Masih diolah dari suatu sumber ah.... Mempunyai 16 Orang Istri Suatu pagi ada dua orang gadis yang memperbincangkan masalah pernikahan yang ada di negara Amerika. Gadis 1 : "Sekarang aku tahu kenapa wanita Amerika boleh mempunyai 16 suami." Gadis 2 : "Ah, masa? Dari mana kamu ambil kesimpulan itu?" Gadis 1 : "Coba dengar baik-baik apa yang dikatakan pendeta ketika ia mentahbiskan pernikahan. Ia selalu berkata:´Four better, four worse, four richer, and four poorer." Akibat Melakukan Cara Baru Seorang pustakawan baru memutuskan untuk membuat cara baru dalam mengatur buku-buku yang dipinjam anak-anak. Dia tidak lagi menulis nama peminjam buku dalam kartu peminjaman. Dia akan menyuruh anak-anak yang meminjam buku itu untuk menulis sendiri nama mereka dalam kartu peminjaman tersebut. Lalu dia akan mengatakan kepada anak-anak itu bahwa mereka sudah menandatangani sebuah "kontrak" untuk mengembalikan buku-buku itu tepat waktu. Anak pertama yang meminjam buku adalah anak dari kelas dua. Anak itu meminjam empat buku, lalu seperti biasanya, ia menyerahkan buku-buku itu kepada pustakawan baru itu, sambil menyebutkan namanya. Pustakawan itu dengan sopan mengembalikan kartu peminjaman kepada anak itu dan menyuruhnya agar mengisinya sendiri. Sambil mendengus keras, anak itu menuliskan namanya dengan teliti di tiap kartu peminjaman. Dengan wajah masam, dia segera menyerahkannya kepada pustakawan itu. Sebelum pustakawan itu memulai penjelasannya, anak kecil itu berkata, "Setidaknya pustakawan yang dulu bisa menulis!" Lebih Penting Main Golf Bonti: Apa yang membuatmu memajukan hari pernikahanmu 2 hari lebih awal dari yang sudah ditentukan? Daniel: Oh, itu karena ternyata, setelah ku periksa dengan teliti, jika aku menikah pada hari yang sudah ditentukan, nanti pernikahan perakku akan jatuh pada hari Sabtu. Nah, aku kan selalu bermain golf setiap hari Sabtu. Kisah Seorang Pekerja Pom Bensin Inilah kisah seseorang yang bekerja di pom bensin... Sambil terkantuk dia liat jam tangannya ,, jam dua tengah malam sudah.. "Waktunya pulang nih " , pikirnya. Setelah berbasabasi dengan pekerja yang lain , akhirnya dia pun pulang dengan berjalan kaki saja. Sesampainya dia di gang daerah rumahnya , dia bertemu dengan teman-temannya yang masih asik nongkrong. si temannya pun bertanya : "Woy , ayo main kartu dulu ? " "Ok deh, aku ikutan", jawab pekerja pom bensin itu. "Yaudah dari mana nih mau mainnya?", celetuk salah satu teman lainnya. Dan dengan tidak sadar pekerja pom bensin itu pun menjawab : "dari NOL " !...@#$%^&&**( Jangan Seperti Sang Nenek Nenek sedang menasihati 2 orang cucunya, Dodo dan Lita, yang masih sekolah di Taman Kanak-kanak. "Kalian harus sekolah yang tinggi, supaya kalian jangan seperti Nenek," ujar Nenek. Lalu Nenek menceritakan contoh-contoh kesulitan yang dialami orang berpendidikan rendah. Lita dengan serius mendengarkan wejangan Neneknya. Berbeda dengan Dodo yang tampak acuh. "Jadi, kamu tahu apa yang Nenek pesankan, Do?" "Tahu, Nek," jawab Dodo. "Apa itu?" tanya Nenek lagi. "Kami tidak boleh bodoh." "Ya, bagus," ucap Nenek memuji cucunya dengan penuh kekaguman, kemudian dia bertanya lagi, "Mengapa, cucuku?" "Supaya tidak panjang umur seperti Nenek," jawab Dodo mantap. Datang Bulan Setiap Tanggal Dua Belas Kirno sangat ngotot sekali terhadap keputusan orang tuanya yang menghendaki ia menikah dengan Sumi tanggal Dua Belas nanti. Padahal orang tua Sumi juga sudah setuju untuk mengadakan Upacara Perkawinan anaknya pada tanggal Dua Belas bulan depan. "Pokoknya saya ngga' setuju kalau menikah tanggal Dua Belas. " "Menurut perhitungan 'Orang Pintar' tanggal Dua Belas bulan depan adalah hari baik untuk melangsungkan pernikahan Kirno," ujar sang ayah. "Tidak, tidak . . . . ! Aku sangat keberatan kalau menikah tanggal Dua Belas." "Memangnya kenapa sih ?!" "Soalnya tanggal Dua Belas Sumi datang bulan !" ???!!!!!?? Robby NuzlyDirektorat Pengawasan ProduksiProduk Terapetik dan PKRTBadan Pengawas Obat dan Makanan RIJl. Percetakan Negara No. 23 JakartaE-mail:[email protected] [Non-text portions of this message have been removed]
