Tukang Tagih dari XL Kompas, Rabu, 4 Februari 2009
Pada 22 Desember 2008 sore seorang tukang tagih datang ke rumah saya dan tanpa basa-basi seperti preman langsung bertanya, ”Mana Pak Mahesa?” Istri saya kaget. Yang bersangkutan diminta pihak XL untuk menagih pemakaian telepon atas nama Mahesa Anjasmara senilai lebih dari Rp 10 juta. Ternyata nomor Xplor yang saya pakai saat ini (08177222xx) pernah dipakai oleh Mahesa Anjasmara. Istri saya sudah berusaha menjelaskan bahwa tidak ada orang yang bernama Mahesa, tetapi orang tersebut tidak percaya. Untuk meyakinkan, istri saya kemudian meminta tukang tagih itu berbicara langsung dengan operator XL. Setelah pihak XL menjelaskan langsung bahwa tagihan Mahesa dan saya berbeda, baru yang bersangkutan percaya. Tersinggung dengan perilaku tukang tagih dari XL itu, pada sore itu juga saya kembali menelepon pihak XL untuk mengeluhkan ketidakbecusan provider XL (yang melayani Saudari Widia). Setelah menunggu cukup lama, ia hanya bisa mengatakan, ”Maaf dan keluhan Anda akan kami tindak lanjuti besok.” Saya berpikir masalah sudah selesai atau paling tidak penagih tidak mengganggu lagi. Namun, ternyata keesokan harinya (23/12/2008) agen tukang tagih yang mengaku dari PT Taketama (Saudara Regar) kembali menelepon ke rumah saya. Lagi-lagi dia menagih tunggakan Mahesa Anjasmara. Saya akhirnya kembali menelepon pihak XL (berbicara dengan Saudari Ariani—bagian pembayaran bermasalah) dan ia minta maaf karena kesalahan sistem. Perusahaan sebesar XL tidak becus menangani masalah seperti ini. ANDI MUHYIDDIN Jalan Katelia, Jatibening I, Bekasi Sumber: Harian Umum KOMPAS URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/02/04/00331321/redaksi.yth Ada Naruto, Sandra Dewi dan MU di Yahoo! Indonesia Top Searches 2008. http://id.promo.yahoo.com/topsearches2008
