*Wawancara Eksklusif An-Najah dengan Ust. Abu Bakar Ba’syir dan Ust. Abu
Rusdyan*

* *

*Terkait dengan peristiwa Aceh dimana terjadinya berbagai penangkapan dan
penembakan, yang berlanjut dengan rilis sebuah video. Video yang berdurasi 1
jam tersebut menggambarkan berbagai kegiatan fisik yang ada di Aceh.*

Dalam video itu pula disampaikan pesan­pesan yang ditujukan kepada umat
Islam, termasuk didalamnya mengingatkan para aktivis Islam untuk tidak
tertipu dengan berbagai aktivitas duniawi. Dari beberapa point yang
disampaikan, terkesan ada ketidak sepahaman antara mereka dan beberapa
golongan yang dikenal berfikroh "jihadi".



Berikut wawancara An Najah dengan dua tokoh "jihadi", Ust. Abu Rusydan pada
tanggal 2 April 2010 di Kudus serta dengan Ust. Abu Bakar Ba'asyir pada
tanggal 31-3-2010 di kantor JAT.

* *

*Wawancara Ustadz Abu Rusydan;*

* *

*Bagaimana tanggapan Ustadz tentang video yang beredar tersebut ?*

Saya melihat kesungguhan dari ikhwah­-ikhwah yang ada di situ, ya *wallahu
a'lam *tapi saya lihat ada kesungguhan.

* *

*Tentang nama-nama yang disebut oleh mereka? dan nama ustadz sendiri juga **
disebut?*

Kalau ada tokoh- tokoh tertentu termasuk saya yang disebut saya melihat itu
berangkat dari rasa cinta mereka kepada saya. Artinya bahwa mereka itu
sangat mengharapkan saya mendukung mereka.

* *

*Jadi ustadz mendukung amaliyah yang mereka lakukan ?*

Saya mendukung sebenarnya, Cuma tentunya ada perbedaan-perbedaan tertentu
yang harus dipahami bersama. Lah mungkin perbedaan yang tidak dipahami itu,
seperti orang yang sangat cinta kepada sesuatu, kemudian ada sesuatu yang
mengecewakan dia dari orang yang dicintainya, kemudian dia menjadi kecewa.
Tapi sebenarnya bukan berangkat dari rasa benci, hasad dan lain- lain.

* *

*Bagaimana tentang komentar- komentar mereka tentang aktivitas-aktivitas dan
lembaga-lembaga yang dianggap menipu itu?*

Yah, saya kira itu yang perlu dikendalikan oleh mereka, supaya mereka
berfikir kembali. Sebab, sekali lagi kembali kepada pengalaman masa lalu,
ketika perang salib yang pertama itu, bahwa kebangkitan dari Imadudin Zanki,
Nurudin Zanki, dan Sholahuddin al-Ayubi itu berangkat dari adanya tarbiyah
islamiyah yang benar, di tengah-tengah tarbiyah yang sesat, saat itu
tarbiyah yang mendominasi masyarakat adalah Syi'ah.



Dalam masalah yang spesifik yang berhubungan dengan para ikhwan yang mengadakan
pelatihan dalam rangka mempersiapkan diri di Aceh itu, mereka mengerti yang
seperti itu dikarenakan dari tarbiyah yang diadakan pada masa lalu, itu
harus diakui. Jadi bukan mereka dapatkan di sepanjang perjalanan mereka
saja. Ini yang harus diakui, artinya harus ada *tawadhu'* (kerendahan hati)
untuk mengakui bahwa, mereka yang hadir di sana itu merupakan hasil dari
tarbiyah yang benar. Jadi saya melihat bahwa, untuk bisa bertahan, dan
membawa misi *iqomatuddin* harus ada sebuah tarbiyah yang benar, harus ada
sebuah upaya dakwah yang benar, harus ada amal-amal islamy dibanyak bidang
seperti ekonomi, penerbitan dan lain-lain yang benar. Tetapi semua di*
taqorub*kan kepada *takwinul jama'ah*, *takwinul quwwah* kemudian dalam
rangka untuk *i'dadul quwwah* harus dicapai.



*Nasehat ustadz untuk umat Islam?*

Sudah merupakan *qonun ilahiyah* bahwa kemuliaan sebuah umat bergantung
kepada *hablu **minallah **wa **hablu minnannas*. Itu penting sekali. *Hablu
**minallah* itu maksudnya beribadah kepada Allah. Sedangkan *hablu **
minnannas* sebagian ahli tafsir mengatakan pemerintahan islam. Pemerintahan
islam itu kadang- kadang menernpati khilafah islamiyah, kadang- kadang
menempati jam'ah-jama'ah ketika tidak ada khilafah. Ini merupakan *qonun
ilahiyah*, siapapun umat bila tidak berpegang kepada dua tali ini akan
ditimpa kehinaan.



Wawancara Ustadz Abu Bakar Ba'asyir;



*Bagaimana tanggapan ustadz Abu Bakar tentang video yang beredar tersebut ?*

Saya berpendapat, mereka itu nampaknya tujuannya belum berjihad mereka baru
ber*i'dad*, yaitu mengamalkan firman Allah surat AI-Anfal : 60, buktinya
kalau saya lihat di TV mereka pakai latihan, lalu mengumpulkan senjata di
situ, lalu dengan video di dakwahi orang-orang untuk bergabung
ber*i'dad*bersama mereka. Nah, kalau saya menilai begitu, mereka baru
sampai taraf
 *i’dad* (persiapan). Akan tetapi mereka diserang ya otomatis melawan.



*Apakah dengan adanya perbedaan pendapat dalam aplikasi jihad, seperti yang
kita saksikan hari ini layak menjadi penyebab perpecahan di umat ?*

Mestinya tidak harus begitu, mestinya kita harus saling menghargai karena
ini ijtihad. Selama, itu masing- masing meyakini bahwa dia mempunyai
kewajiban (untuk berjihad). Saya akan laksanakan itu, tetapi saya masih
begini. Kalau kamu mau berangkat sekarang, ya silakan. Tapi ya kadang-kadang
aplikasinya itu yang menyebabkan perselisihan. Karena umat Islam sekarang
tidak berada dalam satu komando. Karena itulah sebaiknya saling menghargai
selama dia masih berkomiten menjalankan kewajiban tersebut.



Kecuali bagi orang- orang yang tidak mau menegakkan kewajiban jihad ini.
Karena sudah jelas berdasar dalil-dalil yang ada bahwa hukumnya
sekarang *fardhu
'ain*. Karena sekarang tidak ada khilafah yang bisa mengangkat bendera
jihad.



*Menimbang dengan kondisi indonesia sekarang bagaimana menurut ustadz
aplikasi jihad yang cocok sekarang ?*



Jadi memperjuangkan Islam itu mengikuti bimbingan sunnah. Jangan seenak
kehen­daknya sendiri. Kalau kita lihat bimbingan sunnah itu dapat kita
simpulkan mem­perjuangkan islam itu ada 2 cara, yaitu *dakwah wal jihad*.



Dakwah yang dimaksud adalah menegakkan tauhid dan memberantas syirik. Kalau
di indonesia perlu dakwah yang jelas, yaitu memberantas syirik. Syirik di
sini jangan dibatasi dengan syirik kubur tapi juga syirik *Qusr* (istana).
Harus diterangkan bahwa indonesia Ini negara musyrik. Harus dirubah kembali
menjadi negara tauhid. Nah, di situ nanti akan menimbulkan kontroversi, dari
situlah akan muncul jihad, Jadi masyarakat awam bisa memahami alasan. Itu
namanya dakwah tauhid.



Jadi harus diterangkan status negara kita. Negara kita ini negara syirik.
Kita wajib baro', hubungannya dengan pertanggung jawaban di hadapan Allah.
Kita harus menerangkan ini. *Insyaallah* lama-lama nanti akan timbul suatu *
furqon* (pembeda). Karena dakwah sekarang ini kan tidak jelas. Yang disebut
syirik ya hanya syirik kubur itu saja. Disini peranan dakwah sehingga bisa
menimbulkan jihad, Jadi dakwah kemudian jihad. Demikian juga harus
dipahamkan bahwa hukum jihad sekarang adalah *fardhu 'ain*.



*Nasehat kepada keseluruhan kaum muslimin?*

Nasehat saya kepada kaum muslim, bahwa negara ini negara musyrik, hukumnya
haram kita tinggal di sini jika kita tidak mau merombaknya menjadi negara
tauhid. Negara yang diatur dengan hukum islam. Maka kita wajib berjuang
dengan dakwah, dan bila sudah ada *istito'ah* maka nanti dengan jihad. Tapi,
kita tidak boleh mundur, harus merombak negara ini menjadi negara tauhid.
Itu pokok kewajiban kita semua umat islam



Kemudian kepada ikhwan yang sudah mulai terjun atau yang megatakan dirinya
sudah terjun jihad, supaya mereka ikhlas dan menghargai ijtihad yang lain.
jadi jangan memusuhi ijtihad yang lain. Selama orang yang berijtihad itu
tetap memiliki program jihad, bukan yang duduk.



Jadi dakwah tauhid ini perlu benar-benar kita tegakkan. Kita harus
menerangkan kemusyrikan negara ini. Kemusyrikan negara ini itu fitnah, jadi
itu yang harus kita lakukan. Dimulai dengan dakwah yang jelas, diterangkan
apa adanya. Untuk itu kepada para tokoh, ulama, supaya berani menyampaikan
kepada penguasa.

Sumber : An-Najah No.07/VII/Mei/2010


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------


===
Untuk berlangganan milis Syiar Islam, kirim email ke:
[email protected]
Jangan lupa isi biodata anda.

http://media-islam.or.id

Umrah mulai US$ 1.500 dan Haji ONH Plus mulai US$ 6.000
http://media-islam.or.id/hajiumrah
TokoIslam.Info: Toko Obat Herbal Thibbun Nabawi. Aman dan Islami
http://media-islam.or.id/2010/04/22/tokoislam-info-menjual-obat-herbalalami-thibbun-nabawi

Belajar Islam via SMS:
http://media-islam.or.id/2008/01/14/dakwah-syiar-islam-lewat-sms-mobile-phone/Yahoo!
 Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke