ACC LAGI..ACC LAGI..
 
Saya rasa orang yang suka menggeneralisir bahwa ACC merupakan sifat khas orang 
Karo adalah wujud dari rasa inferioritas dirinya. Karena belum ada suatu 
penelitian yang menyimpulkan bahwa pada orang Karo  (baca: masyarakat Karo) 
sifat ACC ini memang melekat secara umum dan khas. Lagipula ACC pada umumnya 
ada pada setiap suku dan bangsa. Saya bergaul dengan orang-orang Tionghoa yang 
pada umumnya pengusaha, besar ACC nya. Ketemu orang Bule, mereka juga miliki 
ACC. Lama bekerja dan bergaul dengan orang Jepang, ACC nya juga kuat. Pada 
umumnya ACC adalah gejala yang tampak pada individu yang memiliki keinginan 
atau naluri kuat untuk bersaing, melebihi orang lain di sekitarnya. Itu kan 
baik sebenarnya, asal diikuti dengan motivasi dan tindakan konkrit yang terarah 
untuk lebih maju. Cian (irihati) misalnya adalah satu sifat yang harus dimiliki 
setiap orang yang ingin maju, asal tidak destruktif. Iri atas kemajuan yang 
dicapai negara tetangga, lalu kita
 termotivasi untuk mengejarnya.Kita iri atas usaha rekan yang dari tahun ke 
tahun berkembang, lalu kita termotivasi untuk belajar dan bertanya apa 
resepnya. Kan bagus.  Tapi persepsi umum atas ACC pada umumnya adalah negatif. 
Okelah. Jika anda terus menerus mengeluarkan kata-kata negatif atau menempelkan 
cap negatif atas anak anda, maka anda akan menemukan kepribadian negatif pada 
anak anda di masa depan. Kalau begitu mengapa tidak anda saja yang mengubah 
cara pandang atau metode anda dalam melihat sesuatu tanpa harus memberikan cap 
pada orang lain yang belum tentu seperti yang anda katakan hai orang-orang yang 
suka mengatakan orang Karo memiliki sifat ACC?
 
Salam,
RG Munthe


--- On Sat, 7/5/08, jonihendra tarigan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: jonihendra tarigan <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [tanahkaro] RIDO LALAP, NGALO MAKA LANG, IMPLEMENTASI DARI ACC
To: [email protected]
Date: Saturday, July 5, 2008, 4:16 AM










Disamping itu ACC dapat diimplementasikan/ diartikan sebagai " RIDO LALAP, 
NGALO MAKA LANG", sifat inipun sangat tertanam kuat dalam kesukuan karo.

I don't think so!!!. 

----- Original Message ----
From: lesman ginting <lesmangintingm@ yahoo.co. id>
To: [EMAIL PROTECTED] ps.com; komunitaskaro@ yahoogroups. com
Sent: Saturday, July 5, 2008 12:54:07 AM
Subject: [tanahkaro] RIDO LALAP, NGALO MAKA LANG, IMPLEMENTASI DARI ACC





Millis ini adalah  sebuah wacana buat warga karo pada khususnya dan warga 
Indonesia pada umumnya untuk dapat berbagi pengetahuan/ pengalaman ( jadi 
sarana positif ), membangun masyarakat karo yang lebih intelektual, lebih 
terpandang, punya wawasan yang luas, ras sidebana, saya secara pribadi 
mengacungkan jempol man senina turang, si enggo i sempatkena waktuna, pikirena, 
bahkan materi yang dikeluarkan guna membangun millis ini, dengan adanya millis 
ini kita dapat menambah wawasan berpikir sesama orang karo, terlebih di 
perantauan.

Sementara saya membaca postingan2 dari dari anggota bisa dikatakan cukup banyak 
dan sebahagian mungkin bermanfaat dan tdk menutup kemungkinan ada blok-blok 
didalamnya, ini hanya menurut pendapat/pemikiran saya pribadi, mudah2an tdk 
bener.
Membaca postingan2 anggota yang beberapa hari terakhir ini cukup banyak yaitu " 
Orang Karo diantara Orang Batak, Sukuisme, dan satu lagi ACC ", untuk yang 
terakhir ini (ACC) saya pernah postingkan ke millis kita ini kalau tidak salah 
pada hari Kamis tanggal 05 Juli 2007 yang lalu cuplikan isinya adalah 

"mari ras2 kita kerina ercakap/erbual ibas millis enda, gelah baci kita si 
sampat - sampaten, ulanai lit teridah ACC alias Anceng Cian Cekurak, sebab si 
enda lanai zamana, enggo ketadingen, gundari jaman enggo canggih, jadi ACC ndai 
si tadingken si sambari alu kata 3M (MMM) alias Melias,Metami ras Mehuli.   
Enda sada sifat si baci sipupuk ibas kulanta tentu baci lanai lit  ACC i tengah 
kegeluhenta sekalak2( labo aku nggurui jelma sienterem)"

dari postingan saya ini saya mengharapkan agara ACC itu bisa musnah dalam diri 
orang karo walapun tidak secara spontanitas tapi sedikit demi sedikit dan satu 
hal yang dapat saya pahami, kalau sifat kita orang karo pada umumnya kurang 
dapat menerima pendapat orang lain (sudah dikenal) apalagi belum dikenal, 
disamping itu  sudah menjadi anekdot/pepatah di orang karo yaitu " Rido Lalap 
Ngalo Maka Lang " yang pada dasarnya mengandung konotasi yang sama dengan ACC, 
pada hal mungkin saja orang tersebut dapat membantu kita secara pribadi, 

