Membaca cerita artikel ini berarti "salah" dong yang beranggapan bahwa futuh mekkah itu dilakukan dengan damai, tanpa pertumpahan darah dan tidak ada ranting yang patah.
Terlihat rasul saw. membawa 10 ribu pasukan, dan yang jelas pasukannya pasti bawa pedang dan kuda bukan hanya modal bendera dan orasi. Apalagi cuman ngandelin "yang penting di da`wahi saja toh kalau semua nanti sudah tahu pasti dengan sendirinya masyarakat akan menegakkan syaria`at Islam."; "Kita harus taat, wong pemimpinnya juga masih sholat walaupun peliharaannya dukun, para normal dan "burung sakti.".......................nggak nyunnah .............nggak nyalafi............... ----- Original Message ----- From: [EMAIL PROTECTED] To: [EMAIL PROTECTED] Sent: Monday, October 01, 2007 2:28 PM Subject: [Sabili] Pembebasan Makkah dari Quraiys Republika: Jumat, 14 September 2007 Pembebasan Makkah dari Quraiys Muhammad membagi pasukan menjadi empat bagian. Derap 10 ribu pasukan Muslim bergegas meninggalkan Madinah menuju Makkah. Muhammad, sang Nabi, memimpin pasukan terbesar yang pernah meninggalkan Madinah itu. Hampir seluruh suku bergabung dalam pasukan itu yang bertolak pada 10 Ramadhan 8 Hijriah atau Januari 630 M. Karen Armstrong dalam bukunya, Muhammad Sang Nabi, menyatakan semula seorang pun tak tahu kemana tujuan pasukan itu. Bisa saja, pasukan itu, diarahkan ke Makkah atau menyerang suku-suku di selatan Madinah atau Thaif yang selama ini masih berlaku keras terhadap Muslim. Pada akhirnya, kabar gerak pasukan besar ini pun terdengar. Tak hanya oleh kelompok-kelompok suku di selatan, tapi juga terdengar hingga oleh Quraiys di Makkah. Suku Hawazin, yang berada di selatan bersiap diri menyambut serangan Muhammad dan pasukannya. Sementara di Makkah, Quraiys memiliki serangkaian bayangan yang mungkin terjadi atas kedatangan pasukan Muhammad ini. Pasukan memang kemudian diarahkan menuju Makkah. Malam sebelum pasukan menuju Makkah, salah satu petinggi Quraiys, Abu Sufyan, juga Abbas bertemu Muhammad. Dalam kesempatan itu, Muhammad sempat bertanya kepada Abu Sufyan apakah ia siap menerima Islam. Abu Sufyan menjawab ia sepakat akan proklamasi bahwa tiadad Tuhan selain Allah. Namun, ia pun mengungkapkan masih meragukan kenabian Muhammad. Abu Sufyan sempat mengamati pasukan besar Muhammad. Saat menunaikan Shalat Subuh, seluruh pasukan menghadap ke arah Makkah. Ia pun kemudian bergumam bahwa Quraiys Makkah tampaknya harus menyerah karena ia melihat pasukan besar ini, juga terdiri dari gabungan dari berbagai suku. Maka tak lama kemudian Abu Sufyan pun bergegas ke Makkah. Ia mengingatkan agat Quraiys menyerah saja kepada Muhammad. Namun istri Abu Sufyan, Hindun, meradang marah mendengar pernyataan suaminya itu. Ia menganggap suaminya sebagai pelindung busuk. Menurut Ensiklopedi Islam, sebelum mencapai Makkah, Muhammad membagi pasukan menjadi empat bagian. Satu pasukan dipimpin Zubair bin Awwam yang masuk Makkah dari utara. Khalid bin Walid memimpin pasukan yang datang dari selatan. Sedangkan Sa'd bin Ubadah diberi kepercayaan untuk memimpin pasukan yang masuk dari barat. Dan pasukan keempat dipimpin oleh Abu Ubaidah bin Jarrah yang masuk dari arah pegunungan Hindi. Saat masuk pasukan Muslim memasuki Makkah, tak ada perlawanan berarti. Meski memang ada perlawanan kecil yang dilakukan oleh pasukan Ikirimah, Shafwan dan Shuhail. Pasukan pimpinan Khalid bin Walid menghadapi perlawanan mereka. Dan akhirnya perlawanan pun bisa diredam. Muhammad dan para sahabatnya kemudian melangkahkan kakinya ke Ka'bah untuk melakukan thawaf sebanyak tujuh kali. Usai Thawaf, Muhammad bersama para sahabatnya menghancurkan berhala dan gambar-gambar yang ada di dalam dan sekeliling Ka'bah. Seiring dengan penghancuran berhala di dalam dan sekitar lingkungan Ka'bah itu, Lalu Muhammad menyitir surat Al-Isra ayat 81 (17:8), ''Dan katakanlah, yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap. Sesungguhnya yang batil itu pasti lenyap.'' ( fer/berbagi sumber ) Disclaimer : This email and any file transmitted with it are confidential and are intended solely for the use of the individual or entity whom they are addressed, if you are not the original recipient, please delete it from your system. Any views or opinions expressed in this email are those of the author only. [Non-text portions of this message have been removed]

