Assalamu'alaikum wr wb,

Sebagai pengingat bagi kita:
"Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian 
yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, 
rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid- masjid, yang di dalamnya banyak 
disebut nama Allah..." [Al Hajj:40]

Akibat pengeboman masjid Imam Ali, akhirnya orang2 Syi'ah juga membalas dengan 
menghancurkan masjid2 Sunni. Bisakah kita menghindari adu domba ini?

Siapa pun juga entah itu Sunni-Syi'ah, membom masjid adalah hal yang 
bertentangan dengan perintah Allah.

Untuk melihat artikel selengkapnya serta foto2 tentara AS di masjid di Iraq 
silahkan klik:

http://swaramuslim.net/foto/more.php?id=A5163_0_10_0_M
Pengeboman Mesjid Imam Ali, sebuah Fitnah Besar adu domba Syiah vs Sunni

Iran: Israel dan AS di Balik Pengeboman Tempat Suci Syiah di Irak
image imageBenturan itu sudah terlihat jelas... penghinaan terhadap umat Islam 
sudah hampir sempurna terang benderang dan nyata, bukan saja terhadap Nabi dan 
Kitab sucinya tapi juga menimpa negeri para Nabi yakni Irak.

Dengan mengatas namakan "Iraqi Freedom", kekerasan dan pembunuhan dan pelecehan 
terhadap "manusia" sudah menjadi tontonan yang dapat kita nikmati setiap hari 
diberbagai media massa. Dan satu persatu tempat suci umat Islam rusak, hilang 
atau berubah fungsinya sebuah FITNAH BESAR yang maha dahsyat yang sedang dan 
akan terus menimpa umat Islam.

Kali ini fitnah besar itu terjadi kembali di Irak, Mesjid Imam Ali Al-Hadi 
rusak parah dibom oleh beberapa orang tak dikenal yang menyusup masuk kedalam 
mesjid.

Iran: Israel dan AS di Balik Pengeboman Tempat Suci Syiah di Irak

imagePresiden Iran Mahmud Ahmadinejad menuding 'zionis dan para penjajah gagal' 
lah yang melakukan pemboman atas tempat suci Muslim Syiah yang terletak di 
utara Baghdad.

"Tindakan-tindakan putus asa ini sudah dilakukan oleh kelompok Zionis dan para 
penjajah yang gagal," kata Ahmadinejad dalam pidatonya di pusat kota Shahre 
Kord yang disiarkan oleh stasiun televisi nasional Iran.

"Hari ini, anda melihat bahwa mereka menyerang tempat-tempat suci dan aman. 
Tapi dipastikan bahwa mereka tidak bertahan menghadapi kekuatan Islam dan 
negara-negara yang memperjuangkan perdamaiannya," katanya, sehari setelah 
peristiwa pengeboman makam Imam Ali al-Hadi.

Media-media Iran juga menyebutkan bahwa Ahmadinejad sudah mengirimkan pesan 
tertulis pada Perdana Menteri Irak, Ibrahim Jaafari, menawarkan bantuan 
pembangunan kembali makam tersebut.

Sementara itu, pemimpin besar Iran, Ayatullah Ali Khamenei selain menuding 
Israel juga menuding AS di balik aksi pengeboman tempat suci Syiah di Irak. 
Khamenei, mengumumkan hari berkabung nasional selama 7 hari di Iran.

Di pihak lain, AS malah menuding jaringan Al-Qaidah yang melakukan aksi 
pengeboman tersebut. Kordinator kebijakan untuk Irak Deplu AS, James Jeffrey 
mengatakan, "Kami yakin ini bisa dilacak ke belakang ke gerakan Zarqawi 
Al-Qaidah," katanya.

Ditanya apakah AS punya bukti atas tuduhannya itu, Jeffrey mengatakan, Abu 
Musab al-Zarqawi, pemimpin Al-Qaidah di Irak, kerap menyerukan 
serangan-serangan ke target-target milik Syiah dan ia berusaha memicu perang 
sipil di Irak.

Pemerintah Irak Berlakukan 'Jam Malam'

Otoritas pemerintah Irak akhirnya memberlakukan 'jam malam' pada siang hari di 
kota Baghdad, termasuk di kota Samarra sebagai upaya meredakan bentrok 
sektarian dan untuk mencegah pecahnya perang sipil di negara 1001 malam itu.

Siaran televisi Irak menyebutkan, dengan adanya aturan tersebut, masyarakat 
tidak diperbolehkan lalu lalang di jalan-jalan di ibukota Baghdad sampai pukul 
4 sore mulai hari Jumat (24/2). Aturan ini menimbulkan persoalan, karena warga 
Muslim jadi tidak bisa melaksanakan sholat Jumat.

