Bung Ade,
Saya tangkap poin anda, menurut saya tidak jauh dari cara analisa yang
dilakukan Ulil, walaupun anda bukan pendukung Ulil.

Thanks a lot untuk pendadaran anda, saya close subject ini di milis SD
Islam ini, kalau anda mau melanjutkan silahkan ke:   syiar-islam
([EMAIL PROTECTED]).

Mohon maaf atas segala hal yang kurang berkenan.

Wassalaam.wr.wb.
Ediyus Hz

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of [EMAIL PROTECTED]
Sent: Tuesday, December 11, 2007 2:29 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: RE: [sd-islam] Fwd: Tanggapan Amran Nasution pada Ulil di
www.hidayatullah.comTAMBAHAN

Bung.
Kan saya bilang, yang curiga pada islam itu tentu saja banyak.
Apalagi karena memang ada jaringan terorisme beragama Islam, saat ini.
Tapi negara-negara itu pada dasarnya mengizinkan Islam tumbuh subur,
berdampingan dengan agama-agama lain.
Kasus-kasus dicurigai di imigrasi sih ya biasa-biasa saja. Tapi apakah
pemerintah mereka secara sengaja menghilangkan HAM kaum muslim di sana?
Bandingkan dengan sikap pemerintah kita pada kaum yang berbeda keyakinan
dengan arus utama.
Soal masjid, misalnya. Tidakkah Anda bertanya pada diri sendiri mengapa
ada begitu banyak masjid baru di AS? Ingat, masjid-masjid itu tidak
didirikan di permukiman muslim lho!

salam

ade armando


> Bung Ade,
> Anda membuka mata anda yang sebelah, namun yang sebelah lagi anda
tutup.
> Dari uraian yang anda sebutkan seolah-olah negara AS dan Eropa lebih 
> baik pengelolaan perbedaannya (agama) ketimbang dengan Indonesia....
> Yang benar aja Bung!!!
> Teman saya saja yang jelas-jelas dikirim dari perusahaan AS, namun 
> karena namanya ke-arab-arab-an harus stay cukup lama di-imigrasi.....
>
> Kenapa MUI harus bertidak tegas?
> Jika ada keyakinan baru, dengan tidak membawa embel-embel Islam dalam 
> keyakinannya, insya ALLAH MUI akan cuek-bebek dengan keyakinan
tsb.....
> Kenapa gereja, jadi sasaran, anda jangan lihat end-result-nya saja 
> dong..... Kira-kira pantas gak jika gereja didirikan dipermukiman yang

> 99% penduduknya Islam, semetara tempat lain yang berpenduduk 50% 
> kristen masih ada..... Apa tujuannya???
>
> Sudahlah tidak usah berselimut untuk hal ini.
>
> Mohon maaf.
> Ediyus Hz
>
> -----Original Message-----
> From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On 
> Behalf Of [EMAIL PROTECTED]
> Sent: Monday, December 10, 2007 7:06 AM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: [sd-islam] Fwd: Tanggapan Amran Nasution pada Ulil di 
> www.hidayatullah.comTAMBAHAN
>
> Saya bukan pembela ulil. Tapi tolonglah dibaca dengan benar
tulisannya.
> Tentu saja, di mana-mana akan ada pro dan kontra.
> Tentu saja yang benci Islam di Eropa dan AS banyak.
> Tapi yang terpenting, bagaimana negara menata perbedaan tersebut.
> Itu yang jadi masalah di Indonesia. Bayangkan apa yang terjadi dengan 
> Ahmadiyah, misalnya. Aksi perusakan kantor dan tempat ibadat Ahmadiyah

> dilakukan oleh gerombolan sipil yang kemudian tidak mendapat sanksi 
> hukum apa-apa dari negara. Begitu juga dengan perusakan gereja atau 
> rumah yang dijadikan tempat ibadat Kristen. Sementara umat islam bisa 
> bikin pengajian dan shalat bersama di mana-mana, umat Kristen 
> dikhianati haknya. Dan pemerintah kita seolah-olah merestui aksi 
> pengrusakan tersebut.
> Begitu juga dengan perbedaan penafsiran agama. Jelas-jelas UUD dasar 
> kita melindungi perbedaan keyakinan, kok sekarang dilembagakan 
> pemfatwaan dan pemidanaan perbedaan keyakinan itu.
> Itu yang tidak terjadi di AS dan Eropa. Toleransi barat itu pula yang 
> menyebabkan Islam tumbuh sangat pesat di sana.
> Tapi tentu saja, sekarang, dengan tumbuhnya radikalisme Islam, kaum 
> konservatif kanan Kristen di sana mendapat angin untuk memaksakan 
> penafsiran baru mengenai multikulturalisme tersebut.
>
> Salam
>
> Ade armando
>
> ________________________________________
> From: diding fahrudin [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Saturday, December 08, 2007 12:02 PM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: [sd-islam] Fwd: Tanggapan Amran Nasution pada Ulil di 
> www.hidayatullah.comTAMBAHAN
>
> That's Ullil. Dia hanya mengambil hal-hal yanh kelihatannya mendukung 
> ide yang dia lontarkan tanpa melihat realitas yang kontradiksi dengan 
> apa yang ia katakan. Sewaktu memberikan ceramah di depan mahasiswa FIB

> UI pun begitu. Yang perlu kita waspadai adalah teman-teman mahsiswa 
> yang menjadi pengikutnya karena realits yang bertentangan dengan 
> idenya tidak dibahas.
> Wallahu alam bishowab.
> diding
>
> Gene Netto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Sampai sekarang, ada rencana pembangunan masjid besar di pusat kota 
> London yang masih ditolak oleh warga setempat.
> Yang ingin membangunnya, terkait dengan Hizbut Tahrir atau Jamaah 
> Tabliqh (saya lupa yang mana). Warga setempat tidak suka karena ini 
> akan menjadi masjid terbesar di Inggris, dan nanti pada saat Olimpiade

> di London, masjid ini akan nampak di dekat stadiun utama.
> Kata ketua komite pembangunan, masjid hanya akan selesai seetlah 
> Olimpiade selesai, jadi orang yang datang ke Olimpiade tidak akan 
> melihatnya.
> Walaupun begitu, masih banyak warga setempat yang menolaknya.
> (Saya nonton ini beberapa bulan yang lalu di CNN, jadi yang saya 
> ingat, kurang lebih demikian).
> Ulil hanya sebatas ngomong saja tanpa peduli pada kenyataan di
lapangan.
> Apa saja yang mendukung pendapat dia dijadikan bukti, dan yang 
> sebaliknya, tidak dibahas.
> Wassalam,
>
>
> ________________________________________
> Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
>
>
>
> - - - - - - - - - - - - - -
> Bersama memerangi kebodohan
> - - - - - - - - - - - - - -
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
> - - - - - - - - - - - - - -
> Bersama memerangi kebodohan
> - - - - - - - - - - - - - -
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>



- - - - - - - - - - - - - -
Bersama memerangi kebodohan
- - - - - - - - - - - - - - 
 
Yahoo! Groups Links



Kirim email ke