10 Tips Memompa Kemauan

>From aldohas

Orang-orang banyak memiliki impian setinggi langit, cita-cita yang ingin 
dicapai. Tidak ada larangan untuk bermimpi. Namun yang membedakan antara 
seorang pemimpi dengan orang-orang yang benar-benar mewujudkan mimpinya itu 
terletak pada kemauan.

Pada dasarnya setiap orang bisa menemukan sendiri jalan untuk memompa 
kemauannya. Namun, untuk memudahkan, sebaiknya Anda mencoba beberapa cara. Jika 
Anda disiplin, target yang Anda tetapkan bisa tercapai. Coba simak 10 langkah 
berikut:

- Fokuskan perhatian pada apa yang Anda miliki
Daripada Anda sibuk memikirkan apa yang tidak Anda miliki lebih baik Anda 
fokuskan perhatian Anda pada apa yang Anda punyai dan mulai memikirkan 
bagaimana memberdayakan apa yang Anda miliki tersebut. Sertakan dengan 
kalimat-kalimat yang mendorong kemauan Anda seperti,"Saya bisa! Saya mau! Saya 
yakin! Saya sanggup! Saya harus.." 
Pasang target yang membuat Anda bertambah semangat. Ingat selalu hal-hal yang 
bisa memotivasi Anda. Misalnya minggu ini Anda bersenam untuk mendapatkan tubuh 
yang langsing. Minggu depan untuk malam yang romantis, dan seterusnya.

- Bangga saat melakukannya
Apa pun target Anda, semua itu bisa dicapai kalau Anda melakukannya satu 
persatu. Untuk menambah motivasi, bersikaplah bangga pada prestasi yang telah 
Anda capai. Jangan terpaku pada panjangnya jalan yang belum Anda selesaikan. 
Kalau perlu, hadiahi diri sendiri bila Anda berhasil
melampaui satu tahapan dengan sukses.

- Buat target yang mudah
Lebih baik membuat sejumlah target kecil yang bisa diraih dengan mudah 
ketimbang target yang berat. Karena, biasanya target yang berat membuat hati 
ciut. Target yang kecil membutuhkan lebih sedikit kemauan daripada target 
besar. Keberhasilan akan membuat Anda berani mencoba lagi dan
akhirnya berhasil menyelesaikan semuanya dengan sukses.

- Bila selama ini kemauan Anda belum pernah teruji, sebaiknya jangan memilih 
target yang memberi perubahan besar pada Anda
Membangun kemauan sama seperti membangun otot. Karena itu Anda perlu melakukan 
hal-hal biasa yang tak membutuhkan banyak usaha. Seperti selalu mematikan kran 
bila Anda selesai mandi. Mematikan lampu bila hari sudah terang. Jangan makan 
di depan televisi.

- Jangan mematok target berlebihan
Jangan berharap bis seperti Ratih Sanggar bila postur tubuh Anda tak 
memungkinkan. Turunkan target Anda agar lebih masuk akal. Tapi juga jangan 
terlalu rendah karena nanti Anda tak mempunyai semangat untuk meraihnya.

- Pastikan target itu memang impian Anda
Tanyakan pada diri sendiri apakah target ini memang Anda inginkan atau hasil 
paksaan orang lain. Akan sulit untuk maju kalau target itu tak datang dari diri 
Anda sendiri. 

- Buat rencana
Ambil waktu untuk merencanakan bagaimana Anda bisa mencapai target yang telah 
ditentukan. Cobalah menemukan beberapa cara untuk meraihnya. Dua pilihan lebih 
baik daripada satu. Tapi jangan membuat terlalu banyak rencana karena bisa 
membingungkan.

- Sampaikan pada teman
Kita cenderung menutupi rencana kita dari orang lain karena khawatir orang akan 
mengejek bila target tak tercapai. Sayangnya usaha melindungi diri sendiri 
justru membuat kemauan melemah. Dengan menyampaikan rencana dan target kita 
pada orang lain, efek yang Anda rasakan justru menambah kekuatan si kemauan. 
Bahkan, terkadang bisa membentuk kelompok yang mengalami masalah sejenis. Ini 
akan sangat membantu kita dalam mencapai target. Dukungan semangat dan rasa 
simpati akan membawa keberhasilan bagi usaha kita.

- Jangan memaksakan diri
Bila di tengah proses Anda merasa bosan dan mandek, berhentilah sejenak. Beri 
kesempatan pada diri Anda untuk beristirahat. Tetapi setelah itu jangan lupa 
untuk segera kembali lagi melakukan hal-hal
yang diperlukan. Sekali kita bisa melakukan hal ini, otomatis Anda bisa tahan 
lebih lama. Dan, bahkan akhirnya terbebas dari kebosanan.

- Istirahatlah
Berhenti sesaat bukan berarti Anda lemah, malas dan tak disiplin. Malah, 
sebenarnya Anda tengah berada dalam proses memutus kebiasaan yang buruk dan 
menggantinya dengan yang baru. Jadi jangan terburu putus asa. Daripada menuduh 
diri sendiri malas dan payah, sebaiknya Anda melihat sisi positifnya. Yaitu 
mencari sebab mengapa Anda ingin berhenti. Atasi penyebabnya dan lanjutkan 
usaha Anda meriah target yang telah dicanangkan?

Nah dengan tips di atas, semoga kemauan Anda bukan lagi sekedar kemauan. 
Melainkan dapat berubah menjadi tindakan nyata yang akan membantu Anda 
mewujudkan sukses.

-----------------
Dapatkan banyak artikel menarik lainnya...
Aldohas a Blog (blog.aldohas.com)
Muslimaya.com


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke