke plastik dan ditimbang, seorang anak bermain-main 
dengan tuas pengangkat barang yang menopang kotak kayu tempat mangga 
diletakkan. Beberapa orang berusaha melarang si anak agar tidak memainkan tuas 
tersebut, tetapi si anak terus saja menaikturunkan tuas.

Tiba-tiba pengangkat barang tersebut (seperti dongkrak dengan sistem hidrolis) 
turun sehingga kotak kayu tempat mangga mengenai punggung kaki istri saya. 
Istri saya berteriak, minta agar dongkrak dinaikkan karena kakinya tertimpa dan 
terjepit kotak kayu. Untungnya seorang petugas segera menaikkan dongkrak dengan 
mengatur (memompa) tuas tadi sehingga kaki istri saya terbebas. Meskipun pakai 
sepatu, punggung kaki istri saya tetap terluka dan berdarah.

Dengan kejadian tersebut dan kemungkinan lain yang lebih merugikan orang lain 
atau diri si anak sendiri, ada baiknya manajemen perkulakan Makro 
mempertimbangkan kembali untuk melarang anak-anak masuk ke ruang belanja. Bagi 
anak-anak yang ditinggalkan berbelanja, pihak Makro dapat menyediakan sarana 
bermain atau tempat membeli makanan kecil atau es krim. 

ABDUL FARIDHAN Jalan Cilandak Bawah I RT 010 RW 013, Cilandak, Jakarta


Sumber: Harian Kompas
URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/01/02/00341663/redaksi.yth


      Mencari semua teman di Yahoo! Messenger? Undang teman dari Hotmail, Gmail 
ke Yahoo! Messenger dengan mudah sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/

------------------------------------

http://www.SuratPembaca.info
Komunitas Informasi Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke