Tukang Fitnah <http://alhikmah.web.id/2009/11/tukang-fitnah-pasti-celaka/>
Pasti Celaka.

Posted in category Artikel <http://alhikmah.web.id/category/artikel/> , Free
e-book <http://alhikmah.web.id/category/free-e-book/> , Tafsir
<http://alhikmah.web.id/category/al-quran/tafsir/> 

Donwload ebooknya : viewer : MS Doc , file size : 50KB, klik disini
<http://www.pilarfurniture.com/download/Tukang_Fitnah_Pasti_Celaka.doc> 

 

Dalam tulisan kali ini saya mengambil satu contoh dari kisah Abu Lahab dan
istrinya bagimana mereka berdua bersusah payah mematikan da’wah Rasulullah
shalallahu ‘alaihi wasallam. 

 

Allah Ta’ala berfirman 

 

ÊóÈóøÊú íóÏóÇ ÃóÈöí áóåóÈò æóÊóÈóø {1} ãóÇ ÃóÛúäóì Úóäúåõ ãóÇáõåõ æóãóÇ
ßóÓóÈó {2}ÓóíóÕúáóì äóÇÑðÇ ÐóÇÊó áóåóÈò {3}æóÇãúÑóÃóÊõåõ ÍóãóøÇáóÉó
ÇáúÍóØóÈö {4}Ýöí ÌöíÏöåóÇ ÍóÈúáñ ãöäú ãóÓóÏò {5}

 

Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. Tidaklah
berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Kelak dia akan
masuk ke dalam api yang bergejolak. Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu
bakar. Yang di lehernya ada tali dari sabut. (QS al Lahab : 1 – 5)

 

Ketika turun ayat surat 26 ayat 214, 

 

æóÃóäúÐöÑú ÚóÔöíÑóÊóßó ÇáÃÞúÑóÈöíäó 

 

Artinya : “Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat”

 

Kemudian Rasulullah keluar ke bukit shafa, dan di kisahkan sebagaimana Imam
Bukhori meriwayatkan, hadist berikut ini

 

Úóäú ÇöÈúä ÚóÈøóÇÓ Ãóäøó ÇáäøóÈöíø Õóáøóì Çááøóå Úóáóíúåö æóÓóáøóãó ÎóÑóÌó
Åöáóì ÇáúÈóØúÍóÇÁ ÝóÕóÚöÏó ÇáúÌóÈóá ÝóäóÇÏóì " íóÇ ÕóÈóÇÍóÇåõ "
ÝóÇÌúÊóãóÚóÊú Åöáóíúåö ÞõÑóíúÔ ÝóÞóÇáó " ÃóÑóÃóíúÊõãú Åöäú ÍóÏøóËúÊõßõãú
Ãóäøó ÇáúÚóÏõæø ãõÕóÈøöÍõßõãú Ãóæú ãõãóÓøöíßõãú ÃóßõäúÊõãú ÊõÕóÏøöÞõæäöí ¿ -
ÞóÇáõæÇ äóÚóãú ÞóÇáó - ÝóÅöäøöí äóÐöíÑ áóßõãú Èóíúä íóÏóíú ÚóÐóÇÈ ÔóÏöíÏ
ÝóÞóÇáó ÃóÈõæ áóåóÈ ÃóáöåóÐóÇ ÌóãóÚúÊäóÇ ¿ ÊóÈøðÇ áóß ÝóÃóäúÒóáó Çááøóå "
ÊóÈøóÊú íóÏóÇ ÃóÈöí áóåóÈ æóÊóÈøó "

 

Artinya :  Dari Ibnu Abbas ra : Nabi  Õóáøóì Çááøóå Úóáóíúåö æóÓóáøóãó
keluar ke tanah lapang, lalu ia naik keatas bukit dan menyeru “berkumpullah
pagi-pagi” lalu berkumpulah warga Qurays kepada Rasulullah “Õóáøóì Çááøóå
Úóáóíúåö æóÓóáøóãó”, setelah itu beliau berkata “Bagaimanakah  pendapatmu
bila aku beritahukan kepada kalian bahwa musuhmu akan datang menyerangmu di
waktu pagi dan sore?, Apakah kalian akan akan membenarkan beritaku itu?
Mereka menjawab “Ya”,  Rasulullah kemudian melanjutkan perkataannya, “Kalau
begitu aku ini adalah pemberi peringatan terhadap azab Allah yang berat”
Maka berkatalah Abu Lahab, Untuk inikah kamu kumpulkan kami? Binasalah kamu,
Maka Allahpun menurunkan surat { ÊóÈóøÊú íóÏóÇ ÃóÈöí áóåóÈò æóÊóÈóø }
artinya “Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan
binasa”[1]

