----- Original Message -----
From: "Indra Tjahjono" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, September 06, 2005 1:28 PM
Subject: [teknologia] Re: Bangunan bawah tanah di Jakarta, mungkinkah?


>
> On Tuesday 06 September 2005 01:11 pm, Herry Susanto wrote:
> > Pada tanggal 9/6/05, Ananda Putra <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
> > > Satu lagi, jika di Jakarta dibangun terowongan bawah tanah, kemudian
> > > terowongan itu terendam air bahkan sampai penuh, transportasinya bisa
> > > menggunakan Kapsul Selam (mirip Kapal Selam), yg melintas di jalur
> > > terowongan air itu.
> > > Apakah udah ada negara yg menggunakan sarana transportasi umum spt
itu?
> > > Kalau ada namanya apa ya? SMRT (Submarine MRT)? :D
> >
> > Apakah sistem seperti selain mahal di bahan bakar dan kendaraanny, juga
> > menjadi mahal di perawatannya?
> >
> > Lha wong kereta api aja masih mogok, kalau Submarine MRT bocor apa tidak
> > bencana itu?
>
> Lah... namanya juga terowongan air, kalau bocor, paling juga airnya
habis..
> dan submarine nya kandas, ga bisa jalan...
>
> kayanya sih bikin terowongan air ga mungkin dilakukan, karena hambatan air
> lebih besar daripada udara, Menurut gue sih paling efisien seperti kereta
> magnet (MagLev Train), dimana kereta mengambang diatas bantalan magnet
> (cmiiw).  keuntungan nya adalah, maintenace, karena tidak ada pergesekan
> antara kereta dan rel, sehingga tidak ada nya part yang aus dan harus di
> ganti.
> dan juga karena mengambang, maka tidak ada nya pergesekan (selain dengan
> udara).
>

Kebanyakan solusi akan selalu butuh energi.
Kebutuhan energi nggak bisa diakalin. Kalau butuhnya minimal segitu ya
segitu harus ada.
Masalahnya apa kita punya sumber energi (listrik) yang cukup dan reliable?
Bukannya barusan kita disuruh hemat energi dan menggunakan listrik secara
bergilir,
juga barusan saja Pertamina bilang nggak kuat lagi impor minyak.

Padahal konsumsi minyak kita yang penduduknya kira2 seukuran Amerika itu,
baru 4% dari konsumsi minyak Amerika.
Artinya energi yang tersedia di negara ini ya kira2 cuman 4% dari yang
dimiliki Amerika.
Katakanlah Amerika boros sekali, sehingga sebetulnya bisa 50% lebih hemat
dari konsumsi sekarang.
Energi yang tersedia di negera ini tetap saja cuman 8% dari yang dimiliki
Amerika.

Apa nggak kemungkinan besar mogok itu Maglev-nya?
Kalo Maglev mogok bisa didorong nggak ya? Apa ada rodanya?
;)

Kirim email ke