SMS Mandiri Membingungkan
Kompas, Rabu, 11 Februari 2009

Pada 16 Desember 2008 saya mencairkan dua cek dari Bank Niaga senilai Rp 70 
juta dan Rp 50 juta ke tabungan saya di Bank Mandiri lewat Bank Mandiri Cabang 
Sudirman Yogyakarta untuk dikredit ke nomor rekening saya (1380004203886).

Pada 17 Desember 2008 pukul 02.48 WIB saya mendapat empat SMS Banking Mandiri 
dari nomor 3555 yang melaporkan bahwa ada transaksi. SMS yang pertama, debit Rp 
50 juta pada 16 Desember 2008; SMS kedua, debit Rp 70 juta pada 16 Desember 
2008. Kemudian, SMS ketiga, kredit Rp 50 juta pada 16 Desember 2008 dan SMS 
keempat, kredit Rp 70 juta.

Pada 17 Desember 2008 pukul 10.00 saya berniat mengambil uang sejumlah Rp 12 
juta di rekening Bank Mandiri Cabang Klaten, tetapi petugas teller mengatakan 
saldo tidak cukup. Ketika buku tabungan di-print, saldo hanya Rp 50.000. 
Kemudian saya dianjurkan untuk bertanya kepada bagian layanan nasabah. Setelah 
dicek, ternyata dua cek dengan total Rp 120 juta ditolak.

Pada 17 Desember 2008 saya ke Bank Mandiri Cabang Sudirman Yogyakarta 
menanyakan hal tersebut. Ternyata saldo pemilik cek itu tidak mencukupi untuk 
membayar cek yang sudah dikeluarkan tersebut. Dengan kejadian itu, saya merasa 
dirugikan dengan adanya SMS yang berasal dari SMS Banking Bank Mandiri. Saya 
merasa dipermainkan.

Bagaimana bisa SMS tersebut sudah dikirim ke telepon seluler dan diterima 
dengan baik, tetapi pada saat bersamaan SMS Banking Mandiri terus melanjutkan 
proses transaksi yang berlawanan? Mengherankan, layanan SMS Banking Mandiri 
bisa membingungkan seperti itu. 

Fajar Widayanti 
Mondokan RT 01 RW 06, Klepu, Ceper, Klaten




Sumber: Harian Umum KOMPAS
URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/02/11/00454835/redaksi.yth




      Pamer gaya dengan skin baru yang keren. Coba Yahoo! Messenger 9.0 baru 
sekarang! http://id.messenger.yahoo.com

Kirim email ke