Kalau saya  baca topik2 postingan seperti " Orang karo diantara Orang Batak " , 
" Sukuisme "  dan " ACC " adalah sangat erat hubunganya( berkaitan ) ketiga2nya 
yaitu merupakan implementasi/ manifestasi yang sebenarnya ada lebih dan 
kurangnya,kalau berbicara lebihnya salah satu contoh postingan "Orang karo 
diantara orang batak", yaitu kita ingin menonjolkan diri kita/suku kita, supaya 
jangan kita dipersamakan dengan yang lain,  suku saya memang beda, suku saya 
mau mandiri (dengan kata lain " aku ini orang karo lo, bukan batak")bahasa ini 
sudah mengakar didalam diri orang karo pada umumnya, dan  hal ini sangat 
positif bila penempatanya baik, 

Kekuranganya yaitu bila penempatan dan porsinya salah, maka orang mengangap 
kita egois, demikian juga ACC dan Sukuisme, jadi marilah kita jadikan 
anekdot/pemeo karo menjadi satu wacana pemicu dalam diri kita agar kita bisa 
berubah paling tidak generasi muda yang akan datang, walaupun untuk sekarang 
ini mungkin sudah mulai terkikis hal2 seperti pemeo/anekdot diatas, selaras 
dengan kemajuan zaman dan perkembangan pola pikir anak2 muda dimasa sekarang 
ini dan yang akan datang.

Disamping itu ACC dapat diimplementasikan/ diartikan sebagai " RIDO LALAP, 
NGALO MAKA LANG", sifat inipun sangat tertanam kuat dalam kesukuan karo, ini 
juga salah satu manifestasi yang sangat kurang baik dan terkadang tidak pada 
tempatnya yang harus dikikis habis mulai dari sekarang, terutama dalam diri 
kita pribadi lepas pribadi, jika memang mau dan ingin berubah,  agar akunya  
orang karo dapat diketengahkan, dapat dibanggakan, selagi " RIDO LALAP, NGALO 
MAKA LANG" masih tertancap dalam sukuisme karo maka sulit kita bisa berubah dan 
berkembang.

Salah satu contoh yang nyata dalam kehidupan orang karo pada umumnya yaitu : 
Ada orang karo menduduki satu jabatan baik sifatnya politis ataupun non 
politis, coba kita lihat ada ngga orang yang berbau karo disampingnya atau 
dibawahnya(kata kasarnya jadi suruhanya) kalaupun ada hanyalah 1:10, ini kita 
pandang dari kedua sisi yaitu dari si pemegang kekuasaan ataupun bawahanya, si 
atasan mungkin berbicara gara2 kesalahan dia pula aku nanti copot dari 
jabatanku, (padahal belum tentu kita tdk membantunya agar jabatanya dapat 
langgeng buakn...!!!) mendingan aku berjuang sendiri, pasti pernah kita dengar 
omongan seperti itu , sebaliknya dari segi yang bawahan ah..., masak aku 
diperlakukan persis kayak budak/pesuruh, ngga bekerja sama diapun bisanya aku 
hidup,(ini bukan mencap kita orang karo tdk baik, tapi mungkin ada ucapan 
demikian kita dengar),  ini adalah karena tidak saling memahami dalam arti 
egonya yang diketengahkan, maka jarang kita temukan orang karo
 bisa saling berdampingan bahu membahu dalam satu wadah/jabatan ( ini hanya 
pandangan saya, kalau percaya syukur ngga pun tidk apa-apa, dan para pembaca 
jangan tersinggung) .

Kalau dibandingkan dengan orang Batak jauh kita ketinggalan dalam sukuisme 
maupun dalam tolong menolong, hal ini dapat kita lihat dan buktikan dengan mata 
kepala kita sendiri,  sebenarnya janganlah kita merasa malu untuk berguru 
terhadap suku manapun juga selagi itu dapat membangun keberadaan kita secara 
pribadi maupun golongan, ini bukan saya pesimistis tapi wacana untuk kita semua 
agar dapat merubah yang kurang baik menjadi yang lebih baik, dan yang belum 
sempurna menjadi sempurna,  jangan membanding-bandingk an golongan/suku yg satu 
dengan yang lain, tapi mari kita pelajari apa yang dapat kita pelajari dari 
tabiat/kebiasaan orang lain jadikan alat pemicu buat diri kita maupun 
golongan/suku kita, mudah-mudahan ada perubahan dan kemajuan yang berarti.

Mohon maaf kalau ada kata yang tidak berkenan ataupun salah dan tidak pada 
tempatnya, semoga dihari depan suku Karo dapat menjadi Bintang yang bersinar 
ditengah2 sukunya, dan menjadi bulan yang terang bagi segenap suku bangsa di 
Indonesia, sekian dan terima kasih.

Hormat saya
L.GintingM
Banten Prov.





Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga. 
 














      

Kirim email ke