Antre Minyak, Jeriken Dilempar
Solo POs, Senin, 02 Februari 2009

Harga minyak turun tapi tidak untuk minyak tanah. Warung-warung yang biasanya 
bisa setiap hari melayani pembeli minyak sekarang sepekan dua kali. Bahkan ada 
yang tidak menjual sama sekali. 

Pada tanggal 22 Januari 2009, seorang perempuan tua yang tinggal di Kelurahan 
Kadipiro antre di salah satu pangkalan minyak di Kadipiro juga, karena warung 
di dekat rumahnya sudah tidak menjual minyak lagi. Dengan harapan bisa dapat 
satu atau dua liter minyak, dia rela menunggu giliran. Tapi harapan itu 
sia-sia, boro-boro dapat minyak, jerikennya dilempar oleh pelayan pangkalan 
minyak.

Dengan suara dan nada tinggi, pelayan beralasan bahwa ibu itu tidak pernah 
membeli di situ. Mbok ya bilang tidak nggak boleh beli di situ, ngomong 
baik-baik tidak usah ngotot pakai lempar jeriken. 

Kasihan ibu itu sampai gemetar. Kejadian ini juga pernah dialami warga 
Gambirsari, sebulan lalu, di pangkalan minyak Tugu Ireng, Sumber, Nayu. Semoga 
tidak terjadi di pangkalan minyak yang lain. 

Syarifah
Jl Kelud No 39, Gambirsari RT 04/XIII, Kadipiro, Solo 57136


Sumber: SOLO POS
URL: http://www.solopos.co.id/pospembaca.asp




      Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman. Tambahkan mereka 
dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/

Kirim email ke