Assalamu'alaykum wr. wb.

Waduh... murid-muridnya Syeh Siti Jenar saja salah memahami konsep
Manunggaling kawula gusti, apalagi kita-kita yang hidup jauh sesudah beliau.

Mas Djoko, saya ingin berbagi 'key word' yang diajarkan pembimbing saya
untuk mengatarkan kita kepada pemahaman ttg manunggaling kawula gusti.
Mudah-mudahan bermanfaat.

1. gusti (dengan g kecil), berbeda dengan Gusti.
2. Manunggaling kawula gusti, adalah 'manunggal'-nya hamba dengan gusti.
3. Kalau kita bisa memahami QS. 24:35, kita akan mengerti, siapakah itu
gusti?
4. Kalau kita bisa memahami Hadits Qudsi "Tidaklah memuat dzat-Ku seluruh
petala langit dan bumi. Yang memuatnya hanyalah qolb al-mu'minuun", kita
akan mengerti, apa itu manunggaling.
5. Analogi berikut adalah tafsiran bebas saya dari analoginya Imam
Al-Ghazali: Di suatu kamar, ada lampu dan cermin. Lampu memancarkan cahaya,
cermin memantulkannya. Lampu selain hadir dalam sosoknya sebagai lampu,
iapun hadir dalam wujud bayangan di cermin. Bayangan lampu di cermin, 100%
persis seperti sang Lampu. Bila lampu meredup, bayangan pun meredup. Bila
lampu goyang-goyang, bayanganpun goyang goyang. Pokoknya, nggak mungkin sang
bayangan mengkhianati sang lampu. :)
Itulah analogi Gusti dengan gusti. Sang lampu ibarat sang Gusti, dan sang
bayangan lampu di cermin ibarat sang gusti. Sedangkan cermin itu sendiri,
ibarat qolb al-mu'minuun.

Mudah-mudahan bermanfaat.
Wassalamu'alaykum wr. wb.



-----Original Message-----
From: Adidjoko <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Monday, March 22, 1999 1:22 PM
Subject: [Tasawuf] tasawufnya syeh siti jenar


>pada waktu kecil kita sering dengar cerita wali songo, kemarin saya
>ketemu seseorang yang menyatakan ketasawufan syeh siti jenar itu benar
>adanya, kenapa?
>
>dia menjawab justru syech siti jenar telah melaksanakan ajaran tasawuf
>pada tingkat puncaknya, namun muridnya salah mengerti akan arti
>manunggaling gusti, gusti allah iku aku, aku iku gusti allah.
>
>semua muridnya seolah mendewakan ybs. sehingga berdasar kesepakatan para
>wali ybs harus ditiadakan dari muka bumi. namun syech siti jenar dengan
>ikhlas dihukum mati dengan kesadaran sendiri jangan samapi ajarannya
>disalah artikan oleh muridnya.
>
>adakah netter yang menanggapi hal ini?
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
>Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
>Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
>Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
>
>
>
>
>
>


---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke