Stop Diskriminasi Bisnis Indonesia, Rabu, 11 Februari 2009
Kita patut berbesar hati karena semakin hari perbedaan antara ras dan suku semakin terhapus. Selama ini ras minoritas cenderung mendapat perlakuan berbeda. Ini semua tidak terlepas dari peran pemerintah yang semakin menghargai terhadap keberadaan kelompok atau etnis minoritas, sehingga potensi konflik dapat dikurangi, bahkan dihapuskan. Salah satu contoh konkret dari peran pemerintah adalah ikut serta dalam kegiatan budaya etnis tersebut. Seperti yang diperlihatkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang bersama ribuan masyarakat Tionghoa merayakan acara Cap Go Meh Bersama Indonesia Bersatu. Kegiatan yang mengedepankan kebersamaan ini perlu terus digalakkan untuk semakin membaurkan perbedaan dan memupuk kesepahaman. Apalagi pemerintah bersama DPR berhasil mengesahkan UU No. 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis. Wajar apabila seluruh warga Tionghoa di Indonesia dalam acara tersebut mengucapkan terima kasih kepada Presiden SBY bersama DPR atas diundangkannya UU. Tanda terima kasih itu diwujudkan dalam bentuk penghargaan yang diserahkan kepada Presiden SBY. Yang lebih penting bukan pada penghargaan atau UU itu, tetapi pada implementasi yang konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, perlu sosialisasi dan penyadaran tentang pentingnya kebersamaan dan adanya payung hukum yang dipahami oleh seluruh rakyat Indonesia. Dengan begitu, kita berharap kesatuan bangsa Indonesia akan mengantarkan negara mencapai kemajuan. Mari kita perkuat dan perkokoh persatuan bangsa kita dengan cara saling sayang menyayangi, saling hormat menghormati perbedaan dan tolong-menolong dengan kesetiakawanan yang tinggi. Karena itu, kita sungguh menyesalkan tragedi kekerasan yang menewaskan Ketua DPRD Sumatra Utara beberapa waktu lalu. Di tengah kita membangun kebersamaan, justru dinodai oleh ambisi elite dengan memprovokasi rakyat. Seharusnya kita semua memberi teladan yang baik dengan tindakan yang santun dan memperjuangkan aspirasi secara damai dan konstitusional. Mari kita lawan kekerasan dan pemecah kebersamaan. Don Sadono Jl. Bangka Raya, Kemang Jakarta Selatan Sumber: BISNIS INDONESIA URL: http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/1id102720.html Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman. Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/
