Fenomena Ponari Dan Penyakit Penalaran Bisnis Indonesia, Senin, 23 Februari 2009
Ditutup, dibuka, ditutup lagi dan akhirnya dibuka lagi. Itulah yang terjadi pada pengobatan alternatif yang menggunakan batu petir yang dilakukan oleh dukun cilik Ponari. Setiap hari, puluhan ribu orang berdatangan dan mengharapkan kesembuhan secara ajaib sekaligus tidak rasional itu. Tidak ada pembuktian ilmiah terhadap batu petir itu, sebab memang itu wilayah nonscience (di luar penalaran). Namun, tak ada salahnya dilakukan survei. Misalnya, dari 100 pasien yang sakit (dibuktikan secara medis), berapa orang yang benar-benar sembuh setelah meminum air celupan batu petir tersebut (dibuktikan secara medis). Barangkali ada baiknya pemerintah setempat membuka layanan puskesmas gratis (buka pagi hari) di dekat tempat praktik Ponari. Puskesmas gratis ini harus dijaga polisi. Ponari hanya diperbolehkan praktik siang-sore hari (sesudah Ponari pulang sekolah). Tujuannya yaitu, mengurangi berjejalnya pengunjung sekaligus mengajak masyarakat untuk melakukan pengobatan secara rasional. Jangan sampai masyarakat mengalami penyakit penalaran. Hariyanto Imadha Bojonegoro Sumber: BISNIS INDONESIA URL: http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/1id104736.html ___________________________________________________________________________ Dapatkan alamat Email baru Anda! Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