 

Abu lahab adalah salah seorang Paman Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam. Nama
Lengkapnya Abbul ‘Uzza bin Abdul Muthalib, nama panggilannya adalah Abu
Utaibah. Dinamakan Abu Lahab karena wajahnya yang sangat bercahaya. Dia
adalah orang yang paling banyak menyakiti Nabi dan sangat membencinya,
menghina dan meremehkannya serta meremehkan agamanya.

 

Ketika Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam menyeru: 

íóÇ ÃóíøåóÇ ÇáäøóÇÓ ÞõæáõæÇ áóÇ Åöáóå ÅöáøóÇ Çááøóå ÊõÝúáöÍõæÇ

Artinya “Wahai umat manusia, katakanlah tidak ada Tuhan melainkan Allah,
maka kalian akan berbahagia“. Sedangkan orang-orang ketika itu  berkumpul
mengelilingi beliau. Abu Lahab merapatkan diri dengannya dan berdiri di
belakangnya sambil berkata “sesungguhnya dia ini orang murtad dan dusta”.
Dan Abu lahab menguntit kemana saja beliau pergi.

 

" æóÊóÈøó " Ãóíú æóÞóÏú ÊóÈøó ÊóÍóÞøóÞó ÎóÓóÇÑóÊå æóåóáóÇßå

[æóÊóÈóø] artinya sesungguhnya dia telah rugi dan binasa. 

 

Abu Lahab pernah mengatakan “Bila yang dikatakan oleh anak saudaraku itu
benar, maka aku akan menebus diriku di hari kiamat nanti dengan harta dan
anakku” Maka Allah Ta’ala menurunkan ayat selanjutnya 

 

ãóÇ ÃóÛúäóì Úóäúåõ ãóÇáõåõ æóãóÇ ßóÓóÈó {2} artinya : Tidaklah berfaedah
kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan.

 

ÞóÇáó ÇöÈúä ÚóÈøóÇÓ æóÛóíúÑå" æóãóÇ ßóÓóÈó " íóÚúäöí æóáóÏå

 

Artinya : Berkata Ibnu Abbas dan selainnya[2] “apa yang ia usahakan.” Yaitu
anaknya. Maka harta dan anaknya itu tidaklah berfaedah sama sekali disisi
Allah. 

 

Selanjutnya Allah berfirman “Kelak dia akan masuk ke dalam api yang
bergejolak. (ayat 3)” yaitu yang bergejolak, bara api dan daya bakar yang
sangat hebat” Kemudian Allah mengabarkan tentang istri dari Abu Lahab
sebagaimana firman-Nya 

 

“Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar” 

 

Ketika itu sebenarnya Istri Abu Lahab ini dari kalangan terhormat dari kaum
Qurays. Dia Adalah Ummu Jamil. Adapun namanya adalah Arwa Harb bin Umayyah,
saudari Abu Sufyan. Dia memberi bantuan kepada suaminya dalam hal mekaukan
kekufuran dan pembangkangan. Itulah sebabnya di hari kiamat nanti diapun
akan memberi bantuan kepada suaminya ketika disiksa di dalam api neraka
jahannam. Itulah sebabnya Allah Ta’ala berfirman “pembawa kayu bakar. Yang
di lehernya ada tali dari sabut.”

 

 Berkata Sa’id al Musayyab “bahwa dia (ist ri Abu Lahab) adalah seorang yang
memiliki kalung yang sangat mahal di lehernya, kemudian dia berkata aku akan
mendermakan kalaung ini untuk melancarkan permusuhan kepada Muhammad, dengan
demikian Allah pun akan memberikan siksaan kepadanya di dalam neraka dengan
tali dari sabut”.

 

ÞóÇáó ÇáúÚõáóãóÇÁ æóÝöí åóÐöåö ÇáÓøõæÑóÉ ãõÚúÌöÒóÉ ÙóÇåöÑóÉ æóÏóáöíá æóÇÖöÍ
Úóáóì ÇáäøõÈõæøóÉ ÝóÅöäøóåõ ãõäúÐõ äóÒóáó Þóæúáå ÊóÚóÇáóì" ÓóíóÕúáóì äóÇÑðÇ
ÐóÇÊ áóåóÈ æóÇãúÑóÃóÊå ÍóãøóÇáóÉ ÇáúÍóØóÈ Ýöí ÌöíÏåóÇ ÍóÈúá ãöäú ãóÓóÏ "
ÝóÃóÎúÈóÑó ÚóäúåõãóÇ ÈöÇáÔøóÞóÇÁö æóÚóÏóã ÇáúÅöíãóÇä áóãú íõÞóíøöÖ áóåõãóÇ
Ãóäú íõÄúãöäóÇ æóáóÇ æóÇÍöÏ ãöäúåõãóÇ áóÇ ÈóÇØöäðÇ 

 

Para Ulama berkata : “Dan dalam surat ini terkandung mukjizat yang sangat
jelas sebagai dalil yang sangat terang tentang nubuwah Nabi shalallahu
‘alaihi wasallam, Sebab ketia Allah menurunkan firman-Nya:  “Kelak dia akan
masuk ke dalam api yang bergejolak. Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu
bakar. Yang di lehernya ada tali dari sabut.”. maka dengan ayat ini
mengabarkan bahwa keduanya itu sudah pasti di timpa kesengsaraan dan tidak
ada keimanan lahir dan bathin. 

 

Kesimpulan dan Faedah

 

Dari ayat ini bias kita jadikan I’tibar bagi manusia yang berusaha mencoba
menghalangi dan menantang apa yang diturunkan Allah kepada Nabi-Nya, karena
memperturutkan hawa nafsu, mempertahankan kepercayaan yang salah, tradisi
yang usang, dan adat istiadat yang bertentangan dengan syrari’at. Mereka
menjadi lupa diri karena sanggup serta memiliki kekayaan. Mereka menyangka
bahwa dengan kekayaannya maksudnya itu akan berhasil dan ide-idenya itu akan
di terima di kalangannya., karena selama ini dia Abu Lahab adalah orang yang
terhorrmat, dipuji karena tampan, karena berpengaruh. Namun apa yang
direncanakan adalah di gagalkan oleh Allag Ta’ala. 

 

Faedah:

 

1.      Bahwa hubungan kekeluargaan tidak menjamin bahwa dirinya itu akan
selamat dari siksa api neraka jika sikap yang di lakukannya jelas-jelas
menentang Islam yang di bawa oleh Rasulullah

 

2.      Surat ini mengandung makana bahwa, betapa hinanya orang yang
kerjanya “membaya kayu baker” yaitu menghasut dan memfitnah kesana-kemari
serta membusuk-busukan orang lain. 

 

 

Referensi :

 

Tafsir Ibnu Katsir, Surah Al Lahab, ayat
<http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispTafsser.asp?nType=1&nSora=111&nAya=5&;
taf=KATHEER&l=arb&tashkeel=0>  1 – 5

Tafsir Jami’ul Bayan, At Thabari, ayat
<http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispTafsser.asp?nType=1&nSora=111&nAya=5&;
taf=TABARY&l=arb&tashkeel=0>  1 - 5

 

 

Ciputat, Nov 2nd 2009

A Dani Permana

http://alhikmah.web.id <http://alhikmah.web.id/>  

 

 

 

 

 

 

 




  _____  


  _____  

[1] Hadist No. 29588, Tafsir Ath Thabary, klik
<http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispTafsser.asp?nType=1&bm=&nSeg=0&l=arb&;
nSora=111&nAya=1&taf=TABARY&tashkeel=0>  disini

[2] Diantaranya Mujahid, 



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits? Silahkan klik:
http://www.media-islam.or.id

Ingin belajar Islam via milis? Kirim email ke 
[email protected]! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke