Sumber Segala Dosa

Oleh: Ustdz.  Rahmat Hidayatullah



Nabi Shalllallahu Alaihi wa Sallam bersabda, ''Tiga hal yang
merupakan sumber segala dosa, hindarilah dan berhati-hatilah
terhadap ketiganya. Hati-hati terhadap keangkuhan, karena keangkuhan
menjadikan iblis enggan bersujud kepada Adam, dan hati-hatilah
terhadap tamak (rakus), karena ketamakan mengantar Adam memakan buah
terlarang, dan berhati-hatilah terhadap iri hati, karena kedua anak
Adam (Qabil dan Habil) salah seorang di antaranya membunuh
saudaranya akibat dorongan iri hati." (HR Ibn Asakir melalui Ibn
Mas'ud).

Jiwa manusia diliputi oleh sifat takabur pada saat manusia merasa
memiliki kelebihan, baik berupa ilmu pengetahuan, harta benda,
ataupun jabatan. Dalam keadaan seperti ini, setan tidak akan tinggal
diam, dia akan membisikkan dan memasang perangkap untuk
menjerumuskan manusia dengan melakukan tindakan yang tidak terpuji.
Seperti, mencela, menghina, dan merendahkan orang lain.

Sifat kedua yang diingatkan pada kita untuk mencermatinya adalah
sifat tamak (rakus). Sering kali kita melihat betapa rakusnya
manusia dalam mempertahankan apa yang sedang dalam genggamannya,
baik berupa harta, kekuasaan, ataupun kedudukan. Sama sekali ia
tidak mau berbagi dan hanya mau dinikmati sendiri. Ia tidak pernah
merasa cukup dan tidak pernah bersyukur atas apa yang diperolehnya.

Padahal, Allah Subhanahu wa Ta'ala menjanjikan dan mengingatkan
berulang kali kepada manusia bahwa sekecil apa pun perbuatan baik
yang kita lakukan tidak akan sia-sia. ''Barang siapa yang mau
berbuat baik walau sebesar biji dzara pun Allah Subhanahu wa Ta'ala
akan membalasnya.'' (QS Alzalzalah [99]: 7).

Ketiga, hasud atau iri hati. Dengki atau iri hati adalah perasaan
tidak rela atau tidak suka melihat orang lain mendapatkan kebaikan
atau kenikmatan. Ketika dalam diri manusia telah tertanam sifat
dengki, ia akan menghalalkan segala cara untuk menghancurkan orang
yang ia dengki. Ia tidak senang melihat orang lain sukses, pintar,
hidup bahagia, dan lebih kaya darinya. Sikap seperti ini akan
menghapus segala bentuk kebaikan yang selama ini ia peroleh.
Perbuatan baiknya akan sia-sia karena dalam dirinya terdapat sifat
iri hati.

Takabur, tamak, dan hasud merupakan tiga perangai buruk yang
menyebabkan seseorang melakukan tindakan yang tidak terpuji. Karena
itu, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam selalu mengingatkan
kepada kita untuk menjauhi tiga hal yang menyebabkan manusia
terjerumus dalam tipu daya setan.

Wallahu a'lam bish-shawab.









Kirim email ke