>Oh, Hati ternyata juga punya mulut, mata, telinga dll persis seperti jasad
>?. Dalam pengertian saya selama ini maka saya pikir yang punya organ lengkap
>seperti jasad adalah jiwa. Ternyata hati juga ya? Wah jadi bingung lagi nih
>:-(  Padahal tadinya ketika membaca ayat dimana Allah membutakan mata,
>menulikan telinga orang-orang yang kafir maka tadinya bayangan saya adalah
>"mata jiwa", "telinga jiwa" bukan "mata hati" ataupun "telinga hati" dll.
>Saya padahal tadinya sudah hampir mempunyai gambaran yang utuh bahwa "Hati"
>adalah "Lubb" itu sendiri. Seperti vitalnya Otak bagi jasad kita maka Hati
>adalah otak bagi Jiwa kita.
>
>Abdi teh jadi puyeng Abah.... (biar pak Wargino protes sebab pakai bahasa
>sunda :-).


Bismillahirrahmaanirrahiim
Mungkin penjelasan sekarang menjadi penjelas sebelumnya, yang mungkin
membingungkan.

Pertama-tama, mari kita bedakan antara Hati Jasmaniyah (lever) dan Hati
Ruhaniyah.

Hati Ruhaniyah pada dasarnya adalah sesuatu hal dalam diri manusia :
1. Yang Merasa, 
2. Yang dapat mengenal Allah, 
3. Yang apabila bersih dialah yang dapat merangkul zat Allah (Hadits
Qudsi), atau dengan kata lain inilah "baitullah".
4. Yang apabila bersih, maka orang tersebut dikatakan sebagai Ahli Al Bait.
5. dsb. 

Hati ruhaniyah inilah pada dasarnya Jiwa Muthmainnah itu sendiri.


PENYAKIT
"Penyakit"  dari jasad adalah syahwat.
"Penyakit"  dari jiwa muthmainnah adalah Hawa Nafsu.

Kedua jenis "penyakit" ini, kalau tidak dikendalikan dapat menutupi hati
ruhaniyah, atau secara langsung saya katakan dapat membuat Jiwa Muthmainnah
menjadi sakit, lumpuh, buta, tuli, bisu, bahkan mati.

Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi
mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta. (QS. 2:10)

Jadi sebenarnya kalau dikatakan "buta hati (ruhaniyah)", hal ini juga
secara langsung menunjuk "buta jiwa muthmainnah". 

Kalau dikatakan "tuli hati (ruhaniyah)", hal ini juga secara langsung
menunjuk "tuli jiwa muthmainnah". 

Kalau dikatakan Ulil Al Bab adalah orang yang "Akal Hatinya telah menyala
Al Haq", hal ini juga secara langsung menunjuk "Akal Jiwa Muthmainnahnya
telah menyala Al Haq".
dan seterusnya.

Hanya Allah-lah yang mengetahui segala sesuatu, tiada manusia mengetahui
selain yang diizinkan-Nya.




---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke