MENUNDUKKAN HAWA NAFSU (JIHAD MELAWAN HAWA NAFSU)
MEMBENTUK AKHLAQ LUHUR DAN BUDIPEKERTI YANG MULIA
No.9.Bersambung.
A’udzubillaahi minasy syaithaanir rajiim.
Bismillahirrahmanirrahiim.
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakaatuh.
Bapak-bapak, Ibu-ibu, Saudara-saudara dan Adik-adikku yang insya Allah
dirahmati dan dimuliakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Ketahuilah bahwa, setiap orang Islam, setiap orang Muslim, Muslimat, Mukminin,
Mukminat, setiap orang yang beriman, itu bersaudara. Maka dari itu alangkah
baiknya sekiranya sesama Umat Mahammad s.a.w. saling nasihat menasihati supaya
Menta’ati ajaran Allah dan Rasul-Nya, Menta’ati segala Ketentuan-ketentuan-Nya
dan saling menasihati supaya menta’ati kebenaran, dan nasihat menasihati
supaya berbuat kesabaran.
(26)-HORMAT-HORMATILAH TAMU.
Maka tatkala para utusan itu datang kepada kaum Lut, beserta
pengikut-pengikutnya. Ia berkata: "Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang
tidak dikenal". Para utusan menjawab: "Sebenarnya kami ini datang kepadamu
dengan membawa azab yang selalu mereka dustakan. Dan kami datang kepadamu
membawa kebenaran dan sesungguhnya kami betul-betul orang-orang benar. Maka
pergilah kamu di akhir malam dengan membawa keluargamu, dan ikutilah mereka
dari belakang dan janganlah seorang pun di antara kamu menoleh ke belakang dan
teruskanlah perjalanan ke tempat yang diperintahkan kepadamu".Dan telah Kami
wahyukan kepadanya (Lut) perkara itu, yaitu bahwa mereka akan ditumpas habis di
waktu subuh.Dan datanglah penduduk kota itu (ke rumah Lut) dengan gembira
(karena) kedatangan tamu-tamu itu.Lut berkata: "Sesungguhnya mereka adalah
tamuku; maka janganlah kamu memberi malu (kepadaku), dan bertakwalah kepada
Allah dan janganlah kamu membuat aku terhina". Al Hijr (15): 61 s/d
69
(27)-IRI-DENGKI; IRI-HATI; TEMPATNYA DINERAKA JAHANAM
Maka di antara mereka (orang-orang yang dengki itu), ada orang-orang yang
beriman kepadanya, dan di antara mereka ada orang-orang yang menghalangi
(manusia) beriman kepadanya. Dan cukuplah (bagi mereka) Jahanam yang
menyala-nyala apinya. Qs.4: 55
Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara, jangan iri-dengki. Qs.49:10
Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara
kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.
Qs.49:10
Dari Abu Hurairah r.a. katanya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Hindarilah
prasangka, karena prasangka itu berita yang paling bohong. Jangan saling
mencari-cari keburukkan orang. Jangan saling mengorek rahasia orang dan saling
menyaingi. Jangan saling mendengki. Jangan saling marah dan jangan saling tak
acuh. Tetapi jadilah kamu semua bersaudara sebagai hamba-hamba Allah.
(Hadis Shahih Imam Muslim (HSM). No. 2191)
Dari Abu Hurairah r.a. katanya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Janganlah kamu
saling menjauhi (tidak bersapaan). Janganlah saling tak acuh. Jangan saling
mencari-cari cela masing-masing. Dan jangan sebagiang kamu menawar barang yang
sedang ditawar orang lain. Tetapi jadilah kamu semua bersaudara selaku
hamba-hamba Allah”. HSM No..2192
Dari Abi Hurairah r.a. Ia berkata: Telah bersabda Rasulullah s.a.w.: “Hendaklah
kamu berjauh diri dari dengki, karena dengki itu memakan kebajikan-kebajikan
sebagaimana api memakan kayu”. Dikeluarkan dia oleh Abu Dawud. Hadis Bulughul
Marom (HBM) No. 1507
Doa orang mukmin kepada saudaranya. Qs.14:41 dan Qs.59:10 sbb
Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang-orang
mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)". Qs.14:41
Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Ansar), mereka
berdoa: "Ya Tuhan kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah
beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian
dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Tuhan kami, sesungguhnya
Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang".Qs.Al Hasy, surat ke 59, ayat: 10
(27A)-Iri boleh hanya untuk dua perkara:
(1)- Iri kepada orang kaya, yang hartanya didapat dengan cara usaha menurut
ajaran Allah dan Rasul-Nya (yang halal cara mendapatkannya) dan hartanya
diperuntukkan, dibelanjakan, dinafkahkan, disedekahkan, dizakati sesuai dengan
ajaran Allah dan Rasul-Nya (Al Qur’an dan Hadis). Dibelanjakan ke jalan Allah.
(2)- Iri kepada orang pandai, orang berilmu, yang ilmunya bermanfaat bagi orang
banyak, yang sesuai dengan ajaran Allah dan Rasul-Nya (Al Qur’an dan Hadis)
dan dirasakan ilmunya itu bermanfaat bagi orang lain.
Orang-orang yang suka berbuat iri-dengki, itu perbuatan yang amat sangat tidak
terpuji, oleh Allah SWT ditempatkan di Neraka Jahanam yang menyala-nyala apinya.
Maka di antara mereka (orang-orang yang dengki itu), ada orang-orang yang
beriman kepadanya, dan di antara mereka ada orang-orang yang menghalangi
(manusia) beriman kepadanya. Dan cukuplah (bagi mereka) Jahanam yang
menyala-nyala apinya. Qs.4:55
“Iri-dengki itu memakan kebajikan-kebajikan sebagaimana api memakan kayu”. Jadi
iri-dengki itu akan membakar amal-amal saleh kita, akan menghabiskan amal saleh
kita, maka dari itu marilah kita saling menjauhkan yang sejauh-jauhnya dari
hati kita sifat iri-dengki.
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang muslim, muslimat, mukmin, mukminat
itu adalah bersaudara, kita harus saling tolong-menolong didalam berbuat
kebajikan, saling mendoakan yang baik kepada sesama umat Islam dan semoga kita
dijauhkan dari kedengkian di hati kami.
(27B)-Iri Hati- Karena iri hati, saudara kandungnya dibunuh.
Ceriterakanlah kepada mereka kisah kedua putra Adam (Habil dan Kabil) menurut
yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka diterima dari
salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain
(Kabil). Ia berkata (Kabil): "Aku pasti membunuhmu!" Berkata Habil:
"Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa".
Qs.5: 27
Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada
sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang
laki-laki ada bahagian daripada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita
(pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah
sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
Qs.An Nisaa’ (4): 32
(28)-JANJI- TIDAK MENEPATI JANJI, INGKAR JANJI
Al Qur’an, Surat An Nahl, Surat ke 16, ayat No. 91 sbb
Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu
membatalkan sumpah-sumpah (mu) itu, sesudah meneguhkannya, sedang kamu telah
menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap sumpah-sumpah itu). Sesungguhnya
Allah mengetahui apa yang kamu perbuat. Qs.Al Nahl (16): 91
Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang
sudah dipintal dengan kuat, menjadi cerai berai kembali, kamu menjadikan sumpah
(perjanjian) mu sebagai alat penipu di antaramu, disebabkan adanya satu
golongan yang lebih banyak jumlahnya dari golongan yang lain. Sesungguhnya
Allah hanya menguji kamu dengan hal itu. Dan sesungguhnya di hari kiamat akan
dijelaskan-Nya kepadamu apa yang dahulu kamu perselisihkan itu.Qs.Al Nahl (16):
91
Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah
mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di
antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak
merubah (janjinya). Qs.Al Ahzab (33):23
Dan di antara mereka ada orang yang telah berikrar kepada Allah: "Sesungguhnya
jika Allah memberikan sebahagian karunia-Nya kepada kami, pastilah kami akan
bersedekah dan pastilah kami termasuk orang-orang yang saleh. Maka setelah
Allah memberikan kepada mereka sebahagian dari karunia-Nya, mereka kikir dengan
karunia itu, dan berpaling, dan mereka memanglah orang-orang yang selalu
membelakangi (kebenaran). Maka Allah menimbulkan kemunafikan pada hati mereka
sampai kepada waktu mereka menemui Allah, karena mereka telah memungkiri
terhadap Allah apa yang telah mereka ikrarkan kepada-Nya dan (juga) karena
mereka selalu berdusta. Qs.9: 75,76,77
(28A)-JANJI-WAJIB MEMENUHI JANJI, NAZAR DAN SUMPAH
Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih
baik (bermanfaat) sampai ia dewasa dan penuhilah janji; sesungguhnya janji itu
pasti diminta pertanggungan jawabnya. Qs.Al Israa’, surat ke 17, ayat 34.
Janganlah kamu jadikan (nama) Allah dalam sumpahmu sebagai penghalang untuk
berbuat kebajikan, bertakwa dan mengadakan ishlah di antara manusia. Dan Allah
Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Allah tidak menghukum kamu disebabkan
sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Allah menghukum kamu
disebabkan (sumpahmu) yang disengaja (untuk bersumpah) oleh hatimu. Dan Allah
Maha Pengampun lagi Maha Penyantun. Qs.2: 224, 225
Dan janganlah kamu jadikan sumpah-sumpahmu sebagai alat penipu di antaramu,
yang menyebabkan tergelincir kaki (mu) sesudah kokoh tegaknya, dan kamu rasakan
kemelaratan (di dunia) karena kamu menghalangi (manusia) dari jalan Allah: dan
bagimu azab yang besar. Dan janganlah kamu tukar perjanjianmu dengan Allah
dengan harga yang sedikit, sesungguhnya apa yang ada di sisi Allah, itulah yang
lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Qs.An Nahl (16): 94,95
Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka
berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka, maka barang
siapa yang melanggar janjinya niscaya akibat ia melanggar janji itu akan
menimpa dirinya sendiri dan barang siapa menepati janjinya kepada Allah maka
Allah akan memberinya pahala yang besar. Qs.48: 10
Apa saja yang kamu nazarkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya. Orang-orang
yang berbuat lalim tidak ada seorang penolong pun baginya. Qs.2:270
Dan hendaklah mereka menyempurnakan nazar-nazar mereka dan hendaklah mereka
melakukan tawaf sekeliling rumah yang tua itu (Baitullah).Qs.22:29
Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di
mana-mana.Qs.76:7
Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan
tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian,
malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya
kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang
memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan)
hamba sahaya, mendirikan salat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang
menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam
kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang
benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa. Qs..2: 177
Semoga bermanfaat bagi yang membaca dan yang mengamalkannya.
Semoga Allah SWT selalu memberi petunjuk dan hidayah-Nya,
kepada saya sekeluarga,dan para pembaca semua, amin.
Subhaanaka-allaahumma wa bihamdika, Asyhadu an-laailaahailla anta,
Astaghfiruka wa atuubu ilaika...
Wassalamualaikum wr. wb.
Sukarman.
___________________________________________________________________________
Dapatkan nama yang Anda sukai!
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/