Assallamuallaikum,,, Suami saya seorang Muallaf, apakah dia juga perlu aqiqah ? mengingat di agama asalnya tidak mengenal Aqiqah. Kalo harus Aqiqah apakah dia harus memakai uang sendiri atau boleh saya sebagai istrinya membelikan kambingnya (suami saya belum mampu untuk beli kambing) Untuk sahabat yang mengerti soal ini ... sangat ditunggu jawabannya... syukron,
-----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Kis Herry Wibowo Sent: Wednesday, October 31, 2007 11:07 AM To: [email protected] Subject: Re: [syiar-islam] Re: Tanya tentang hukum dan tata cara aqikah Assalamu `alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh Alhamdulillahi rabbil `alamin, washshalatu wassalamu `ala sayyidil mursalin, wa ba`du, Makna Aqiqah Aqiqah adalah sembelihan yang dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur atas kelahiran seorang bayi. Jumhurul ulama menyatakan bahwa hukum aqiqah adalah sunnah muakkad baik bagi bayi laki-laki maupun bayi perempuan. Pelaksanaannya dapat dilakukan pada hari ke tujuh (ini yang lebih utama menurut para ulama), keempat belas, dua puluh satu atau pada hari-hari yang lainnya yang memungkinkan. Rasulullah SAW bersabda: "Setiap yang dilahirkan tergadai dengan aqiqahnya yang disembelih pada hari ketujuh dari kelahirannya dan dicukur rambutnya serta diberi nama" (HR. Ahmad dan Ashabus Sunan) Yang lebih utama adalah menyembelih dua ekor kambing yang berdekatan umurnya bagi bayi laki-laki dan seekor kambing bagi bayi perempuan. Dari Ummi Kurz Al-Ka'biyyah, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Untuk anak laki-laki dua ekor kambing yang berdekatan umurnya dan untuk anak perempuan satu ekor kambing" (HR. Ahmad 6/422 dan At-Tirmidzi 1516) Dalam pelaksanaan aqiqah sebaiknya dilakukan sendiri oleh orang tua bayi. Kalau toh ingin menitipkannya kepada orang lain, kita harus yakin bahwa hal tersebut dilakukan sesuai dengan tuntutan syari'ah. Jangan sampai kita menitipkan sejumlah uang kepada suatu lembaga atau perorangan, kemudian uang tersebut dibagikan langsung sebagai pengganti daging. Praktek yang demikian tentunya tidak sesuai dengan tuntunan sunnah yang mensyaratkan adanya penyembelihan hewan dalam pelaksanaan aqiqah. Lalu terkait dengan keberadaan acara khusus untuk sebuah akikah memang tidak ada. Apakah berbentuk ceramah, pengajian, atau seremoni lainnya. Sebab akikah itu hanyalah menyembelih hewan dan membagikan sebagiannya kepada orang-orang dalam bentuk sudah matang. Selebihnya yang terkait dengan beragam bentuk kegiatan seremoni perakikahan, pada dasarnya bukan merupakan hal yang diharuskan. Inti acara akikah memang hanya menyembelih hewan dan memakan saja. Anda tidak harus membuat sebuah seremoni dengan beragama mata acara untuk sebuah akikah. Syariat Islam sebenarnya cukup sederhana dan mudah. Maka jangan dibuat susah. Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab, Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh. Tambahan : Jumhur ulama berpendapat bahwa sebaiknya memang daging akikah dimasak terlebih dahulu baru kemudian dibagikan. Hal ini berdasarkan riwayat Aisyah ra.yang berbunyi, "Sunahnya adalah dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan seekor untuk anak perempuan yang dimasak tanpa dipotong persendiannya. Lalu dagingnya dimakan, dibagikan, dan disedekahkan. Itu semua dilakukan pada hari ketujuh." (HR al-Bayhaqi). Salam Kis Herry Wibowo --- suhana032003 < suhana032003@ <mailto:suhana032003%40yahoo.com> yahoo.com> wrote: > wa'alaykum salam wr.wb > > tidak ada tata cara khusus dalam penyelenggaraan > akikah. hanya Rasul > memerintahkan untuk menyembelih domba 2 ekor bagi > laki2 dan 1 ekor > bagi wanita pada hari ke 7, mencukur rambutnya > kemudian menimbangnya, > dan menggantinya dengan emas untuk diberikan kpd > fakir miskin. > > domba yg disembelih juga ada syarat2nya, biasanya > penjual hewan sudah > mengerti ukuran umur domba untuk korban dan ukuran > umur domba untuk > akikah. > > mungkin ada yg mau menambahkan... > > salam > hana > > > > > --- In syiar-islam@ <mailto:syiar-islam%40yahoogroups.com> yahoogroups.com, > dian hermansyah > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. > > saat ini saya sedang menunggu kelahiran anak saya > yang pertama, > > untuk itu saya ingin mempersiapkan diri baik > mental, materi serta > ilmu-nya. > > kepada saudaraku mohon pencerahan nya tentang > hukum dan tata cara > aqikah..? > > > > terimakasih > > > > Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh > > Dian > > > > > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail. <http://mail.yahoo.com> yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed]