Menyusul makin memanasnya situasi pertikaian antara Muslim Sunni dan Syiah, 
para pemuka agama dari kedua belah pihak sudah menyerukan warganya untuk 
tenang, namun kedua belah pihak masih saling menyalahkan dan mengklaim diri 
mereka sebagai korban.

Perdana Menteri Irak, Ibrahim Jaafari mengumumkan masa berkabung nasional 
selama 3 hari dan menyatakan sejak Kamis (23/2) kemarin sebagai hari libur 
nasional untuk menghindari masyarakat turun ke jalan-jalan.

Kalangan garis keras Muslim Sunni mengklaim sekitar 168 mesji Sunni diserang, 
10 orang imam terbunuh dan 15 orang diculik, menyusul serangan kelompok Syiah 
sebagai balas dendam aksi pengeboman tempat suci mereka di Samarra.

Namun Menteri Dalam Negeri Irak menyatakan, di kota Baghdad, hanya 19 masjid 
yang diserang dan seorang ulama dibunuh.(ln/aljz/arabworldnews/eramuslim)


Pesan Rahbar: Peristiwa Serangan Bom di Samarra

Bismillahirrahmanirrahim
Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Raji�un
imageTangan-tangan perusak yang senantiasa bergelimangan darah, pelaku-pelaku 
tindakan kriminal yang hatinya gelap, pada hari ini sekali lagi telah melakukan 
perbuatan yang sangat keji. Mereka telah melakukan dosa besar lain lagi dengan 
melangkahi batas-batas kehormatan agama yang disucikan.

Haram Imam Hadi dan Askari AS. telah mereka hina dan rusakkan. Mereka telah 
menanamkan rasa kemarahan di dalam setiap dada orang Syi�ah dan kaum muslimin 
yang masih memiliki rasa cinta kepada Ahli Bayt AS. Jelas, tindakan biadab ini 
merupakan konspirasi dengan niat setan yang keji dan dilakukan oleh 
boneka-boneka tolol, orang-orang fanatik yang dangkal pikirannya dan lalai 
dengan apa yang dilakukannya.

Ini adalah tindakan kriminal yang berlatar belakang politik. Mengungkap masalah 
ini dapat ditelusuri lewat badan intelijen penjajah Irak dan zionis. Penjajah, 
dengan tujuan untuk menguasai Irak, melihat adanya kontradiksi antara kondisi 
sosial dan politik Irak. Untuk itu mereka kemudian membuat skenario busuk. 
Membuat kondisi tidak aman dan membangkitkan adanya perselisihan antar mazhab 
adalah bagian dari rencana tersebut.

Tindakan kriminal hari ini yang terjadi di Samurra adalah catatan tambahan dari 
lembaran-lembaran hitam perilaku penjajah Irak. Insya Allah, Haram Imam Hadi 
dan Hasan Askari AS. akan dibangun kembali lagi oleh para pecinta mereka dengan 
lebih megah dari sebelumnya. Namun, tindakan biadab ini bak noktah hitam lain 
lagi yang bakal menempel di dahi mereka yang memusuhi Islam dan itu tidak mudah 
dilupakan untuk waktu yang lama.

Selain mengucapkan belasungkawa kepada Nabi Muhammad saw dan Imam Zaman AF. 
karena peristiwa biadab ini begitu juga kepada seluruh orang Syi�ah di dunia 
dan seluruh kaum muslimin yang sadar dan mencintai keluarga suci Rasulullah 
saw, saya mengumumkan hari berkabung selama seminggu di seluruh negeri.

Perlu saya tegaskan kepada masyarakat yang sedang berkabung di Iran maupun di 
Irak bahkan di seluruh dunia untuk menghindari segala hal yang mengarah pada 
konflik dan permusuhan dengan saudara muslim yang lain.

Percayalah! Ada tangan-tangan yang bakal mengajak kaum Syi�ah untuk memunculkan 
konflik dan merusak masjid-masjid dan tempat-tempat yang dihormati oleh Ahli 
Sunah.

Setiap perbuatan yang mengarah untuk membantu terwujudnya keinginan musuh-musuh 
Islam dan muslimin hukumnya adalah haram.[SL]

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Sayyid Ali Khamanei
===
Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490
ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900
Informasi selengkapnya ada di:
http://www.media-islam.or.id
Ingin belajar Islam?
Kirim email ke: [email protected]


Jual Rumah Baru di Otista Kampung Melayu Jakarta Timur Rp 650 juta. Info: 
http://agusnizami.wordpress.com


      Wajib militer di Indonesia? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! 
http://id.answers.yahoo.com

Kirim email ke