Melihat Jenazah Ayah, Visa Amerika Ditolak Kompas, Rabu, 11 Februari 2009
Saya kecewa dengan penolakan pengajuan visa saya beserta kakak dan istri saya di Kantor Konsulat Amerika Serikat di Surabaya, Jawa Timur, pada 22 Januari 2009. Ayah saya, warga negara AS, meninggal tanggal 20 Januari 2009 di AS. Sebelumnya, para saudara di sana sudah mendapatkan surat dari Rumah Sakit St Jude Medical Center di Fullerton, California, Amerika Serikat, yang menyatakan bahwa ayah saya sudah dalam keadaan kritis atau koma dan pihak rumah sakit telah menyarankan untuk mencabut alat-alat bantu hidup yang masih dihubungkan ke tubuh pasien. Berhubung kakak dan adik saya tidak berani memutuskan hal tersebut, saya dan kakak saya yang berada di Indonesia saat ini harus turut memutuskan. Ternyata Tuhan berkehendak lain, ayah saya tidak bisa bertahan menunggu kami yang berada di Indonesia untuk datang dan bertemu untuk terakhir kali. Namun, saat-saat penghormatan terakhir pun ternyata tidak dapat kami lakukan juga hanya karena visa AS tidak diberikan oleh konsulat negara yang notabene sebagai negara yang sangat menjunjung tinggi hak asasi manusia. Saya benar-benar sangat kecewa dalam keadaan seperti ini. Saya tidak dapat berbuat apa pun untuk menyatakan rasa hormat kami kepada ayah tercinta untuk terakhir kali. Gunarto Widjaja Raya Satelit Indah AN-7, Sukomanunggal, Surabaya, Jawa Timur Sumber: Harian Umum KOMPAS URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/02/11/00454835/redaksi.yth Jatuh cinta itu seperti apa ya rasanya? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! http://id.answers.yahoo.com
