--- In [email protected], "MU Ginting" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>

> > Kalau dibandingkan dengan orang Batak jauh kita ketinggalan dalam 
> sukuisme maupun dalam tolong menolong, hal ini dapat kita lihat dan 
> buktikan dengan mata kepala kita sendiri,  sebenarnya janganlah kita 
> merasa malu untuk berguru terhadap suku manapun juga selagi itu 
> dapat membangun keberadaan kita secara pribadi maupun golongan, ini 
> bukan saya pesimistis tapi wacana untuk kita semua agar dapat 

bergurulah dengan orang India dalam hal tolong menolong :-)

Orang India sekarang sudah berhasil 'menguasai' amerika dengan
kemampuan penguasaan teknologinya.

Jaman memang berubah dan tekanan-tekananya begitu kuat. Memang mesti
harus saling tolong menolong apalagi sesama etnis, saya lihat org
India yg kuat sekali dalam hal ini.

Dalam keadaan dunia yg komplex dan ribet seperti sekarang memang perlu
pemikiran yang kreatif dan cerdas bagaimana sesorang atau etnisity
melakukan "pembebasan" --bukan kebebasan-- shg mereka independen dan
Merdeka 100% dari pengaruh internal atau Internal.

Orang India dan Cina sekarang bisa maju karena mereka berpikir jauh
kedepan dan tolong menolong, mereka tahu untuk bisa sejajar dengan
western society mereka harus menguasai ilmu yang tadnya hanya dimiliki
Barat, ilmu ini seperti Ilmu IT dan pembuatan produksi lainya seperti
kapal terbang dll, tapi esensinya memang di IT. Salah satu hal kenapa
mereka bisa begitu ya karena selain tolong menolong juga diciptakan
sektor pendidikan yang murah tapi berkualitas sangat tinggi. Kalau ada
yang tahu TsingHua university dan IIT di India mungkin mengerti maksud
saya.

Yang saya bayangkan adalah lebih banyaknya lagi anak muda karo yang
berkecimpung dalam dunia IT. Sektor ini berkembang terus dan jumlah
pekerjaan yang tersedia selalu melebihi SDM yang tersedia.

Yang punya pikiran persis dengan saya dan selanjutnya melakukan
kebijakan untuk mendukung itu adalah pemerintah Singapura.



Bjr & Mjj



Carlos


Kirim email ke