Teknisi Indovision Pecahkan Genteng
Kompas, Rabu, 4 Februari 2009

Ini merupakan kekecewaan saya terhadap Indovision yang menjengkelkan, mulai 
dari pemasangan yang dijanjikan (1/1), tetapi tidak datang dan tidak ada 
pemberitahuan. Akhirnya pemasangan dilakukan (4/1) dan petugas teknisi 
Indovision memecahkan salah satu genteng, tetapi tidak memberi tahu kepada 
saya. Setelah selesai teknisi cepat pulang setelah meminta tanda tangan. 
Keesokan hari (5/1), Indovision menelepon akan mengambil fotokopi KTP pada 
pukul 16.00.

Setelah ditunggu ternyata tidak ada yang datang sampai akhirnya siaran 
Indovision (5/1) tiba-tiba terputus tanpa pemberitahuan sebelumnya. Saat saya 
konfirmasi (kepada Saudari Ratu) dikatakan bahwa siaran diputus (kartu 
dinonaktifkan) karena saya tidak menyerahkan fotokopi KTP. Padahal, saya tidak 
pernah diberi tahu peraturan seperti ini sebelumnya meski pihak Indovision 
mengaku kalau kelengkapan data adalah tugas mereka.

Akhirnya fotokopi KTP diambil oleh tim Indovision dan mereka berjanji, paling 
lambat (10/1) pukul 17.00 kartu sudah aktif kembali dan apabila belum aktif 
akan dipinjami kartu yang aktif. Ternyata hingga waktu yang dijanjikan tetap 
belum aktif dengan alasan, fotokopi KTP baru dikirim lewat faksimile ke Jakarta 
pukul 10.00 dan kartu akan aktif paling lambat (11/1) pukul 10.00. Ternyata 
sampai dua hari berikutnya kartu belum juga aktif dan saya tidak dipinjami 
kartu yang aktif.

Fredy Miansiustio 
Jalan Ikan Nus RT 008 RW 002, Lowokwaru, Malang, Jatim


Sumber: Harian Umum KOMPAS
URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/02/04/00331321/redaksi.yth




      
___________________________________________________________________________
Coba emoticon dan skin keren baru, dan area teman yang luas.
Coba Y! Messenger 9 Indonesia sekarang.
http://id.messenger.yahoo.com

Kirim email ke