Assalamu 'alaikum Wr Wb

Membaca tulisan dari mbak Yani yang saya sendiri sebenarnya tidak begitu faham karena 
gaya sastranya terlalu tinggi. Terlintas pertanyaan dibenak saya bahwa sebagaimana 
rekan-rekan maklum bahwa ada dari kalangan Islam sendiri (juga teman-teman saya 
sendiri) yang memegang aturan bahwa kalau kita belajar Islam tanpa guru Islamnya tidak 
sah dan seandainya ilmu yang kita tahu itu benar tetap dihukumi salah. 
Padahal kalau menurut persepsi saya untuk mempelajari Islam kita bisa belajar dari 
banyak orang, banyak media dan dari peristiwa dan juga sains serta cabang-cabang ilmu 
lain - bahwasanya hidayah dan petunjuk Alloh bisa dari mana-mana tergantung 
Kehendak-Nya. Mungkin ada diantara rekan-rekan yang bisa menjelaskan lebih jauh 
mengenai masalah ini.

Terimakasih,

Tubagus Syamsudin.

---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)



Kirim email ke